Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
COCO Gauff bertekad untuk bangkit di Indian Wells Masters setelah mengalami awal musim yang buruk, kalah dalam tiga turnamen berturut-turut di Australia, Doha, dan Dubai.
Meski begitu, petenis Amerika Serikat (AS) itu tidak ingin terus menerus menoleh ke belakang. Ia menatap turnamen WTA 1000 tersebut dengan optimistis.
"Semua orang menganggap masalah ini lebih besar dari apa yang terjadi, saya kalah dalam dua pertandingan. Semua orang seperti, 'Oh, dia tenggelam'. Oke, kita sudah melalui ini. Saya akan melanjutkannya," kata Gauff, mengacu pada tur Timur Tengah, dikutip dari WTA, Sabtu (8/3).
"Tetapi pada akhirnya, ya, saya kesal karena kalah, tetapi itu kekalahan. Itu akan terjadi lagi. Saya akan kalah berturut-turut lagi. Semoga itu tidak terjadi terlalu sering dalam karier saya," lanjutnya.
Gauff mengakhiri musim 2024 dengan gemilang, memenangi gelar di Beijing, mencapai semifinal di Wuhan, dan memenangi WTA Finals pertama yang diadakan di Riyadh.
Setelah kalah dalam pertandingan pertamanya di Arab Saudi, ia bangkit dan mengalahkan petenis peringkat enam Jessica Pegula, petenis peringkat satu Aryna Sabalenka, petenis peringkat dua Iga Swiatek, dan di final, petenis peringkat tujuh Zheng Qinwen.
Musim 2025 dimulai dengan cara yang hampir sama dengan catatan 5-0 di United Cup dan gelar juara beregu untuk AS.
Ketika Gauff melaju ke perempat final di Australia Terbuka, ia telah memenangi 22 dari 24 pertandingan sebelumnya.
Namun, kekalahan dari Paula Badosa di Melbourne menjadi awal kekalahan sulit pada pertandingan pertama di Doha dan Dubai, masing-masing dari Marta Kostyuk dan sesama petenis AS McCartney Kessler.
"Saya baru berusia 20 tahun, akan berusia 21 minggu depan. Akan agak konyol bagi saya untuk berpikir (kekalahan dalam pertandingan berturut-turut) tidak akan terjadi pada saya lagi jika saya akan berada di sini, semoga saja setidaknya 10 tahun lagi," ujar Gauff.
"Itu hanyalah salah satu hal yang harus Anda lalui, dan berusaha untuk menjadi lebih baik. Kemudian, hasilnya akan datang," lanjutnya.
Setelah bye, Gauff akan memainkan pertandingan pertamanya di Indian Wells Masters pada Minggu (9/3) WIB. Ia akan bertemu Moyuka Uchijima, yang mengalahkan juara AS Terbuka 2021 Emma Raducanu 6-3 dan 6-2 di babak pembukaan.
Gauff dan Uchijima -- No. 52 dalam peringkat PIF WTA -- belum pernah berhadapan.
Secara historis, Gauff bermain baik di Indian Wells, dengan catatan 9-4. Ia mencapai perempat final pada 2023 (kalah dari Sabalenka) dan semifinal tahun lalu, kalah dari Maria Sakkari. (Ant/Z-1)
JANICE Tjen harus mengubah persiapan jelang laga pembuka WTA 1000 Qatar Terbuka 2026 setelah lawannya berganti menjadi Beatriz Haddad Maia.
Pertandingan krusial Piala Davis melawan timnas Togo ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Tenis Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, mulai Sabtu (7/2).
Bertanding di International Tennis Centre, Zayed Sports City, Jumat (6/2) waktu setempat, Janice/Eala dipaksa menyerah dua set langsung dengan skor 4-6 dan 2-6.
Janice Tjen dan Alexandra Eala mengalahkan duet Zhang Shuai/Cristina Bucsa dua set langsung 6-3 dan 6-3 di perempat final Abu Dhabi Terbuka.
Dua bintang besar jagat tenis, Alexander Zverev dan Carlos Alcaraz, dipastikan mundur dari kompetisi kategori ATP 500 yang akan berlangsung di Rotterdam, Belanda.
Aryna Sabalenka, secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari turnamen yang akan berlangsung di Doha pekan depan tersebut dengan alasan penyesuaian jadwal kompetisi.
Elina Svitolina menundukkan unggulan ketiga asal Amerika Serikat, Coco Gauff, dua set langsung 6-1 dan 6-2, Selasa (27/1) malam.
Gauff justru tampil di bawah tekanan dengan catatan kesalahan sendiri (unforced errors) yang menumpuk. Frustrasi atas performanya, Gauff bahkan tertangkap kamera merusak raketnya
Hasil Australia Terbuka 2026 menampilkan kemenangan Carlos Alcaraz, Aryna Sabalenka, dan Coco Gauff yang melaju mulus ke putaran ketiga di Melbourne.
Gauff bangkit setelah menelan kekalahan pertamanya di United Cup awal pekan ini.
Kemenangan di final Wuhan Terbuka menjadi gelar kedua bagi Coco Gauff sepanjang musim 2025 sekaligus gelar WTA 1000 pertamanya tahun ini.
Gauff merupakan juara bertahan di Tiongkok Terbuka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved