Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
GANDA campuran Indonesia Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu memastikan diri lolos ke empat besar ajang Badminton Asia Championships 2025. Baru pertama tampil di kejuaraan besar tersebut, Jafar/Felisha membuat kejutan.
Pada laga perempat final di Ningbo Olympic Sports Centre Gymnasium, Tiongkok, Jumat (11/4), Jafar/Felisha mengalahkan unggulan ketiga Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie (Malaysia) dengan skor 21-15, 21-11.
"Puji Tuhan, sangat bersyukur, tidak henti-hentinya karena hasil yang kami dapat mau menang ataupun kalah itu yang terbaik. Kami juga selalu mencoba yang terbaik," kata Felisha.
"Hari ini kami bisa bermain dengan baik, dengan bersih, bisa mengontrol pertandingan dan strateginya. Tidak mudah tapi bukan berarti kami kalah. Kami mau terus maju. Belum puas pastinya, kalau bisa terus jangan sampai kalah," imbuhnya.
Jafar/Felisha mengakui lawan merupakan pemain top sehingga mereka bermain nothing to lose alias tanpa beban. Jafar/Felisha mengakui ada rasa penasaran untuk mengalahkan lawan serta memelajari permainan mereka.
Hadirnya Dejan Ferdinansyah di pinggir lapangan sebagai mentor juga dinilai sangat berpengaruh. Pasalnya, Dejan juga sudah pernah bertemu dengan Goh/Lai sehingga bisa memberi masukan-masukan.
Kemenangan itu memastikan Jafar/Felisha meraih medali perunggu dengan kelolosan ke semifinal. Mereka juga menjadi satu-satunya wakil tersisa di sektor ganda campuran yang menembus empat besar.
"Tidak menyangka bisa mendapat medali di laga debut, kami hanya mencoba melakukan yang terbaik di setiap pertandingan," kata Jafar.
Sementara itu, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari kandas di perempat final usai kalah dari unggulan pertama Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin (Tiongkok) dua gim langsung 4-21, 15-21. Rinov/Pitha mengakui bermain di bawah performa.
"Sudah pasti tidak puas, ini pertemuan kelima kami dan kami berharap bisa dapat hasil lebih baik dari pertemuan terakhir di Denmark Open tahun lalu. Saat itu kami bisa ajak rubber game dan kalahnya 19-21 di gim ketiga," kata Pitha.
"Di gim pertama khususnya saya tidak menunjukkan kapasitas saya, jauh sekali dari standar," imbuhnya.
(Dhk/PBSI/M-3)
PASANGAN ganda campuran Indonesia Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu gagal ke final Badminton Asia Championships (BAC) 2025.
GANDA putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana melaju ke empat besar turnamen Badminton Asia Championships (BAC) 2025.
Pada laga perempat final di Ningbo Olympic Sports Centre Gymnasium, Tiongkok, Jumat (11/4), Jonatan Christie kalah dari wakil tuan rumah Lu Guang Zu dengan dua gim 13-21, 13-21.
Ganda putra Indonesia Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin mengandaskan juara All England 2025 Kim Won Ho/Seo Seung Jae pada babak kedua Badminton Asia Championships (BAC) 2025
TUNGGAL putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung tersisih pada babak kedua Badminton Asia Championships (BAC) 2025. Gregoria kalah dari wakil Korea Selatan Kim Ga-eun
Ia mengakui bahwa Bobby/Melati sempat mendominasi di awal laga, namun dirinya dan Adnan berhasil merebut ritme permainan pada saat-saat krusial.
Kondisi tersebut membuat Adnan/Indah kehilangan ritme dan harus merelakan gim pembuka.
Kemenangan itu diraih melalui drama tiga gim yang berakhir dengan skor 15-21, 21-17, dan 21-15. Keberhasilan itu sekaligus mengukuhkan ketangguhan mental Chen/Toh.
Petenis nomor satu dunia Aryna Sabalenka ungkap keinginan main bareng Novak Djokovic.
Ganda campuran Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil berhasil lolos ke babak perempat final Indonesia Masters 2026 dan dipastikan akan berhadapan dengan unggulan kedua asal Tiongkok.
Setelah Malaysia Terbuka, penglihatan mata kanan Faza buram dan kabur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved