Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres), Ricky Soebagdja mengaku sangat kecewa dengan hasil buruk yang diraih oleh sejumlah atlet di turnamen Prancis Terbuka 2024.
"Saya sangat kecewa dengan beberapa pemain karena dengan persiapan yang baik tapi penampilannya tidak maksimal. Semestinya ini tidak terjadi," kata Ricky dalam keterangannya (8/3).
Ricky memperhatikan bahwa kendala yang paling menonjol dari para atlet saat ini ialah minimnya daya juang. Padahal, aspek tersebut lah yang seharusnya dimiliki oleh seorang atlet.
Baca juga : Tersingkir dari Prancis Terbuka, Apri/Fadia Akui belum Temukan Konsistensi
Apalagi, lanjut dia, menurut laporan pelatih teknis menyebutkan bahwa para atlet yang turun di Perancis Terbuka telah memiliki peningkatan secara teknis.
"Jiwa tidak mau kalah, jatuh bangun di lapangan tidak diperlihatkan. Padahal itu yang kami harapkan karena secara persiapan sudah maksimal," tutur Ricky.
"Contoh dari ganda putra Leo/Daniel dan Bagas/Fikri, kemampuannya belum keluar semua, main juga belum capek, harusnya mereka bisa memberikan performa yang lebih baik," imbuhnya.
Baca juga : Apriyani Rahayu/Siti Fadia Ramadhanti Masih Sempurna Kontra Kim/Kong
Sebagai catatan, Ricky mendorong agar para atlet dan staf pelatih untuk segera menyelesaikan kekurangan-kekurangan mereka. Seperti, bagaimana cara para atlet supaya dapat keluar dari tekanan secepatnya.
Selain itu, bagaimana cara supaya para atlet dapat lebih fokus dalam mempersiapkan pertandingan tanpa diganggu oleh aspek di luar lapangan.
"Saya ingin keterbukaan jadi apa yang menjadi kurang bisa disampaikan ke tim pendukung untuk disupport baik ke atlet ataupun pelatih. Dengan waktu yang sempit menuju All England, saya harap semua bisa memperbaiki lagi penampilannya," pungkasnya.
Sebagai diketahui, Anthony Ginting disingkirkan wakil Singapura, Loh Kean Yew dengan kekalahan 16-21, 21-18, 16-21 di babak 16 besar. Pasangan Apriyani Rahayu/Siti Fadia dibekuk wakil Tiongkok, Li Wen Mei/Liu Xuan Xuan dengan skor akhir 12-21, 21-15, dan 14-21.
Selanjutnya, Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja dikalahkan pasangan Tiongkok, Zhen Bang Jiang/Ya Xin Wei 11-21, 13-21. Serta, Gregoria Mariska Tunjung takluk dari wakil Jepang Aya Ohori dua gim langsung dengan skor 17-21 dan 16-21. (Ndf/Z-7)
GANDA putri Indonesia Lanny Tri Mayasari/Apriyani Rahayu menegaskan akan memfokuskan evaluasi pada aspek nonteknis setelah langkah mereka terhenti di semifinal Indonesia Masters 2026.
GANDA putri Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum berhasil menyusul Apriyani Rahayu/Lanny Tria Mayasari ke semifinal BWF World Tour Super 500 Daihatsu Indonesia Masters 2026.
Apriyani/Lanny sukses mengamankan tiket perempat final Indonesia Masters usai mengalahkan wakil Hong Kong, Tsaing Hiu Yan/Yeung Piu Lam 21-17 dan 21-18.
Bertanding di hadapan publik Istora Senayan, Jakarta, Selasa (20/1), pasangan kombinasi baru ini menang dengan skor meyakinkan 21-14 dan 21-13.
Keputusan ini diambilPBSI lantaran performa kedua pasangan ganda putri tersebut dinilai stagnan dan tidak memenuhi target yang ditetapkan oleh tim pelatih.
Rachel/Febi memenangi duel sesama wakil Merah Putih melawan Apri/Fadia dengan skor 21-10 dan 21-19 di perempat final Australia Terbuka.
LANGKAH mantap diawali pasangan ganda putri Amalia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti pada babak pertama Indonesia Masters 2026.
Fadia sudah mengeluhkan kondisi tidak fit saat akan tampil pada perempat final Super 750 Jepang Terbuka 2025, pekan lalu.
PEBULU tangkis Siti Fadia Silva Ramadhanti fokus pada penguatan persiapan individu jelang Piala Sudirman 2025 yang akan berlangsung di Tiongkok pada 27 April-4 Mei.
PASANGAN ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti dan Rachel Allessya Rose/Meilysa Trias Puspitasari menang di babak 32 besar Orleans Masters 2025.
Menurut Siti Fadia Ramadhanti, bermain rangkap memberinya kesempatan untuk lebih memahami posisi-posisi yang harus diambil saat bertanding.
Di laga Indonesia Masters yang berlangsung selama 37 menit itu, Dejan/Fadia harus mengakui keunggulan Goh/Lai melalui dua gim langsung 16-21 dan 15-21.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved