Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
GANDA putra bulu tangkis Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto menyebut kemenangan atas Ben Lane/Sean Vendy 21-16 dan 21-18 di putaran pertama atau babak 32 besar Prancis Terbuka, di Arena Porte de la Chapelle, Paris, Prancis, Rabu (6/3), terjadi karena mereka mengulangi strategi permainan melawan wakil Inggris itu ketika bertemu di Denmark Terbuka, Oktober tahun lalu.
Saat di Denmark Terbuka, Fajar/Rian keluar sebagai pemenang setelah diberi perlawanan sengit Lane/Vendy di babak semifinal dengan skor akhir 19-21, 21-19, dan 21-19.
Kemenangan di Prancis Terbuka ini membawa peringkat tujuh dunia itu menyamakan head to head dengan Lane/Vendy menjadi 3-3.
Baca juga : Laju Fajar/Rian Masih belum Terbendung
"Pola strateginya kurang lebih sama dibandingkan saat kami menang di Denmark terbuka tahun lalu. Tapi, hari ini, kami lebih menikmati pertandingan, tidak terlalu terburu-buru jadinya bisa mengontrol pertandingan," kata Rian seusai meraih kemenangan di putaran pertama Prancis Terbuka itu, dikutip dari keterangan resmi PBSI, Rabu (6/3).
Sementara itu, Fajar menambahkan kemenangan melawan Lane/Vendy adalah karena dirinya dan Rian berusaha bermain lebih baik.
"Hari ini yang terpenting adalah tetap fokus di setiap poinnya. Kami coba bermain lebih baik dan lebih baik saja," kata Fajar.
Dalam kesempatan yang sama, Fajar juga memberikan komentarnya tentang insiden pembongkaran lapangan tempatnya berlaga, karena menurutnya saat itu ada sebuah batu kecil yang membuat lapangan menjadi tidak rata.
"Ada batu di bawah karpet membuat lapangan tidak rata. walau kecil tapi tetap membahayakan jadi kami berdiskusi dengan perangkat pertandingan dan juga Lane/Vendy untuk dibongkar," pungkas Fajar. (Ant/Z-1)
Tiwi/Fadia melaju ke semifinal Jerman Terbuka setelah sukses menundukkan wakil Hong Kong, Lui Lok Lok/Tsang Hiu Yan, dengan skor meyakinkan 21-15 dan 21-14
Berpasangan dengan wakil Singapura, Hee Yong Kai Terry, Gloria Emanuelle Widjaja bertekad menuntaskan ambisinya untuk naik ke podium tertinggi setelah dua kali harus puas jadi runner-up.
Apriyani/Lanny harus mengakui keunggulan wakil Jepang, Kaho Osawa/Mai Tanabe di babak 16 besar Jerman Terbuka.
Turnamen bulu tangkis tertua di dunia, All England 2026, akan menjadi panggung pembuktian bagi pebulu tangkis tunggal putra muda Indonesia, Alwi Farhan.
Di laga Jerman Terbuka, Tiwi/Fadia menundukkan wakil Denmark, Kathrine Vang/Mette Werge, dengan skor meyakinkan 21-8 dan 21-14.
Turnamen ini diikuti 518 atlet dari 28 klub, yang terdiri atas 25 klub mitra.
Bagi Muhammad Rian Ardianto, BATC 2026 merupakan momentum penting untuk memperkuat kemitraannya dengan Rahmat Hidayat dalam format turnamen beregu.
Leo Rolly Carnando tidak dapat menyembunyikan rasa emosionalnya sesaat setelah poin terakhir diraih.
Di babak perempat final Indonesia Masters, Raymond/Joaquin akan berhadapan dengan sesama ganda putra Indonesia, Fajar/Fikri.
Indonesia terakhir kali mencicipi gelar juara sektor ganda putra di Indonesia Masters pada edisi 2023, melalui pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Di India Terbuka, Sabar/Reza harus mengakui keunggulan wakil Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi. Pasangan Indonesia menyerah dua gim langsung dengan skor 15-21 dan 13-21.
Menatap laga semifinal, Fikri menyadari tantangan tidak akan mudah. Mereka akan menghadapi Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved