Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PASANGAN Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto berhasil mengalahkan pasangan Chen Bo Yang/Liu Yi (Tiongkok) 21-17, 15-21, 21-17 pada babak 32 besar All England 2025 di Utilita Arena Birmingham, pada Rabu (12/3).
Walaupun meraih kemenangan, Fajar mengaku permainan mereka masih belum maksimal dalam laga tersebut.
"Kami bermain belum maksimal, masih banyak yang harus ditingkatkan. Kami juga merasa beberapa kali kesulitan dengan permainan pasangan China, mereka memang sedang dalam tren yang positif tahun ini," kata Fajar dalam keterangannya.
Di gim kedua, kata Fajar, lawan mengubah strategi permainan dengan bermain bertahan lalu balik serang, dan pola itu menyulitkan mereka dan kurang mengantisipasinya.
"Di gim ketiga, kami yang langsung ambil inisiatif permainan, kami memancing mereka bermain cepat adu drive. Itu membuat kami akhirnya banyak mendapat serangan," ujar Fajar.
Bermain sebagai juara bertahan, Rian mengaku tak begitu menghiraukan label tersebut. Ia mengaku hanya ingin fokus pertandingan demi pertandingan.
"Semua lawan punya level kualitas yang sama jadi setiap pertandingan pasti tidak mudah," kata Rian.
"Besok kami kemungkinan bertemu pasangan Korea (Kang Min Hyuk/Ki Dong Ju) yang pekan lalu baru juara di Orleans Masters," imbuhnya. (H-3)
PERSATUAN Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) telah mengantongi evaluasi atas hasil nirgelar di ajang All England 2025.
LANGKAH ganda putra Indonesia Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani di All England 2025 terhenti di babak semifinal. Sabar/Reza kalah dari rekan senegara.
Beruntung, di periode akhir permainan gim ketiga lawan justru melakukan kesalahan-kesalahan sendiri yang menguntungkan bagi Leo/Bagas.
Gregoria Mariska Tunjung, Tunggal putri Indonesia, harus angkat kaki dari All England 2025 setelah kalah dari wakil Tiongkok Han Yue di babak perempat final.
Indonesia memastikan satu tiket final BWF World Tour Super 1000 All England 2025 dari sektor ganda putra
Pada semifinal nanti, Leo/Bagas akan menghadapi rekan mereka sendiri yaitu pasangan Sabar Karyaman Gutama/Muhammad Reza Pahlevi
Tiwi/Fadia melaju ke semifinal Jerman Terbuka setelah sukses menundukkan wakil Hong Kong, Lui Lok Lok/Tsang Hiu Yan, dengan skor meyakinkan 21-15 dan 21-14
Berpasangan dengan wakil Singapura, Hee Yong Kai Terry, Gloria Emanuelle Widjaja bertekad menuntaskan ambisinya untuk naik ke podium tertinggi setelah dua kali harus puas jadi runner-up.
Apriyani/Lanny harus mengakui keunggulan wakil Jepang, Kaho Osawa/Mai Tanabe di babak 16 besar Jerman Terbuka.
Turnamen bulu tangkis tertua di dunia, All England 2026, akan menjadi panggung pembuktian bagi pebulu tangkis tunggal putra muda Indonesia, Alwi Farhan.
Di laga Jerman Terbuka, Tiwi/Fadia menundukkan wakil Denmark, Kathrine Vang/Mette Werge, dengan skor meyakinkan 21-8 dan 21-14.
Turnamen ini diikuti 518 atlet dari 28 klub, yang terdiri atas 25 klub mitra.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved