Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
GUNA mengenalkan catur ke anak-anak, Japfa menggelar Fun Chess Festival di Tebet Eco Park, Jakarta pada Sabtu (10/8).
Menurut VP Head of Social Investment Japfa, pihaknya mengadakan acara tersebut lantaran terinspirasi oleh GM Susanto Megaranto yang juga sudah mengenal catur sejak kecil. “Dahulu GM Susanto Megaranto mengenal catur sejak kecil,” ujar Artsanti. “Karena catur juga Susanto bisa berkeliling dunia,” imbuhnya.
Selain itu, lanjut Artsanti, pihaknya juga ingin lebih memasyarakatkan catur yang seringkali dianggap sebagai olahraga yang rumit dan tidak mudah.
Baca juga : Nikita Willy Dilibatkan dalam Edukasi Tumbuh Kembang Anak
“Fun Chess Game hari ini diikuti lebih dari 200 anak dari sekolah-sekolah dasar di sekitar Japfa,” ujar Artsanti. “Di kegiatan ini terdapat beberapa permainan simulasi catur yang menyenangkan untuk anak-anak tetapi tetap memberikan pengenalan terhadap pemahaman dan teori catur,” imbuhnya.
Sementara itu, PB Percasi menyambut dengan gembira inisiatif dari Japfa dalam mengembangkan inisiatif untuk mengembangkan strategi menyasar anak-anak dalam mengembangkan edukasi.
“Kegiatan ini menjadi fenomena menarik untuk mengenalkan catur kepada anak usia sekolah,” jelas Henry Jamals selaku Komisi Catur Sekolah PB Percasi.
Baca juga : Perkuat Peran Keluarga untuk Atasi Anemia pada Anak
“Pendekatan ini merupakan peluang untuk mengedukasi catur sejak dini. Sehingga peluang pembinaan serta pencarian bibit unggul dapat dilakukan lebih dini,” imbuhnya.
Adapun Fun Chess Festival mengenalkan model-model permainan catur baik dengan model simulasi permainan serta catur simultan dan blind chess.
Dua kegiatan yang disebutkan terakhir merupakan salah satu upaya untuk mengenalkan manfaat berlatih catur bagi anak-anak. Blind chess dan catur simultan menunjukkan manfaat permainan catur dalam mengembangkan kemampuan menghafal dan menganalisa secara bersamaan.
“Catur simultan dan blind chess jadi acara yang cukup mendapatkan perhatian peserta dari anak-anak dan orang tua,” ujar Merry Damayanti, Social Investment Japfa. “Bahkan beberapa siswa peserta tertarik untuk mengikuti pelatihan catur Japfa melalui Japfa Chess Academy,” tutup Merry. (Z-6)
Selain gangguan perilaku seperti hiperaktif dan sulit konsentrasi, paparan layar berlebih juga memicu gangguan tidur.
Langkah pertama yang harus diperhatikan bukan sekadar menahan lapar, melainkan kesiapan fisik dan psikis sang anak untuk berpuasa di bulan Ramadan.
Ledakan emosi orangtua sering kali dipicu oleh kondisi fisik dan psikis yang sedang tidak stabil.
Emosi yang bergejolak sering kali menjadi penghalang bagi orangtua untuk berpikir jernih.
Batuk pada kasus PJB memiliki mekanisme yang berbeda dengan batuk akibat virus atau bakteri pada umumnya.
Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan saat bencana terjadi. Hal ini karena mereka umumnya belum memiliki kemampuan untuk mengekspresikan emosi secara verbal.
KECINTAAN Justisia Dewi pada jam tangan, dan kepeduliannya terhadap lingkungan menjadi salah satu sumber inspirasi usahanya. Ia menghadirkan Ma.ja Watch pada tahun 2021
Kegiatan ini sekaligus menjadi kampanye cinta lingkungan dengan pesan utama Cintai Alam, Cintai Lingkungan Beserta Habitatnya.
MAHASISWA dan dosen Program Magister (S2) Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana (UMB) menggelar kegiatan social volunteering bagi pelajar di SMA Negeri 1 Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat.
Para astronom menjelaskan bahwa gerhana Matahari bukanlah peristiwa acak, melainkan fenomena yang dapat diprediksi secara ilmiah melalui perhitungan orbit Bulan dan Bumi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Ekoteologi tidak boleh berhenti sebagai wacana, tetapi harus menjadi perilaku nyata umat dalam kehidupan sehari-hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved