Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS Italia Jannik Sinner bersiap untuk bertanding di kandang sendiri untuk pertama kalinya dalam 12 bulan pekan ini di ATP Finals.
Setahun yang lalu, Sinner menikmati penampilan gemilangnya di Turin, yang didukung oleh para penggemar tuan rumah yang bersemangat.
Ia kembali sebagai petenis nomor 1 dalam peringkat ATP setelah musim 2024 yang menakjubkan, di mana salah satu dari sedikit kekecewaannya adalah absennya ia di ajang ATP Masters 1000 di Roma karena cedera.
"Banyak hal yang membuat turnamen ini istimewa," kata Sinner, dikutip dari laman resmi ATP, Jumat.
"Pertama-tama, menjadi orang Italia dan bermain di Italia. Saya tidak bermain di Italia tahun ini, karena saya merindukan Roma. Itu benar-benar berat, tetapi saya bahkan lebih bersemangat dan senang berada di sini."
"Musim saya dinilai sangat tinggi. Saya tidak pernah membayangkan akan memenangi begitu banyak hal tahun ini. Banyak hal telah terjadi. Berpikir kembali tentang bagaimana semuanya berawal di Australia. Bagi saya, ini tentang selalu berusaha untuk berkembang sebagai pemain, sebagai pribadi, sebagai manusia. Saya bahkan lebih bangga dan senang dengan cara saya berkembang. Semoga tahun depan proses peningkatan ini juga akan terjadi."
Dengan Sinner yang telah mengumpulkan 65 kemenangan dan tujuh gelar juara tur pada 2024, termasuk dua gelar Grand Slam pertamanya di Australian Open dan US Open, harapan terhadap petenis berusia 23 tahun itu di Turin sangat tinggi.
Namun, sementara beberapa petenis merasa sulit bersaing dengan dukungan pendukung tuan rumah, Sinner yakin hal itu dapat membantunya lolos dari Grup Ilie Nastase yang juga mencakup Daniil Medvedev, Taylor Fritz, dan Alex de Minaur.
"Suasananya sungguh luar biasa," ujar Sinner.
"Sangat berbeda dengan turnamen lain karena Anda bisa kalah dan tetap memenangi turnamen, jadi ada skenario yang berbeda. Saya senang bisa kembali ke sini dan mudah-mudahan saya bisa menunjukkan permainan tenis yang bagus." (Ant/Z-6)
Satelit Copernicus Sentinel-2 menangkap pemandangan indah pegunungan Alpen dan lokasi venue Olimpiade Milano-Cortina 2026 dari ruang angkasa.
Penemuan arkeologi terbaru mengungkap produksi minyak zaitun di Italia dimulai seribu tahun lebih awal dari era Romawi. Bukti ditemukan melalui residu keramik dan polen purba.
Arkeolog berhasil mengonfirmasi keberadaan Basilika Vitruvius di bawah pusat kota Fano.
DUNIA bersiap tertuju pada Stadion San Siro, Milan, yang akan menjadi panggung utama upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin 2026 pada Jumat, 6 Februari 2026 malam.
Arkeolog mengungkap penyebab kematian remaja purba "Il Principe" di Italia. Bukti mikroskopis menunjukkan ia sempat bertahan hidup 3 hari setelah diserang beruang.
Rencana pengiriman agen ICE Amerika Serikat untuk pengamanan Olimpiade Musim Dingin di Italia memicu protes. Walikota Milan sebut mereka 'milisi yang membunuh'.
Petenis Italia Jannik Sinner mengakui kekalahannya dari Novak Djokovic di semifinal Australia Terbuka sebagai salah satu yang paling menyakitkan dalam kariernya.
Setelah kalah di set pertama dan kemudian tertinggal 1-2, Djokovic bangkit mengalahkan juara bertahan dua kali itu dengan skor 3-6, 6-3, 4-6, 6-4, 6-4.
Ia akan menghadapi Jannik Sinner atau Novak Djokovic pada Minggu (1/2) untuk memperebutkan trofi.
Langkah petenis berusia 38 tahun itu menuju semifinal Australia Terbuka tahun ini terbilang unik. Ia mendapatkan tiket empat besar setelah Lorenzo Musetti.
JUARA bertahan Jannik Sinner menegaskan kesiapannya menghadapi Novak Djokovic pada babak semifinal Australia Terbuka setelah menyingkirkan petenis Amerika Serikat, Ben Shelton.
Jika terus melaju, Sinner berpeluang menghadapi laga blockbuster melawan Novak Djokovic di babak semifinal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved