Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
LEWIS Hamilton menegaskan bahwa kepergiannya dari Mercedes ke Ferarri bukan karena tidak lagi merasa bahagia di dalam tim. Hamilton memasuki tahun terakhirnya bersama tim yang telah memberikan enam dari tujuh gelar juara F1-nya sebelum ia pindah ke Ferrari musim depan
Sejak Grand Prix Abu Dhabi 2021 yang nahas saat rekor gelar kedelapan sepanjang masa lenyap, mobil Hamilton belum cukup kompetitif untuk bersaing dengan Red Bull. Saat ini, Max Verstappen semakin dekat dengan gelar keempat secara beruntun musim ini.
Hamilton mengatakan tentang keputusannya untuk keluar dari Mercedes merupakan suatu hal yang sangat emosional. Ia menegaskan, kepergiannya bukan karena sudah tak lagi bahagia di Mercedes.
Baca juga : Lewis Hamilton tidak Peduli dengan Pro Kontra Terkait Kepindahannya ke Ferrari
"Bagi saya, seluruh perjalanan ini sangat emosional. Hanya karena saya memiliki begitu banyak cinta untuk tim ini," kata Hamilton mengutip Crash.
"Saya tidak pergi karena saya tidak bahagia di sana. Saya tidak pergi karena masalah hubungan. Mereka telah bersama saya dalam suka dan duka. Jadi, ini jelas merupakan transisi yang aneh saat ini," imbuhnya.
Kepindahannya dari Mercedes ke Ferarri, lanjut dia, berdasarkan upayanya untuk kembali kompetitif di lintasan. Oleh karena itu, ia mengaku perlu ada suatu peningkatan.
Baca juga : Mercedes Mulai Awal yang Baru Pasca Keluarnya Hamilton
"Kami ada untuk menang. Dan ketika Anda tidak menang, perspektif Anda harus berubah. Dan saat itu tentang mengejar dan ini tentang peningkatan. Ini tentang bersatu," tuturnya.
"Tapi, tiga tahun? Saya sudah muak dengan semua ini! Mari kita kembali ke tempat yang seharusnya," imbuhnya.
Setelah seri F1 GP Miami yang sulit akhir pekan lalu bagi Hamilton, membuatnya menyadari bahwa itulah kecepatan mobil Mercedes saat ini. Ia finis di urutan ke enam di GP Miami.
Ia berada di urutan kesembilan dalam klasemen F1, tertinggal 111 poin dari pemimpin klasemen Verstappen.
Namun perubahan suasana di Ferrari pada 2025 dapat menghidupkan kembali harapannya untuk meraih gelar juara. Hamilton akan mengendarai mobil di usia 40-an tahun dengan mengenakan warna kebanggaan tim tersukses di F1. (Crash/Z-2)
Bos Nvidia, Jensen Huang, meluncurkan platform Alpamayo di CES 2026. Berkolaborasi dengan Mercedes-Benz, Nvidia siap hadirkan mobil tanpa pengemudi tahun ini.
Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengapresiasi langkah Mercedes-Benz Club Indonesia yang akan mendirikan koperasi.
PasarPolis Insurance Broker dan Dipo Angkasa Motor menawarkan layanan proteksi kendaraan dengan manfaat all-risk untuk pembelian tunai mobil baru Mercedes-Benz di Tanah Air.
The All-New Mercedes Benz G 500 Professional Line di Indonesia, sebuah SUV yang menggabungkan performa offroad terbaik dengan kenyamanan dan teknologi mutakhir.
Denza adalah gabungan teknologi canggih BYD dan warisan kemewahan Mercedes-Benz. Setelah restrukturisasi saham pada 2021 dan 2024, Denza kini 100% dimiliki BYD.
Secara teoritis truk Mercedes-Benz eActros 600 memungkinkan capaian jarak tempuh lebih dari 600 kilometer tanpa pengisian daya perantara.
Arthur Leclerc akan membawa mobil Ferrari SF-25 di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi menggantikan posisi Lewis Hamilton.
Charles Leclerc dan Lewis Hamilton kembali kesulitan di kualifikasi F1 GP Qatar, finis di luar posisi depan dan mengaku mobil Ferrari sulit dikendalikan.
Lewis Hamilton mengungkapkan bahwa kondisi pengereman sangat sulit dikendalikan dan menyebabkannya dalam kondisi yang sering kehilangan kendali di GP Las Vegas.
Charles Leclerc tampil begitu kesulitan sepanjang kualifikasi dan harus menempati posisi kesembilan. Sementara rekan setimnya Lewis Hamilton harus puas berada di posisi buncit.
Rumor mengenai masa depan Hamilton mulai mencuat setelah penampilan mengecewakan di GP Meksiko bulan lalu.
Semenjak didatangkan Ferrari, awal musim ini, Lewis Hamilton belum memenangkan satu pun balapan hingga seri ke-20 musim ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved