Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP Ducati Marc Marquez mengaku bangga dengan penampilannya di MotoGP 2024 bersama Gresini setelah menghabiskan tiga musim terakhir dengan mesin Honda yang semakin tidak kompetitif.
"Dari sudut pandang pribadi saya, bagi saya, comeback yang saya lakukan dalam empat tahun terakhir hingga sekarang sudah merupakan sesuatu yang saya banggakan," kata Marquez melansir Crash, Sabtu (30/11).
“Jadi, mari kita lihat apa yang bisa kami lakukan dalam dua tahun ke depan di tim resmi."
“Kami tahu bahwa kami akan memiliki rekan setim yang sangat kuat, kami akan memiliki referensi utama di dalam garasi, karena ia telah memenangkan 11 balapan tahun ini, ia sangat cepat di semua lintasan balap.”
Marquez menambahkan bahwa menyesuaikan cara kerjanya agar sesuai dengan Tim Ducati Lenovo akan menjadi penyesuaian penting yang harus dilakukannya.
Seperti yang dilakukannya pada 2023 hingga 2024, hingga tahun depan Marquez akan mengganti hampir seluruh tim teknisnya, hanya saja kali ini setidaknya ia akan tetap menggunakan pabrikan yang sama.
“Jadi, ini akan sangat menyenangkan, dan kami akan mencoba menjadi sangat profesional di dalam garasi, mencoba bekerja, mencoba beradaptasi dengan gaya itu, karena sekali lagi saya akan mengganti semua staf manusia, tetapi dengan informasi, dengan data yang kami miliki dari tahun ini, saya pikir ini akan sedikit lebih mudah," ujar Marquez.
Marquez juga memberikan penghormatan kepada tim Gresini yang memberinya jalan keluar dari Honda yang diinginkannya pada tahun 2023.
"Mereka menjadi tim yang sangat penting dalam karier saya, karena saya tiba di momen yang sangat penting, dan kepindahan yang saya lakukan tahun lalu sangat penting," kata Marquez setelah pertandingan terakhir musim di Barcelona.
“Terima kasih kepada Honda yang mengerti situasi saya, terima kasih kepada Gresini yang memberi saya kesempatan, dan sepanjang musim ini saya terus bekerja keras."
“Saya menemukan kelompok yang sangat baik yang sangat membantu saya untuk terlahir kembali, membangun kembali kepercayaan diri itu, dan cara terbaik untuk mengucapkan 'terima kasih' adalah dengan naik podium.”
Posisi kedua juga cukup bagi Marquez untuk mengamankan posisi ketiga dalam kejuaraan, sesuatu yang lebih penting bagi Gresini daripada bagi Juara Dunia delapan kali itu.
“Tempat ketiga di kejuaraan, bagi saya tidak mengubah hidup saya, tetapi untuk tim satelit saya bertanya kemarin kepada (Michele) Masini (manajer tim Gresini Racing): 'Untuk tim satelit, apakah penting untuk finis ketiga?'
“Dia bilang, 'Mungkin kita dapat bonus', jadi saya bilang, 'Oke, saya mengerti'."
“Kemudian saya mencoba untuk menjadi sangat tepat untuk menyelesaikan balapan di podium.” (H-3)
"Saya sangat termotivasi dengan tantangan tahun depan bersama Aprilia, dan yang terpenting adalah warisan yang bisa saya tinggalkan saat pensiun nanti, dan menjadi seseorang."
PEMBALAP Prima Pramac Racing, Jorge Martin, mengaku masih merasa emosional setelah berhasil mengunci gelar juara dunia MotoGP 2024
JORGE Martin (Pramac) memenangi kejuaraan dunia MotoGP pertamanya.
Sejarah baru terukir di gelaran MotoGP. Jorge Martin meraih mahkota juara dunia MotoGP 2024 setelah pertarungan sengit di akhir musim di Barcelona dengan rival berat Francesco Bagnaia.
SERI terakhir MotoGP 2024 yang sedianya diagendakan di Valencia kemudian berubah ke Barcelona. Namun, Barcelona kini juga mengalami curah hujan tinggi dan banjir di beberapa tempat.
Marquez menilai musim 2026 akan menjadi periode yang sangat menarik bagi para penggemar balap motor kasta tertinggi ini.
Kini, Marc Marquez hanya terpaut satu gelar dari pemegang rekor sepanjang masa, Giacomo Agostini, yang mengoleksi delapan gelar juara dunia kelas utama.
Meski saat ini masih berada di puncak performa, Marc Marquez menyadari bahwa batasan tubuhnya akan menjadi penentu utama kapan ia harus gantung helm.
MARC Marquez dinilai memiliki bakat dan kecepatan luar biasa, tetapi tidak mempunyai daya tarik dan magis seperti Valentino Rossi.
Juara dunia MotoGP 2025 Marc Marquez mengantisipasi kemungkinan adanya penurunan performa yang bisa ia alami di musim depan meskipun baru saja mendominasi musim 2025 bersama Ducati.
Kecepatan Francesco Bagnaia sebenarnya masih terlihat di beberapa sesi latihan dan balapan, meski performanya inkonsisten sepanjang musim 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved