Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MARC Marquez mengatakan evolusi Ducati terbaru yang dibawa ke tes MotoGP Sepang sedikit lebih baik dibandingkan GP25 yang dicobanya pada November lalu.
Setelah menggunakan GP23 di Gresini tahun lalu, Marquez pertama kali merasakan mesin pabrikan Ducati pada tes pascamusim November ketika mengendarai GP24 dan prototipe GP25.
Motor yang dibawa Ducati ke uji coba Sepang minggu ini dianggap sebagai langkah maju dari GP25 spesifikasi Barcelona, dengan Marquez menjadi yang tercepat kedua di hari uji coba di Malaysia, Rabu (5/2).
Marquez mengatakan konsep keseluruhan motornya serupa, tetapi di beberapa area terasa lebih baik meskipun ada beberapa masalah awal yang harus dipecahkan.
“Rasanya seperti saat pertama kali balapan, saya sudah merasa sangat nyaman mengendarai motor, seperti tidak pernah dua bulan tidak mengendarai MotoGP,” kata Marquez.
“Itu membuat segalanya lebih mudah karena saat Anda memiliki perasaan itu, Anda menjadi lebih presisi dalam memberikan komentar dan sekarang itu sangat penting karena kami sedang mencoba banyak hal," lanjutnya.
Menunjukan perbedaan mencolok pada GP25, Marquez mengatakan mesinnya lebih halus dan Ducati tampaknya menemukan lebih banyak tenaga darinya.
“Sepertinya mesinnya sedikit lebih halus, jadi ini merupakan karakteristik yang baik bagi pembalap,” ujar Marquez.
Marquez juga mencatat bahwa ia merasa sangat baik dalam hal stabilitas pengereman dengan GP25.
Terkait kondisi fisiknya, Marquez mengatakan dia merasa lebih baik dibandingkan saat memasuki pramusim 2024, meskipun mengakui usia dan riwayat cederanya memengaruhi persiapannya.
“Hari ini saya sendiri merasa sangat baik,” katanya. (Z-1)
Kecepatan Francesco Bagnaia sebenarnya masih terlihat di beberapa sesi latihan dan balapan, meski performanya inkonsisten sepanjang musim 2025.
Aprillia menebar ancaman di sisa seri akhir musim ini. Pembalap mereka, Marco Bezzecchi, berada di performa tertinggi untuk bersaing memperebutkan gelar juara di setiap balapan.
Bagnaia musim ini memang lebih banyak berkutat menghadapi problem keseimbangan dari motor Desmosedici GP25.
Manajer tim Ducati Davide Tardozzi menegaskan tim sudah berusaha semaksimal mungkin memperbaiki koneksi Francesco Bagnaia terhadap motornya.
Bagnaia, gagal menunjukkan performa konsisten seperti dua musim sebelumnya.
Hingga kini, Jorge Martin masih dalam masa pemulihan pascaoperasi bahu akibat insiden di Motegi, Jepang.
Marquez menilai musim 2026 akan menjadi periode yang sangat menarik bagi para penggemar balap motor kasta tertinggi ini.
Kini, Marc Marquez hanya terpaut satu gelar dari pemegang rekor sepanjang masa, Giacomo Agostini, yang mengoleksi delapan gelar juara dunia kelas utama.
Meski saat ini masih berada di puncak performa, Marc Marquez menyadari bahwa batasan tubuhnya akan menjadi penentu utama kapan ia harus gantung helm.
MARC Marquez dinilai memiliki bakat dan kecepatan luar biasa, tetapi tidak mempunyai daya tarik dan magis seperti Valentino Rossi.
Juara dunia MotoGP 2025 Marc Marquez mengantisipasi kemungkinan adanya penurunan performa yang bisa ia alami di musim depan meskipun baru saja mendominasi musim 2025 bersama Ducati.
Kecepatan Francesco Bagnaia sebenarnya masih terlihat di beberapa sesi latihan dan balapan, meski performanya inkonsisten sepanjang musim 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved