Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres), Ricky Soebagdja mengaku sangat kecewa dengan hasil buruk yang diraih oleh sejumlah atlet di turnamen Prancis Terbuka 2024.
"Saya sangat kecewa dengan beberapa pemain karena dengan persiapan yang baik tapi penampilannya tidak maksimal. Semestinya ini tidak terjadi," kata Ricky dalam keterangannya (8/3).
Ricky memperhatikan bahwa kendala yang paling menonjol dari para atlet saat ini ialah minimnya daya juang. Padahal, aspek tersebut lah yang seharusnya dimiliki oleh seorang atlet.
Baca juga : Tersingkir dari Prancis Terbuka, Apri/Fadia Akui belum Temukan Konsistensi
Apalagi, lanjut dia, menurut laporan pelatih teknis menyebutkan bahwa para atlet yang turun di Perancis Terbuka telah memiliki peningkatan secara teknis.
"Jiwa tidak mau kalah, jatuh bangun di lapangan tidak diperlihatkan. Padahal itu yang kami harapkan karena secara persiapan sudah maksimal," tutur Ricky.
"Contoh dari ganda putra Leo/Daniel dan Bagas/Fikri, kemampuannya belum keluar semua, main juga belum capek, harusnya mereka bisa memberikan performa yang lebih baik," imbuhnya.
Baca juga : Apriyani Rahayu/Siti Fadia Ramadhanti Masih Sempurna Kontra Kim/Kong
Sebagai catatan, Ricky mendorong agar para atlet dan staf pelatih untuk segera menyelesaikan kekurangan-kekurangan mereka. Seperti, bagaimana cara para atlet supaya dapat keluar dari tekanan secepatnya.
Selain itu, bagaimana cara supaya para atlet dapat lebih fokus dalam mempersiapkan pertandingan tanpa diganggu oleh aspek di luar lapangan.
"Saya ingin keterbukaan jadi apa yang menjadi kurang bisa disampaikan ke tim pendukung untuk disupport baik ke atlet ataupun pelatih. Dengan waktu yang sempit menuju All England, saya harap semua bisa memperbaiki lagi penampilannya," pungkasnya.
Sebagai diketahui, Anthony Ginting disingkirkan wakil Singapura, Loh Kean Yew dengan kekalahan 16-21, 21-18, 16-21 di babak 16 besar. Pasangan Apriyani Rahayu/Siti Fadia dibekuk wakil Tiongkok, Li Wen Mei/Liu Xuan Xuan dengan skor akhir 12-21, 21-15, dan 14-21.
Selanjutnya, Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja dikalahkan pasangan Tiongkok, Zhen Bang Jiang/Ya Xin Wei 11-21, 13-21. Serta, Gregoria Mariska Tunjung takluk dari wakil Jepang Aya Ohori dua gim langsung dengan skor 17-21 dan 16-21. (Ndf/Z-7)
Keputusan ini diambilPBSI lantaran performa kedua pasangan ganda putri tersebut dinilai stagnan dan tidak memenuhi target yang ditetapkan oleh tim pelatih.
Rachel/Febi memenangi duel sesama wakil Merah Putih melawan Apri/Fadia dengan skor 21-10 dan 21-19 di perempat final Australia Terbuka.
Apriyani/Fadia memastikan tiket putaran kedua Kumamoto Masters setelah menang mudah 21-12 dan 21-18 atas ganda putri Jepang Sayaka Hirota/Haruna Konishi.
Apri/Fadia menang 21-11 dan 21-17 atas Isyana/Rinjani di laga final Indonesia Masters II di GOR PBSI Sumatra Utara, Medan, Minggu (26/10).
Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti dan Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine melaju ke babak semifinal Indonesia Masters II.
Apri/Fadia melangkah ke babak kedua Korea Terbuka setelah menghajar ganda Hong Kong Lui Lok Lok/Tsang Hiu Yan dua gim langsung 21-18 dan 21-6.
Fadia sudah mengeluhkan kondisi tidak fit saat akan tampil pada perempat final Super 750 Jepang Terbuka 2025, pekan lalu.
PEBULU tangkis Siti Fadia Silva Ramadhanti fokus pada penguatan persiapan individu jelang Piala Sudirman 2025 yang akan berlangsung di Tiongkok pada 27 April-4 Mei.
PASANGAN ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti dan Rachel Allessya Rose/Meilysa Trias Puspitasari menang di babak 32 besar Orleans Masters 2025.
Menurut Siti Fadia Ramadhanti, bermain rangkap memberinya kesempatan untuk lebih memahami posisi-posisi yang harus diambil saat bertanding.
Di laga Indonesia Masters yang berlangsung selama 37 menit itu, Dejan/Fadia harus mengakui keunggulan Goh/Lai melalui dua gim langsung 16-21 dan 15-21.
PASANGAN Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti terhenti di babak 16 besar India Terbuka 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved