Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
ARYNA Sabalenka, pemain tenis peringkat dua dunia, menyatakan "terpukul" oleh kematian mantan kekasihnya, Konstantin Koltsov, dalam pernyataan pada Rabu. Dia mengungkapkan mereka tidak lagi bersama pada saat Koltsov meninggal.
"Duka Konstantin adalah tragedi yang tak terbayangkan, meskipun kami tidak lagi bersama, hatiku hancur. Mohon hormati privasi saya dan keluarga dia selama masa sulit ini," kata Sabalenka dalam pernyataan yang dirilis oleh agennya.
Koltsov meninggal pada Senin setelah dilaporkan melompat dari balkon sebuah kamar di sebuah resor di Miami dalam "dugaan bunuh diri". Dia adalah mantan pemain hoki es NHL dan pelatih berusia 42 tahun.
Baca juga : Aryna Sabalenka Tetap Bertanding di Miami Open Setelah Kematian Pacar
Hubungan antara Koltsov dan Sabalenka berlangsung selama lebih dari tiga tahun menurut laporan media.
Sabalenka, 25, merupakan pemenang Grand Slam dua kali, dijadwalkan untuk bermain di babak kedua Miami Open pada Jumat melawan Paula Badosa dari Spanyol.
Badosa adalah teman dekat Sabalenka dan mengatakan bahwa pertandingan tersebut akan menjadi "tidak nyaman".
Pemain di WTA telah menyatakan dukungan mereka untuk Sabalenka, yang pada hari Selasa terlihat berlatih di luar lapangan dan belum memberikan indikasi akan menarik diri dari turnamen.
Koltsov memiliki tiga anak dengan mantan istrinya, Julia, sebelum mereka bercerai pada 2020 sebelum Koltsov menjalin hubungan dengan Sabalenka. (AFP/Z-3)
Unpad masih menunggu hasil visum setelah seorang mayat pria ditemukan tewas gantung diri di dahan pohon di kawasan kampus Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Kamis (19/2)
Fenomena keinginan bunuh diri pada remaja tidak dipicu oleh penyebab tunggal, melainkan akumulasi dari berbagai faktor yang kompleks.
Sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi, korban sering meminta ibunya untuk melakukan pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) untuk memenuhi kebutuhan sekolah.
Kehadiran tim psikologi Polda NTT merupakan respons cepat dan terukur untuk memastikan keluarga korban mendapatkan penguatan mental yang memadai.
WHO menekankan mayoritas anak yang bunuh diri sebenarnya menunjukkan tanda peringatan sebelumnya, namun sering tidak terbaca atau diabaikan.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa ini.
Lingkungan harus memiliki kepekaan untuk membedakan kapan waktu untuk mendekat dan kapan harus memberi ruang bagi orang yang berduka.
Ada batasan-batasan komunikasi yang harus dipahami agar dukungan yang diberikan tidak berubah menjadi beban mental tambahan bagi yang berduka.
Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa ayahanda mendiang dokter Aulia telah menjalani perawatan di RSUP dr Cipto Mangunkusumo Jakarta, selama tiga hari.
Proses berduka setelah kehilangan orang yang dicintai mencakup beberapa tahapan, yang dimulai dari tahap tidak percaya.
Belakangan ini, beberapa perusahaan Tiongkok mengklaim telah menciptakan ribuan "manusia digital" hanya dari materi audiovisual almarhum yang berdurasi 30 detik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved