Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
TAYLOR Fritz bangkit dari ketertinggalan dua set untuk memupuskan harapan Alexander Zverev di Wimbledon, sekaligus melaju ke perempat final turnamen Grand Slam lapangan rumput tersebut.
Unggulan keempat Zverev, awalnya, tampil dominan untuk membuka peluang melaju ke perempat final pertamanya di All England Club sebelum Fritz membalikkan keadaan dan menang 4-6, 6-7 (4/7), 6-4, 7-6 (7/3), dan 6-3.
Break yang dipatahkan petenis unggulan ke-13 asal Amerika Serikat (AS) itu di set ketiga menandai pertama kalinya servis Zverev dipatahkan pada ajang tersebut.
Baca juga : Atasi Cedera, Nadal Kalahkan Frtiz di Perempat Final Wimbledon
Fritz kemudian memenangi tie-break set keempat untuk menyamakan kedudukan sebelum kembali melakukan break di awal set penentu.
"Sungguh luar biasa bisa melakukan hal itu di Centre Court, dua set di hadapan penonton ini. Itu sebuah mimpi," kata Fritz, dikutip Selasa (9/7).
"Masalahnya adalah saya masih merasa bermain sangat baik karena tertinggal dua set. Saya hanya berpikir sangat disayangkan bermain sebaik ini dan kalah straight set."
Baca juga : Fritz Singkirkan Zverev di Indian Wells Masters
"Jadi, mari kita ambil set yang ketiga, saya mengambilnya satu per satu. Saya memiliki keyakinan itu. Itu hanya beberapa poin di sana-sini," lanjut petenis berusia 26 tahun itu.
Fritz, yang mencetak total 69 winner dengan 23 kesalahan sendiri, akan menghadapi unggulan ke-25 dari Italia Lorenzo Musetti di perempat final Wimbledon.
Zverev mengatakan dia mengalami kesulitan fisik akibat cedera lutut yang dia alami saat menang melawan Cameron Norrie.
Baca juga : Zverev Melaju ke Putaran Kedua Wimbledon
"Saya menggunakan satu kaki hari ini," kata Zverev yang bermain dengan pelindung pada lutut kirinya.
"Saya tidak memerlukan operasi apa pun. Tidak ada yang tidak sembuh dengan sendirinya. Hanya butuh waktu."
"Saya tahu bahwa saya juga mempunyai peluang besar di sini di Wimbledon. Saya tidak ingin mundur. Kemarin saya tidak bisa berlatih sama sekali. Kemarin saya bahkan tidak bisa berjalan," imbuh petenis Jerman itu.
Baca juga : Elina Svitolina Ungkap Derita Bermain Saat Negaranya Diserang Rusia
"Hari ini saya merasa jauh lebih baik. Itu sebabnya saya mencoba untuk bermain. Saya juga tahu bahwa saya memiliki peluang besar tahun ini di Wimbledon. Ini mungkin yang terbaik yang pernah saya rasakan di lapangan Wimbledon."
Petenis berusia 27 tahun, yang menjadi runner-up Prancis Terbuka bulan lalu, itu tetap optimistis untuk dapat tampil dan mempertahankan gelar di Olimpiade Paris 2024.
"Saya punya waktu tiga minggu," kata Zverev.
"Dari apa yang saya pahami, semuanya akan baik-baik saja dalam waktu yang lebih singkat," pungkasnya. (Ant/Z-1)
Kepastian ini muncul setelah nama Serena Williams tercatat dalam daftar pemulihan (reinstatements) International Tennis Integrity Agency (ITIA) pada Senin (9/2) waktu setempat.
Janice Tjen berhasil menundukkan petenis asal Brasil, Beatriz Haddad Maia, dengan skor telak 6-0 dan 6-1 di putaran pertama Qatar TotalEnergies Open.
JANICE Tjen harus mengubah persiapan jelang laga pembuka WTA 1000 Qatar Terbuka 2026 setelah lawannya berganti menjadi Beatriz Haddad Maia.
Pertandingan krusial Piala Davis melawan timnas Togo ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Tenis Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, mulai Sabtu (7/2).
Bertanding di International Tennis Centre, Zayed Sports City, Jumat (6/2) waktu setempat, Janice/Eala dipaksa menyerah dua set langsung dengan skor 4-6 dan 2-6.
Janice Tjen dan Alexandra Eala mengalahkan duet Zhang Shuai/Cristina Bucsa dua set langsung 6-3 dan 6-3 di perempat final Abu Dhabi Terbuka.
Kondisi lutut yang belum prima menjadi penghambat utama yang harus Taylor Fritz selesaikan sebelum bisa memikirkan gelar juara.
Alex de Minaur mempertahankan asa lolos ke semifinal ATP Finals dan kemudian mengakhiri mimpi Taylor Fritz di Turin, saat ia meraih kemenangan 7-6 (3) dan 6-3 di ATP Finals.
Taylor Fritz tampil percaya diri, membawa momentum hampir sepanjang 90 menit pertama melawan Carlos Alcaraz, sebelum kalah 6-7 (2), 7-5, dan 6-3.
Carlos Alcaraz mengalahkan Taylor Fritz di laga ATP Finals dengan skor 6-7 (2), 7-5, dan 6-3.
Taylor Fritz mendikte permainan dari baseline untuk memastikan kemenangan 6-3 dan 6-4 atas Lorenzo Musetti di laga ATP Finals.
Carlos Alcaraz meraih gelar kedelapannya musim ini dengan mengalahkan Taylor Fritz di laga final Jepang Terbuka di Tokyo, Selasa (30/9), dalam debutnya di ajang ATP 500 tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved