Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
GANDA putri bulu tangkis Indonesia Apriyani Rahayu/Siti Fadia Ramadhanti mengakui mereka belum menemukan konsitensi saat tampil di Prancis Terbuka setelah harus absen lama karena Apri mengalami cedera betis sejak tahun lalu.
"Tidak mudah kembali ke performa terbaik usai absen panjang. Tapi, di sini, kami sudah menemukan irama permainan kami," klaim Fadia dalam keterangan resmi PBSI, Jumat (8/3).
Apri/Fadia tersingkir di babak 16 besar Prancis Terbuka usai kalah dari wakil Tiongkok Li Wen Mei/Liu Xuan Xuan.
Baca juga : Apriyani Rahayu/Siti Fadia Ramadhanti Masih Sempurna Kontra Kim/Kong
Ganda putri Indonesia itu menyerah 12-21, 21-15, dan 14-21 dalam tempo 64 menit.
Apri mengungkapkan hal penting yang mereka dapatkan dari laga melawan pasangan Tiongkok itu adalah adanya masalah konsistensi.
Di gim pertama, Apri/Fadia mengaku terbawa pola permainan lawan. Di gim kedua, pasangan peringkat sembilan dunia itu mengubah strategi permainan mereka dan memaksakan laga dilanjutkan ke gim ketiga.
Baca juga : Apri/Fadia Melaju ke Babak Semifinal Prancis Terbuka
"Di gim ketiga, kami kurang konsisten, tidak seperti di gim kedua. Kami kembali seperti di gim pertama. Ini kesalahan kami hari ini," aku Apri.
Meski begitu, Apri mengaku lega bisa berjuang maksimal setelah bermain kembali usai absen panjang.
"Hasil yang kami dapat memang belum yang terbaik namun saya senang karena bisa melepaskan trauma cedera yang saya alami," ujar Apri.
"Saya bersyukur di dua laga di sini, saya kembali menemukan irama permainan dan keberanian," tambah peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 itu. (Ant/Z-1)
Ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum menyerah dua gim langsung dari pasangan Jepang, Sumire Nakade/Miyu Takahashi, dengan skor 10-21 dan 20-22 di Orleans Masters.
Di semifinal Orleans Masters, Rachel/Febi akan berhadapan dengan pasangan Jepang Sumire Nakade/Miyu Takahashi.
Rachel/Febi yang menempati posisi unggulan kedelapan berhasil menundukkan wakil Taiwan, Chen Su Yu/Lee Yu-Hsuan, dengan skor akhir 14-21, 21-6, dan 21-13.
Rachel/Febi menyerah di tangan pasangan Tiongkok Bao Li Jing/Luo Xu Min di putaran pertama Swiss Terbuka dengan skor 9-21 dan 19-21.
Pasangan ganda putri Indonesia Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari berhasil melaju ke babak 16 besar All England 2026
PASANGAN ganda putri Indonesia, Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi, sukses melangkah ke babak kedua All England 2026.
Meski secara umum performanya meningkat, Indra menyoroti beberapa aspek krusial yang harus segera dibenahi Alwi Farhan.
Kepala Pelatih Tunggal Putri PP PBSI, Imam Tohari, menekankan pentingnya peningkatan kepercayaan diri dan kematangan permainan bagi Putri Kusuma Wardani (Putri KW).
Meski menunjukkan potensi besar, konsistensi Raymond Indra/Nikolaus Joaquin di level elite dinilai masih perlu dipoles melalui perbaikan komunikasi dan ketajaman analisis di lapangan.
Ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, terhenti di babak semifinal setelah takluk dari wakil Tiongkok, Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi dengan skor 19-21 dan 10-21.
Ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum menyerah dua gim langsung dari pasangan Jepang, Sumire Nakade/Miyu Takahashi, dengan skor 10-21 dan 20-22 di Orleans Masters.
Di semifinal Orleans Masters, Rachel/Febi akan berhadapan dengan pasangan Jepang Sumire Nakade/Miyu Takahashi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved