Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KEDEWASAAN bermain yang melampaui usia kembali dipertontonkan rookie sensasional Dallas Mavericks, Cooper Flagg.
Pemain yang baru saja menginjak usia 19 tahun itu menjadi aktor protagonis saat membawa timnya memetik kemenangan tipis 131-130 atas Denver Nuggets, kemarin. Flagg tampil eksplosif dengan mengemas 33 poin, hasil dari efisiensi tembakan 14-dari-21.
Menariknya, akurasi tembakan jarak jauh yang selama ini dianggap sebagai titik lemahnya justru menjadi senjata mematikan. Empat lemparan tiga angka yang ia lesakkan menjadi rekor tertinggi pribadinya musim ini.
Tidak hanya tajam dalam menyerang, Flagg juga membukukan sembilan rebound dan sembilan assist. Catatan statistik tersebut menyejajarkan namanya dengan dua legenda hidup Mavericks, Luka Doncic dan Jason Kidd, sebagai debutan yang mampu meraih angka impresif serupa.
"Saya hanya percaya pada proses dan latihan yang selama ini dijalani," ujar Flagg dikutip dari ESPN.
Laga sejatinya sempat didominasi Mavericks yang unggul hingga margin 18 poin. Namun, Nuggets yang dimotori Nikola Jokic perlahan bangkit dan memberikan tekanan hebat di kuarter pamungkas. Di tengah situasi genting tersebut, Flagg menunjukkan mentalitas baja.
Tembakan tiga angka krusial saat laga menyisakan 3 menit 17 detik, disusul floater di tengah kepungan lawan, serta assist cerdas kepada Naji Marshall menjadi pembeda hasil akhir. Kematangan ini bahkan menuai pujian dari sang MVP lawan, Nikola Jokic.
"Dia bermain sangat tenang. Tidak tampak seperti pemain seusianya, melainkan seperti pemain yang sudah terbiasa dengan tensi laga besar," puji Jokic.
Kemenangan Mavericks juga didorong oleh performa solid Anthony Davis yang menyumbang 31 poin dan sembilan rebound. Davis mengaku terkesan dengan efisiensi yang ditunjukkan rekan setimnya yang jauh lebih muda tersebut.
Di sisi lain, pelatih Nuggets David Adelman mengakui timnya sulit membendung Flagg saat sang pemain berada dalam ritme terbaiknya.
"Dia mampu mengeksekusi tembakan sulit di detik-detik akhir waktu serangan. Melawan talenta seperti itu, pertahanan terbaik pun terkadang tidak cukup," pungkas Adelman. (H-2)
Selain harus mengakui keunggulan Denver Nuggets dengan skor 109-118, Mavericks juga harus kehilangan bintang muda mereka, Cooper Flagg, serta center andalan Daniel Gafford akibat cedera.
Kehilangan Anthony Davis menjadi pukulan telak bagi Dallas Mavericks. Sejauh musim ini, ia merupakan tumpuan utama tim dengan torehan rata-rata 20,4 poin dan 11,1 rebound per pertandingan.
Alperen Sengun mengalamin cedera di awal laga NBA antara Houston Rockets dan Dallas Mavericks.
Cooper Flagg mengemas 35 poin, delapan rebound, dan dua assist dalam 38 menit bermain dengan akurasi 13 dari 22 tembakan, termasuk delapan penyelesaian dari jarak dekat.
Sejak menjalani operasi kaki pada offseason dan mengalami masalah lutut, Dereck Lively II baru tampil dalam tujuh pertandingan musim ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved