Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP Ferrari Charles Leclerc menilai timnya telah berada di jalur yang tepat untuk bersaing dengan tim Red Bull di ajang Formula 1 2024.
"Saya pikir, kami telah melakukan langkah-langkah ke arah yang benar," ungkap Leclerc kepada laman daring resmi Formula 1, Selasa (12/3).
"Kami perlahan memangkas kesenjangan dengan Red Bull," tambahnya.
Baca juga : Leclerc Nilai Ferrari Berpeluang Saingi Red Bull di GP Bahrain
Kepercayaan diri Leclerc itu muncul berdasarkan hasil positif yang dibukukan Ferrari di dua seri balapan pembuka musim ini.
Di balapan pembuka, GP Bahiran, Leclerc meraih posisi start kedua. Di balapan utama, Leclerc finis keempat di belakang rekan setimnya Carlos Sainz, yang finis ketiga.
Di balapan berikutnya, GP Arab Saudi, Leclerc kenbali finis kedua di babak kualifikasi sebelum naik podium di peringkat ketiga di balapan utama.
Baca juga : Charles Leclerc Jadi yang Tercepat di Hari Terakhir Uji Coba Pramusim Formula 1
Pembalap asal Monako itu kemudian menegaskan, selama 6 hingga 7 bulan terakhir, Ferrari menjadi salah satu tim dengan peningkatan paling signifikan dibandingkan musim lalu.
"Kesenjangan dengan Red Bull masih cukup besar. Namun, jika kami bekerja keras terus, saya yakin hanya masalah waktu kami bisa memberi tekanan terhadap Red Bull," tegas Leclerc.
Saat ini, Ferrari berada di peringkat dua klasemen konstruktor, tertinggal 38 poin dari Red Bull setelah dua balapan.
Adapun Leclerc menduduki peringkat ketiga klasemen pembalap dengan raihan 28 poin, di belakang duet pembalap Red Bull, Max Verstappen dan Sergio Perez. (Ant/Z-1)
Pembalap Ferrari Charles Leclerc optimistis bahwa peta persaingan akan semakin merata karena setiap tim Formula 1 memulai pengembangan dari titik nol.
Setelah gagal meraih satu pun kemenangan sepanjang musim 2025, Ferrari dituntut untuk tampil kompetitif sejak balapan pembuka musim depan.
Arthur Leclerc akan membawa mobil Ferrari SF-25 di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi menggantikan posisi Lewis Hamilton.
Charles Leclerc dan Lewis Hamilton kembali kesulitan di kualifikasi F1 GP Qatar, finis di luar posisi depan dan mengaku mobil Ferrari sulit dikendalikan.
Lewis Hamilton mengungkapkan bahwa kondisi pengereman sangat sulit dikendalikan dan menyebabkannya dalam kondisi yang sering kehilangan kendali di GP Las Vegas.
Charles Leclerc tampil begitu kesulitan sepanjang kualifikasi dan harus menempati posisi kesembilan. Sementara rekan setimnya Lewis Hamilton harus puas berada di posisi buncit.
Pembalap Ferrari Charles Leclerc optimistis bahwa peta persaingan akan semakin merata karena setiap tim Formula 1 memulai pengembangan dari titik nol.
Arthur Leclerc akan membawa mobil Ferrari SF-25 di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi menggantikan posisi Lewis Hamilton.
Charles Leclerc dan Lewis Hamilton kembali kesulitan di kualifikasi F1 GP Qatar, finis di luar posisi depan dan mengaku mobil Ferrari sulit dikendalikan.
Charles Leclerc tampil begitu kesulitan sepanjang kualifikasi dan harus menempati posisi kesembilan. Sementara rekan setimnya Lewis Hamilton harus puas berada di posisi buncit.
Max Verstappen dari Red Bull tetap tenang meski Virtual Safety Car di akhir lomba menggagalkan peluangnya merebut posisi kedua dari Leclerc.
Max Verstappen mengaku menghadapi akhir pekan yang berat di GP Meksiko 2025 setelah hanya mampu start dari posisi kelima.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved