Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS unggulan delapan Ons Jabeur melaju ke perempat final Prancis Terbuka selama dua tahun berturut-turut usai mengalahkan peringkat 72 dunia asal Denmark Clara Tauson 6-4 dan 6-4, Minggu (2/6) waktu setempat, untuk bertemu dengan Coco Gauff.
Jabeur, peringkat kesembilan dunia, membutuhkan waktu 1 jam 35 menit untuk melewati Tauson yang berusia 21 tahun dalam pertemuan pertama mereka.
"Saya pikir (Tauson) memukul bola dengan sangat baik, sangat keras," kata Jabeur setelah kemenangan tersebut.
Baca juga : Ons Jabeur Melaju ke Putaran Ketiga Prancis Terbuka
"Ia memiliki servis yang bagus, namun hari ini saya berusaha untuk tidak terlalu mengganggunya dengan pukulan saya dan permainan saya di seluruh lapangan. Saya pikir itu berhasil dengan sangat baik karena pada saat-saat tertentu ia tidak tahu persis ke mana harus bergerak," lanjutnya.
X @rolandgarros--Petenis AS Coco Gauff
Finalis Grand Slam tiga kali (Wimbledon 2022, Amerika Serikat (AS) Terbuka 2022, dan Wimbledon 2023), Jabeur, yang berusia 29 tahun, kini, telah mencapai tujuh perempat final Grand Slam dalam kariernya, meningkatkan catatan menang kalah menjadi 7-3 pada pertandingan babak 16 besar di Slam.
Baca juga : Haddad Maia Melaju ke Semifinal Prancis Terbuka Hadapi Swiatek
Di perempat final, Jabeur akan berhadapan dengan Gauff, unggulan ketiga dan juara bertahan AS Terbuka.
Gauff memimpin head-to-head mereka secara keseluruhan 4-2, 2-1 di lapangan tanah liat, dan 1-0 di Roland Garros atas Jabeur.
Petenis AS itu mengalahkan Jabeur 6-3 dan 6-1 di babak 16 besar Roland Garros 2021, ketika keduanya sama-sama berada di luar peringkat 20 besar.
Baca juga : Gauff Kesal Kalah Tujuh Kali Beruntun dari Swiatek
"Saya menyukai cara Coco bermain dan saya menyukai cara Coco berbicara secara umum. Menurut saya dia sangat dewasa untuk anak seusianya. Dia juga orang yang luar biasa," kata Jabeur.
"Ini pastinya akan menjadi pertandingan yang sulit. Dia adalah petarung yang hebat di lapangan. Saya harap saya bisa bermain bagus dan memainkan permainan saya karena saya tahu saya juga bisa mengganggunya. Tapi ini pasti akan menjadi pertarungan yang hebat antara kita," lanjutnya.
Jabeur telah membalikkan musimnya di ajang lapangan tanah liat Eropa. Dia memulai 2024 dengan kekalahan enam dari delapan pertandingan pertamanya, tetapi dia mencatatkan menang kalah 8-3 di tanah liat merah tahun ini, dengan penampilan perempat final di Madrid sebelum perjalanannya di Roland Garros.
Baca juga : Gauff Melaju ke Perempat Final Prancis Terbuka
"Ini jelas merupakan awal tahun yang sulit, tapi hal itu diperkirakan akan terjadi di lapangan yang keras," ujar Jabeur.
"Lutut saya sedikit bengkak. Saya melakukan banyak perawatan, banyak rehabilitasi."
"Saya pikir lapangan tanah liat jelas lebih cocok untuk saya dan membantu saya untuk bergerak lebih baik, namun saya pikir, Anda tahu, enam bulan tidak bermain dengan baik juga sangat membantu. Dalam pikiran saya, itu adalah dua tahun," pungkas petenis Tunisia itu. (Ant/Z-1)
Pertandingan krusial Piala Davis melawan timnas Togo ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Tenis Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, mulai Sabtu (7/2).
Bertanding di International Tennis Centre, Zayed Sports City, Jumat (6/2) waktu setempat, Janice/Eala dipaksa menyerah dua set langsung dengan skor 4-6 dan 2-6.
Janice Tjen dan Alexandra Eala mengalahkan duet Zhang Shuai/Cristina Bucsa dua set langsung 6-3 dan 6-3 di perempat final Abu Dhabi Terbuka.
Dua bintang besar jagat tenis, Alexander Zverev dan Carlos Alcaraz, dipastikan mundur dari kompetisi kategori ATP 500 yang akan berlangsung di Rotterdam, Belanda.
Aryna Sabalenka, secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari turnamen yang akan berlangsung di Doha pekan depan tersebut dengan alasan penyesuaian jadwal kompetisi.
Alex Eala dipaksa bermain rubber set oleh Aliaksandra Sasnovich melalui drama comeback yang emosional sebelum akhirnya menutup pertandingan dengan skor tipis 2-6, 6-4, dan 7-6(5).
Ons Jabeur memutuskan untuk rehat sejenak dari tenis pada Juli demi kesehatannya sendiri, mengatakan bahwa ia merasa tidak bahagia di lapangan "untuk beberapa waktu".
Petenis Tunisia, Ons Jabeur memutuskan rehat dari dunia tenis.
Ons Jabeur mengundurkan diri dari pertandingan putaran pertama Wimbledon kontra Viktoriya Tomova karena merasa kebugarannya tidak terlalu baik.
Jabeur mengalahkan unggulan ketujuh Jelena Ostapenko dalam dua set ketat, 7-6(4) dan 7-5.
Ons Jabeur kembali beraksi setelah pulih dari cedera bahu yang membuatnya absen selama empat bulan terakhir pada musim 2024.
Tempat Jabeur akan diisi oleh petenis Belgia Elise Mertens yang akan menghadapi Veronika Kudermetova di babak pembuka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved