Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
PASANGAN ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi (Ana/Tiwi) melaju ke 16 besar All England 2025.
Ana/Tiwi berhasil mengalahkan pasangan Thailand Laksika Kanlaha/Phataimas Muenwong di babak 32 besar dengan skor 21-7 dan 21-9 di Utilita Arena Birmingham, Selasa (11/3).
Tiwi mengaku bersyukur atas kemenangan tersebut. Apalagi, menurutnya mereka berhasil menunjukkan permainan yang cukup baik.
"Di pertandigan pertama ini, alhamdulillah kami dapat bermain dengan baik sesuai dengan apa yang sudah kami rencanakan dari semalam," kata Tiwi dalam keterangannya.
"Ini merupakan start yang cukup baik bagi kami untuk meningkatkan kepercayaan diri di pertandingan selanjutnya," imbuhnya.
Tiwi juga mengaku cukup terkesan karena bisa tampil di ajang bulu tangkis tertua di dunia itu. Menurutnya, bertanding di All England memberikan pengalaman tersendiri.
"All England pertama bagi kami cukup mengesankan apalagi dengan karpet lapangan yang berwarna abu-abu, menjadi pengalaman yang menarik. dari suasana juga sangat berbeda," sebut Tiwi.
Sementara itu, Ana menyebutkan kunci kemenangan tersebut ialah karena mereka berhasil saling melengkapi dalam pertandingan tersebut. Serta, berhasil menjalankan pola permainan sesuai yang direncanakan.
"Kami saling mengingatkan satu sama lain bagaimana untuk terus menekan walaupun sudah unggul. Tetap dengan pola yang tidak berubah karena lawan juga terlihat tidak enak bermainnya. Mereka terus dalam tekanan," kata Ana.
"Tegang pasti ada tapi kami mencoba fokus pada pertandingan, tidak mau terlalu terpengaruh dengan rasa gugup." (I-3)
Di laga Jerman Terbuka, Tiwi/Fadia menundukkan wakil Denmark, Kathrine Vang/Mette Werge, dengan skor meyakinkan 21-8 dan 21-14.
Turnamen terakhir yang ia ikuti adalah Taipei Open pada Mei tahun lalu, sebelum akhirnya harus menjalani proses pemulihan panjang.
Ganda putri Indonesia, Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti, memastikan langkah ke partai puncak Thailand Masters 2026.
Lanny/Tiwi harus mengakui dominasi dari ganda tuan rumah Tiongkok Liu Sheng Shu/Tan Ning dua gim langsung 11-21 dan 16-21 pada pertandingan babak 32 besar Tiongkok Masters.
"Untuk debut kita kali ini sudah lumayan baik dari latihan, kita mencari pola yang pas, untuk permainan tadi sudah oke tapi kami belum puas dan mau memperbaiki lagi,"
Ana/Tiwi harus mengakui keunggulan pasangan Jepang, Yuki Fukushima/Mayu Matsumura dalam dua gim langsung 14-21 dan 9-21.
Meski secara umum performanya meningkat, Indra menyoroti beberapa aspek krusial yang harus segera dibenahi Alwi Farhan.
Kepala Pelatih Tunggal Putri PP PBSI, Imam Tohari, menekankan pentingnya peningkatan kepercayaan diri dan kematangan permainan bagi Putri Kusuma Wardani (Putri KW).
Meski menunjukkan potensi besar, konsistensi Raymond Indra/Nikolaus Joaquin di level elite dinilai masih perlu dipoles melalui perbaikan komunikasi dan ketajaman analisis di lapangan.
Ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, terhenti di babak semifinal setelah takluk dari wakil Tiongkok, Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi dengan skor 19-21 dan 10-21.
Ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum menyerah dua gim langsung dari pasangan Jepang, Sumire Nakade/Miyu Takahashi, dengan skor 10-21 dan 20-22 di Orleans Masters.
Di semifinal Orleans Masters, Rachel/Febi akan berhadapan dengan pasangan Jepang Sumire Nakade/Miyu Takahashi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved