Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
LANGKAH ganda campuran bulu tangkis Indonesia Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati harus terhenti di putaran pertama Prancis Terbuka 2024 setelah kalah dari unggulan kedua Yuta Watanabe/Arisa Higashino.
Bertanding di Arena Porte De La Chapelle, Paris, Prancis, Rabu (6/3), Rehan/Lisa takluk di tangan wakil Jepang itu dengan skor 21-14, 15-21, dan 14-21, meski telah memberikan perlawanan maksimal.
"Kami sudah berusaha semampu kami, sudah memberikan yang maksimal tapi memang harus kami akui kami kalah dari lawan. Setelah ini tetap fokus kami adalah turnamen di depan, kami tidak mau berfikir terlalu jauh dulu," kata Lisa dalam keterangan resmi dari PP PBSI, Rabu (6/3).
Baca juga : Lolos ke 16 Besar, Rehan/Lisa Jaga Konsentrasi
Rehan/Lisa tampil dominan di gim pertama. Strategi yang mereka terapkan berjalan lancar hingga mampu mencuri gim pertama. Namun, pola permainan mereka tampaknya terbaca Watanabe/Higashino di gim kedua.
Sempat tertinggal di gim kedua, Rehan/Lisa mampu mengejar angka hingga menyamakan kedudukan. Tetapi, Watanabe/Higashino mampu menghadang perlawanan ganda Indonesia untuk memaksakan pertandingan menuju gim penentu.
Di gim ketiga, Rehan/Lisa tertinggal terlampau jauh hingga harus mengakui permainan unggulan kedua asal Jepang tersebut yang akhirnya mengemas kemenangan.
Baca juga : Rehan/Lisa Melaju ke Semifinal Jerman Terbuka 2024
"Di gim pertama, kami langsung menerapkan pola yang sudah kami siapkan. Bermain cepat dan menekan, itu membuat lawan cukup kaget. Di gim kedua dan ketiga mereka sudah bisa membaca pola tersebut dan kami balik tertekan. Terburu-buru dan akhirnya banyak melakukan kesalahan sendiri," ujar Rehan.
"Kami belajar bagaimana lawan bisa keluar dari tekanan seperti tadi. Bagaimana mereka yang tidak enak bermain di awal-awal bisa membalikkan keadaan," lanjutnya.
Sebelum bertanding di Prancis Terbuja 2024, Rehan/Lisa berhasil mengamankan tempat di semifinal Jerman Terbuka 2024, akhir pekan lalu. Sayangnya, mereka juga harus kandas di empat besar setelah kalah dari unggulan kedua asal Korea Selatan Kim Won Ho/Jeong Na Eun. (Ant/Z-1)
Di babak kualifikasi Indonesia Masters 2026, Anthony Sinisuka Ginting mengalahkan tunggal Tailand Kantaphon Wangcharoen 21-12 dan 21-7.
Indonesia terakhir kali mencicipi gelar juara sektor ganda putra di Indonesia Masters pada edisi 2023, melalui pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Pada babak 32 besar, Fajar/Fikri mengandaskan perlawanan ganda Taiwan Chen Zhi Ray/Lin Yu Chieh lewat dua gim langsung 21-16, 21-10.
Dukungan masif dari suporter di Istora diakui menjadi suntikan energi tambahan bagi Fikri. Baginya, atmosfer legendaris arena ini memberikan dampak positif yang luar biasa.
Anthony Sinisuka Ginting memastikan langkah ke babak utama Indonesia Masters 2026 usai menaklukkan wakil Thailand, Kantaphon Wangcharoen, dua gim langsung.
Bagi para penggemar yang ingin menyaksikan perjuangan awal para atlet di Indonesia Masters 2026, tiket dibanderol dengan harga yang cukup terjangkau.
Setelah Malaysia Terbuka, penglihatan mata kanan Faza buram dan kabur.
Langkah pasangan ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, terhenti prematur di ajang Malaysia Open 2026.
Bagi Marwan/Aisyah, Malaysia Terbuka bukan sekadar turnamen pembuka musim, melainkan panggung elite pertama mereka sejak dipasangkan lebih dari setahun lalu.
Jafar/Felisha dijadwalkan menantang unggulan keempat asal Malaysia, Chen Tang Jie/Toh Ee Wei di putaran pertama Malaysia Terbuka.
Ganda campuran Indonesia tersebut mengalahkan Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie dua gim langsung 21-17, 21-17.
Jafar/Felisha harus mengakui keunggulan unggulan ketiga asal Malaysia itu melalui pertarungan tiga gim dengan skor 21-17, 14-21, 15-21.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved