Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
BOS tim Williams James Vowles menegaskan dia memandang Carlos Sainz, yang akan membalap bersama tim Williams pada musim depan, sebagai salah satu empat terbaik di Formula 1.
Tim Williams, Senin (29/7), mengumumkan bahwa pembalap Spanyol, yang kontraknya tidak diperpanjang oleh Ferrari, akan bergabung dengan mereka mulai musim 2025.
Vowles mengaku merasa terkejut baik tim Mercedes maupun tim Red Bull tidak mengingikan Sainz.
Baca juga : Carlos Sainz Bergabung dengan Tim Williams untuk Musim 2025
"Lihat Carlos. Lihat tim yang diperkuatnya selama ini. Mereka semakin baik dengan kehadirannya," ujar Vowles.
"Setelah menghabiskan sembilan bulan terakhir berbicaranya setiap pekan, saya menyadari bahwa dia adalah mesin yang penuh performa."
"Dia akan melakukan segalanya untuk mengubah diri dan timnya. Itu luar biasa. Itu jauh lebih berharga dengan apa yang dia bawa di belakang kemudi."
Baca juga : Max Verstappen dan Carlos Sainz Tampil Konsisten di FP 1 dan 2 GP Hongaria
"Mengapa Anda tidak menginginkan pembalap seperti itu?" lanjutnya.
Sainz telah memenangkan tiga balapan untuk Ferrari dan finis kelima di klasemen pembalap sebanyak tiga kali.
Dia seimbang dengan rekan setimnya Charles Leclerc sejak bergabung dengan Ferrari pada 2021. Bahkan Sainz mengalahkan Leclerc di klasemen pembalap di musim pertamanya di Ferrari.
Baca juga : Pierre Gasly Mengaku Sedang Bujuk Carlos Sainz Bergabung ke Alpine
Pembalap berusia 29 tahun itu kehilangan posisinya di Ferrari usai tim Formula 1 itu memberi kontrak jangka panjang kepada Leclerc dan kemudian mendatangkan Lewis Hamilton, yang memutuskan hengkang dari Mercedes.
Sementara itu, Red Bull memutuskan untuk memperpanjang kontrak Sergio Perez untuk mendampingi Max Verstappen di musim 2025 dan 2026.
Sementara Mercedes memutuskan untuk mempromosikan pembalap berusia 17 tahun Andrea Kimi Antonelli untuk mendampingi George Russell pada 2025.
Mercedes juga dikabarkan mengincar Verstappen, yang diyakini bisa mereka rebut dari Red Bull pada 2026 meski pembalap Belanda itu dikontrak hingga 2028. (bbc/Z-1)
Di GP Belanda, akhir pekan lalu, Logan Sargeant menabrakan mobilnya di sesi latihan bebas ketiga, sehingga dia tidak bisa ambil bagian di babak kualifikasi.
Albon sebelumnya lolos kualifikasi di urutan kedelapan untuk GP Belanda, tetapi saat balapan akan memulai dari barisan paling belakang.
Carlos Sainz akan membalap bersama Alexander Albon untuk tim Williams setidaknya hingga musim 2026.
Rumor terkait Logan Sargeant berpotensi kehilangan kursinya muncul setelah Williams secara terbuka mengemukakan minat untuk mengontrak pembalap Ferrari Carlos Sainz.
Sejak bergabung dengan Williams, pada 2022, setelah setahun absen dan digantikan Sergio Perez, Alexander Albon terus mengesankan orang-orang di tim balap Formula 1 itu.
Arthur Leclerc akan membawa mobil Ferrari SF-25 di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi menggantikan posisi Lewis Hamilton.
Charles Leclerc dan Lewis Hamilton kembali kesulitan di kualifikasi F1 GP Qatar, finis di luar posisi depan dan mengaku mobil Ferrari sulit dikendalikan.
Lewis Hamilton mengungkapkan bahwa kondisi pengereman sangat sulit dikendalikan dan menyebabkannya dalam kondisi yang sering kehilangan kendali di GP Las Vegas.
Charles Leclerc tampil begitu kesulitan sepanjang kualifikasi dan harus menempati posisi kesembilan. Sementara rekan setimnya Lewis Hamilton harus puas berada di posisi buncit.
Rumor mengenai masa depan Hamilton mulai mencuat setelah penampilan mengecewakan di GP Meksiko bulan lalu.
Semenjak didatangkan Ferrari, awal musim ini, Lewis Hamilton belum memenangkan satu pun balapan hingga seri ke-20 musim ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved