Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP Carlos Sainz mengakui meraih satu kemenangan terakhir sebagai pembalap Ferrari menjadi prioritasnya sebelum meninggalkan tim Formula 1 itu pada akhir musim ini.
Sainz dipastikan hengkang dari Scuderia setelah Lewis Hamilton memutuskan bergabung dengan tim kuda jingkrak pada musim depan. Adapun
Sainz telah dikonfirmasi membela Williams pada Formula 1 2025.
"Saya ingin menang setidaknya sekali lagi bersama Ferrari sebelum saya pergi," kata Sainz, dikutip dari laman resmi Formula 1, Jumat (4/10).
Baca juga : Bos Tim Williams Terkejut tidak Ada Tim Formula 1 yang Menginginkan Carlos Sainz
Ada beberapa momen penting bagi Sainz sejak ia bergabung dengan Scuderia pada 2021. Pembalap Spanyol itu mencetak posisi pole debutnya dan kemenangan balapan di GP Inggris 2022.
Lebih lanjut, pada 2023, ia adalah satu-satunya pembalap non-Red Bull yang meraih kemenangan saat menang di Singapura.
Sainz menambahkan kemenangan ketiganya musim ini, bangkit kembali dari operasi usus buntu untuk memenangkan GP Australia, hanya dua minggu setelah operasi.
Baca juga : Max Verstappen dan Carlos Sainz Tampil Konsisten di FP 1 dan 2 GP Hongaria
"(Target kemenangan) Itu ada di pikiran saya, bukan karena saya akan pergi di akhir tahun nanti dari Ferrari, tetapi karena saya selalu berusaha memenangkan setiap balapan yang saya ikuti," ungkap Sainz.
"Kita lihat saja nanti. Di saat yang sama, masih ada sepertiga musim lagi. Sebenarnya masih banyak yang harus diselesaikan. Masih
ada tiga Sprint, masih banyak musim yang tersisa, jadi mari kita bahas balapan demi balapan," tambahnya.
Meskipun Ferrari menghadapi pasang surut selama 2024, tim tersebut tampaknya telah mendapatkan momentum akhir-akhir ini.
Baca juga : Pierre Gasly Mengaku Sedang Bujuk Carlos Sainz Bergabung ke Alpine
Tim pabrikan Italia itu saat ini berada di posisi ketiga klasemen konstruktor dengan 441 poin, 34 poin di belakang Red Bull yang berada di posisi kedua.
Mengenai apakah Scuderia dapat mempertahankan posisi itu hingga akhir musim, Sainz menilai ia dan tim akan berupaya maksimal di sisa musim 2024.
"Kami akan mencoba. Saya pikir kami juga perlu menunjukkan kemajuan di sirkuit lain seperti Brasil, Austin, Qatar, dan Abu Dhabi, yang merupakan sirkuit yang lebih normal," kata pembalap Spanyol itu.
"Jika kami menunjukkan kemajuan di sana, saya pikir kami mungkin memiliki peluang. Jika di sirkuit tersebut kami masih tertinggal seperti di tempat-tempat seperti Spa atau Hungaria, maka itu berarti kami memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan," pungkasnya. (Ant/Z-1)
Pembalap Ferrari Charles Leclerc optimistis bahwa peta persaingan akan semakin merata karena setiap tim Formula 1 memulai pengembangan dari titik nol.
Setelah gagal meraih satu pun kemenangan sepanjang musim 2025, Ferrari dituntut untuk tampil kompetitif sejak balapan pembuka musim depan.
Arthur Leclerc akan membawa mobil Ferrari SF-25 di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi menggantikan posisi Lewis Hamilton.
Charles Leclerc dan Lewis Hamilton kembali kesulitan di kualifikasi F1 GP Qatar, finis di luar posisi depan dan mengaku mobil Ferrari sulit dikendalikan.
Lewis Hamilton mengungkapkan bahwa kondisi pengereman sangat sulit dikendalikan dan menyebabkannya dalam kondisi yang sering kehilangan kendali di GP Las Vegas.
Charles Leclerc tampil begitu kesulitan sepanjang kualifikasi dan harus menempati posisi kesembilan. Sementara rekan setimnya Lewis Hamilton harus puas berada di posisi buncit.
Di serial dokumenter Netflix, Formula 1: Drive to Survive, Horner membantah keras spekulasi yang menyebut bahwa Max Verstappen dan pihak manajemennya menjadi dalang di balik pemecatannya.
Di Mercedes, Theo Pourchaire akan bekerja dalam ekosistem yang kompetitif bersama George Russell dan Kimi Antonelli.
Lewis Hamilton menilai karakteristik mobil saat ini memberikan ruang lebih bagi pembalap untuk melakukan koreksi saat terjadi kesalahan di lintasan.
BALAPAN Formula 1 (F1) musim 2026 diprediksi akan menghadirkan drama dan kekacauan menyusul penerapan regulasi teknis serta mesin yang drastis. Ini kata Charles Leclerc.
Mulai musim 2026, Circuit de Barcelona-Catalunya tidak lagi memegang titel GP Spanyol, menyusul kepindahan status tersebut ke Madrid.
Red Bull Ford Powertrains langsung dinilai sebagai paket mesin terkuat jelang era regulasi 2026 setelah data uji coba pramusim di Bahrain menunjukkan keunggulan performa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved