Headline
Faktor penyebab anak mengakhiri hidup bukan tunggal.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAS Mavericks menjaga harapan mereka di final NBA dengan kemenangan 122-84 untuk menggagalkan upaya Boston Celtics menyapu bersih kemenangan.
Luka Doncic menjadi pencetak angka terbanyak dengan 29 poin, sementara Kyrie Irving menambahkan 21 poin saat Mavericks mengakhiri 10 kemenangan beruntun di play-off dan meraih kemenangan terbesar ketiga dalam sejarah final.
Namun mereka masih harus mendaki gunung untuk mencoba menjadi tim pertama yang mampu bangkit dari ketertinggalan 3-0 dan memenangkan seri play-off NBA.
Baca juga : Hasil Final NBA: Mavericks Pupus Harapan Celtics Ulangi Sejarah 65 Tahun Silam
"Kami tahu bahwa kami harus meraihnya, kami tidak boleh kalah lagi. Seperti yang selalu kami katakan, kami akan percaya sampai akhir," kata Doncic, mengutip BBC, (15/6).
"Saya pikir energi kami jauh lebih tinggi. Semua orang terkunci dalam pertahanan," imbuhnya.
Doncic dan Irving membantu tim mereka unggul 34-21 setelah kuarter pertama, dan mereka mendominasi secara defensif setelah itu untuk memimpin 61-35 di babak pertama.
Baca juga : LA Lakers Terdepak dari 10 Besar Wilayah Barat
Mavs unggul 92-57 saat pasangan tersebut meninggalkan permainan dengan satu menit dan 29 detik tersisa di kuarter ketiga.
Tim Hardaway Jr menambahkan 15 poin dari bangku cadangan untuk Dallas dan pemain baru berusia 20 tahun, Dereck Lively II, menambahkan 11 poin.
Pelatih Boston, Joe Mazzulla, juga mengeluarkan para pemain starternya pada kuarter ketiga saat mereka menatap game kelima, yang akan menjadi kesempatan berikutnya untuk meraih gelar juara NBA ke-18 dan mematahkan rekor Los Angeles Lakers sebagai tim dengan gelar juara terbanyak.
Jayson Tatum dan Jaylen Brown masing-masing hanya mampu mencetak 15 dan 10 poin untuk Celtics, saat mereka mengalami kekalahan terburuk dalam sejarah Final.
"Saya pikir mereka bermain dengan penuh energi dan fisik. Dan mereka adalah tim yang hebat, itulah alasan mengapa mereka berada di sini ketika mereka bermain seperti itu," kata Mazzulla. (Z-10)
Berbeda dengan NBA All Star tahun-tahun sebelumnya, edisi kali ini menandai debut format kompetisi yang sangat dinantikan: Tim Amerika Serikat (AS) melawan Tim Dunia.
Luka Doncic tampil fenomenal saat memimpin Los Angeles Lakers membungkam Chicago Bulls dengan skor 129-118 di United Center, Senin (26/1) waktu setempat.
Stephen Curry resmi masuk jajaran 20 besar pencetak poin terbanyak sepanjang sejarah NBA setelah membawa Warriors menang atas Timberwolves. Simak daftar lengkapnya.
LUKA Doncic kembali membuktikan tajinya saat bertandang ke markas lama. Ia membawa Los Angeles Lakers membekuk Dallas Mavericks 116-110 dalam laga lanjutan NBA.
Jalen Brunson mencetak 31 poin untuk membawa New York Knicks menang tipis 112-109 atas Philadelphia 76ers. Sementara itu, laga di Minneapolis ditunda pasca-penembakan fatal.
LOS Angeles Lakers menunjukkan mentalitas juara saat bertandang ke markas Denver Nuggets dalam lanjutan NBA, Selasa (20/1) waktu setempat.
LUKA Doncic kembali membuktikan tajinya saat bertandang ke markas lama. Ia membawa Los Angeles Lakers membekuk Dallas Mavericks 116-110 dalam laga lanjutan NBA.
Selain harus mengakui keunggulan Denver Nuggets dengan skor 109-118, Mavericks juga harus kehilangan bintang muda mereka, Cooper Flagg, serta center andalan Daniel Gafford akibat cedera.
Kehilangan Anthony Davis menjadi pukulan telak bagi Dallas Mavericks. Sejauh musim ini, ia merupakan tumpuan utama tim dengan torehan rata-rata 20,4 poin dan 11,1 rebound per pertandingan.
Alperen Sengun mengalamin cedera di awal laga NBA antara Houston Rockets dan Dallas Mavericks.
Pemain yang baru saja menginjak usia 19 tahun itu menjadi aktor protagonis saat membawa Dallas Mavericks memetik kemenangan tipis 131-130 atas Denver Nuggets.
Cooper Flagg mengemas 35 poin, delapan rebound, dan dua assist dalam 38 menit bermain dengan akurasi 13 dari 22 tembakan, termasuk delapan penyelesaian dari jarak dekat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved