Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS Italia Jannik Sinner bersiap untuk bertanding di kandang sendiri untuk pertama kalinya dalam 12 bulan pekan ini di ATP Finals.
Setahun yang lalu, Sinner menikmati penampilan gemilangnya di Turin, yang didukung oleh para penggemar tuan rumah yang bersemangat.
Ia kembali sebagai petenis nomor 1 dalam peringkat ATP setelah musim 2024 yang menakjubkan, di mana salah satu dari sedikit kekecewaannya adalah absennya ia di ajang ATP Masters 1000 di Roma karena cedera.
"Banyak hal yang membuat turnamen ini istimewa," kata Sinner, dikutip dari laman resmi ATP, Jumat.
"Pertama-tama, menjadi orang Italia dan bermain di Italia. Saya tidak bermain di Italia tahun ini, karena saya merindukan Roma. Itu benar-benar berat, tetapi saya bahkan lebih bersemangat dan senang berada di sini."
"Musim saya dinilai sangat tinggi. Saya tidak pernah membayangkan akan memenangi begitu banyak hal tahun ini. Banyak hal telah terjadi. Berpikir kembali tentang bagaimana semuanya berawal di Australia. Bagi saya, ini tentang selalu berusaha untuk berkembang sebagai pemain, sebagai pribadi, sebagai manusia. Saya bahkan lebih bangga dan senang dengan cara saya berkembang. Semoga tahun depan proses peningkatan ini juga akan terjadi."
Dengan Sinner yang telah mengumpulkan 65 kemenangan dan tujuh gelar juara tur pada 2024, termasuk dua gelar Grand Slam pertamanya di Australian Open dan US Open, harapan terhadap petenis berusia 23 tahun itu di Turin sangat tinggi.
Namun, sementara beberapa petenis merasa sulit bersaing dengan dukungan pendukung tuan rumah, Sinner yakin hal itu dapat membantunya lolos dari Grup Ilie Nastase yang juga mencakup Daniil Medvedev, Taylor Fritz, dan Alex de Minaur.
"Suasananya sungguh luar biasa," ujar Sinner.
"Sangat berbeda dengan turnamen lain karena Anda bisa kalah dan tetap memenangi turnamen, jadi ada skenario yang berbeda. Saya senang bisa kembali ke sini dan mudah-mudahan saya bisa menunjukkan permainan tenis yang bagus." (Ant/Z-6)
Kerangka Neanderthal berusia hingga 187 ribu tahun ditemukan menyatu dengan dinding gua di Italia. Manusia Altamura menyimpan DNA purba tertua di dunia.
Cuaca ekstrem di Italia memicu rentetan longsor salju fatal. Tiga orang, termasuk warga negara Prancis dan Jerman, dilaporkan tewas di Piedmont dan Dolomites.
Departemen Perdagangan AS memutuskan untuk memangkas rencana kenaikan tarif impor pasta asal Italia dari 92% menjadi kisaran 24-29%.
Jejak-jejak dinosaurus tersebut membentang hingga ratusan meter di sebuah dinding gunung di Lembah Fraele.
PRESIDEN Palestina Mahmoud Abbas mendesak Italia mengakui Negara Palestina. Langkah tersebut akan membantu melindungi solusi dua negara dan memperkuat fondasi perdamaian.
Parlemen Italia menyetujui undang-undang femisida yang menetapkan pembunuhan terhadap perempuan bermotif gender sebagai kejahatan khusus.
Jannik Sinner melaju ke putaran kedua Australia Terbuka usai lawannya, Hugo Gaston, mundur karena cedera.
Jannik Sinner melenggang ke babak kedua setelah lawannya, Hugo Gaston, memutuskan mundur di tengah pertandingan yang berlangsung di Rod Laver Arena, Selasa (20/1).
Carlos Alcaraz datang ke Australia setelah mengoleksi enam gelar Grand Slam. Namun, Australia Terbuka masih menjadi satu-satunya turnamen mayor yang belum pernah ia menangi.
Flavio Cobolli menjadi penentu gelar setelah bangkit dari ketertinggalan untuk menundukkan Jaume Munar.
Meski tampil tanpa dua petenis utama, Jannik Sinner dan Lorenzo Musetti, tuan rumah tetap menunjukkan dominasi.
JANNIK Sinner menutup musim 2025 yang penuh gejolak dengan cara paling manis. Di hadapan publik Turin, Senin (17/11) WIB, petenis Italia itu mempertahankan gelar ATP Finals.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved