Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
USAI meraih kemenangan di putaran pertama Paris Masters, Rabu (30/10), Alexander Zverev menjadi petenis keempat yang mencapai babak 16 besar di seluruh dari sembilan turnamen ATP Masters 1000 dalam satu musim.
Unggulan ketiga itu menancapkan tonggak sejarah tersebut setelah menang 7-6 (2) dan 6-3 melawan Tallon Griekspoor dalam pertandingan pembukanya, kemenangan head to head kelima berturut-turut melawan pemain Belanda itu, dan yang keempat musim ini.
Zverev, yang memenangi gelar ATP Masters 1000 keenamnya di Roma, Mei lalu, sekarang memiliki catatan menang kalah 19-1 dalam pertandingan pembukaan tahun ini.
Petenis Jerman itu berjuang dari break point di masing-masing dari dua servis gim pertamanya melawan Griekspoor dan kemudian berjuang dari set point pada servis di kedudukan 4-5 untuk melangkah maju.
Dimulai dengan penyelamatan set-point itu, ia memenangi 16 poin berturut-turut pada servis untuk menutup set pembuka dan memulai dengan cepat di set kedua.
"Beberapa pertandingan terakhir yang kami mainkan selalu berjalan panjang, 7-6 di set kelima (di Roland Garros), 7-6 di set ketiga (di
Shanghai) juga," kata Zverev, dikutip dari ATP, Kamis (31/10).
"Jadi saya senang bahwa itu tidak berjalan sejauh itu hari ini. Saya merasa untuk pertandingan pertama itu cukup bagus dari sisi saya."
"Lapangan yang sangat cepat. Saya pikir salah satu lapangan tercepat yang pernah saya mainkan. Saya harus menemukan ritme saya di awal tetapi senang bisa menang di akhir," lanjut petenis berusia 27 tahun itu yang berharap bisa lebih sukses dalam kondisi dalam ruangan seperti di ATP Finals bulan depan.
"Begitu saya menemukan ritme saya, saya suka lapangan cepat karena cocok dengan permainan saya," imbuhnya.
Zverev memanfaatkan satu-satunya break point dalam pertandingan itu untuk unggul 4-2 di set kedua, sebelum akhirnya memenangi pertandingan.
Petenis peringkat tiga dunia itu selanjutnya akan bertemu dengan petenis Prancis Arthur Fils untuk memperebutkan tempat di perempat final Paris Masters. (Ant/Z-1)
Jannik Sinner, tampil dominan saat menyingkirkan wakil Bosnia dan Herzegovina, Damir Dzumhur. Sinner menutup laga dengan skor identik 6-3 dan 6-3 dalam waktu 70 menit.
Kompetisi Grup I Zona Asia/Oseania Piala Billie Jean King (BJK Cup) 2026 tersebut dijadwalkan berlangsung di New Delhi, India, pada 7-11 April mendatang.
Raymond Indra/Nikolaus Joaquin takluk dari pasangan Denmark, Christian Faust Kjær/Rasmus Kjær, melalui pertarungan rubber game dengan skor 18-21, 21-12, dan 14-21 di Orleans Masters.
Aldila Sutjiadi akan berduet dengan petenis asal Estonia, Ingrid Neel, yang kebetulan juga tengah mencari rekan duet untuk turnamen level WTA 1000 ini.
Janice Tjen takluk dari wakil Kazakhstan, Yulia Putintseva, melalui pertarungan sengit tiga set dengan skor 6-3, 3-6, dan 4-6 di putaran pertama Miami Terbuka.
Sebelum didera masalah lengan kanan, Lorenzo Musetti sempat mengalami cedera paha kanan atas yang cukup menyakitkan di Australia Terbuka pada Januari lalu.
Jannik Sinner, tampil dominan saat menyingkirkan wakil Bosnia dan Herzegovina, Damir Dzumhur. Sinner menutup laga dengan skor identik 6-3 dan 6-3 dalam waktu 70 menit.
Kompetisi Grup I Zona Asia/Oseania Piala Billie Jean King (BJK Cup) 2026 tersebut dijadwalkan berlangsung di New Delhi, India, pada 7-11 April mendatang.
Raymond Indra/Nikolaus Joaquin takluk dari pasangan Denmark, Christian Faust Kjær/Rasmus Kjær, melalui pertarungan rubber game dengan skor 18-21, 21-12, dan 14-21 di Orleans Masters.
Aldila Sutjiadi akan berduet dengan petenis asal Estonia, Ingrid Neel, yang kebetulan juga tengah mencari rekan duet untuk turnamen level WTA 1000 ini.
Janice Tjen takluk dari wakil Kazakhstan, Yulia Putintseva, melalui pertarungan sengit tiga set dengan skor 6-3, 3-6, dan 4-6 di putaran pertama Miami Terbuka.
Aryna Sabalenka secara terbuka menyatakan kemungkinan tidak akan kembali berlaga di turnamen level WTA 1000 tersebut menyusul komentar pedas dari sang direktur turnamen, Salah Tahlak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved