Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
MVP all star Damian Lillard dari Milwaukee Bucks mencetak 39 poin dan wilayah timur mengalahkan wilayah barat 211-186 pada hari Minggu (18/2).
Para pemenang mengumpulkan poin terbanyak dalam 73 tahun sejarah permainan. Rekor sebelumnya: 196 oleh Barat pada tahun 2016.
"Kami bersenang-senang," kata kapten tim Timur Giannis Antetokounmpo dari Bucks.
Baca juga : Bintang NBA Bersaing dalam NBA All-Star Game
Itu adalah sebuah rekor dengan total poin 397, memecahkan rekor 374 yang dicetak pada tahun 2017. Sementara Tim Timur melakukan 42 lemparan 3 angka untuk memecahkan rekor 35 lemparan 3 angka yang dicetak oleh Tim LeBron pada tahun 2019.
Kedua tim berhasil mengumpulkan 193 poin di babak pertama untuk memecahkan rekor babak pertama 191 poin yang dibuat tahun lalu, dan Tim Timur menyamai rekor babak pertama dengan mencetak 104 poin saat jeda.
Jaylen Brown dari Boston Celtics mencetak 36 poin dan Tyrese Haliburton dari tim tuan rumah Indiana Pacers mencetak 32 poin untuk tim Timur, sementara Antetokounmpo mencetak 23 poin dan Jayson Tatum mencetak 20 poin.
Baca juga : NBA All-Star 2024 Digelar 18 Februari, Cek Daftar Lengkap Pemainnya di Sini
Di Tim Barat, Karl-Anthony Towns dari Minnesota Timberwolves mencetak 50 poin hanya dalam waktu 28 menit. Shai Gilgeous-Alexander dari Oklahoma City Thunder mencetak 31 poin untuk Wilayah Barat.
"Tembakan-tembakan dari Timur sangat luar biasa. Sulit untuk bermain bertahan ketika seseorang melakukan tembakan dari jarak 30 atau 40 kaki di atas Anda," kata pemain depan Barat, Kevin Durant.
Wilayah Barat juga mencetak banyak poin dengan 186, terbanyak keempat dari tim manapun dalam sejarah All-Star dan yang terbanyak dalam sebuah kekalahan.
Baca juga : Damian Lillard Unjuk Gigi Torehkan Poin Tertinggi
Adapun rekor-rekor lainnya, Tim Timur mencoba 97 lemparan 3 angka; rekor sebelumnya adalah 90 lemparan oleh Tim LeBron pada tahun 2019. Kedua tim menggabungkan 66 lemparan 3 angka dan 168 percobaan 3 angka (rekor sebelumnya adalah 62 dan 167 pada tahun 2019).
Pemain yang baru pertama kali tampil sebagai starter All-Star ini pulang dengan menyapu bersih akhir pekan All-Star yang langka.
Lillard mendapatkan penghargaan MVP dengan mencetak 39 poin, membuat 11 lemparan tiga angka dan menyelesaikannya dengan enam assist, tiga rebound dan satu steal. Dia adalah pemain pertama sejak Michael Jordan pada tahun 1988 yang meraih dua gelar dalam dua malam berturut-turut.
Baca juga : Lillard Cetak 45 Poin, Bucks Seruduk Pistons
"Saya hanya tahu bahwa Anda harus terus menembakkan bola dan saya pikir dalam pertandingan seperti ini, itu akan sangat longgar dan Anda akan mendapatkan kesempatan," kata Lillard.
"Saya hanya mengatakan pada diri saya sendiri bahwa saya akan tampil agresif dan saya akan terus menembak. Saya melihat beberapa tembakan masuk dan setelah itu saya seperti mengejarnya," imbuhnya. (AP/Ndf)
Baca juga : Menangkan Bucks, Damian Lillard: Itu Tembakan Terbaik Saya
Pernyataan ini muncul setelah Stephen Curry terpaksa absen pada edisi All-Star 2026 yang baru saja usai digelar di Intuit Dome, Inglewood, California.
Tim USA Stars menjuarai NBA All-Star Game 2026 setelah mengalahkan USA Stripes 47-21 pada laga final, di Intuit Dome, Inglewood, California, Senin (16/2/2026) WIB.
Dalam format baru NBA All Star, kompetisi dibagi menjadi tiga tim: USA Stars, USA Stripes, dan Team World.
Kemenangan Team Knicks ini menandai kembalinya ajang Shooting Stars yang sempat absen selama satu dekade dari kalender NBA All-Star.
Kemenangan ini terasa emosional sekaligus heroik. Damian Lillard diketahui tidak bermain sepanjang musim ini menyusul cedera robek tendon achilles yang dideritanya pada April lalu.
Sempat menghabiskan waktu di G League sebelum dipanggil kembali oleh Miami Heat, Keshad Johnson membuktikan bahwa kualitasnya layak bersanding dengan bintang-bintang muda lainnya.
Kemenangan ini terasa emosional sekaligus heroik. Damian Lillard diketahui tidak bermain sepanjang musim ini menyusul cedera robek tendon achilles yang dideritanya pada April lalu.
Jika berhasil menang di Intuit Dome, Damian Lillard akan menyamai rekor legendaris tiga gelar juara yang saat ini hanya dipegang Larry Bird dan Craig Hodges.
Damian Lillard bisa menjadi GM mantan kampusnya karena masih dalam proses pemulihan cedera tendon achilles kiri, sehingga membuatnya harus menepi selama musim 2025-2026.
Damian Lillard, sebelumnya, bermain 11 musim untuk Portland Trail Blazers, sebelum pindah ke Milwaukee Bucks pada 2023.
Sebelum pindah dari Portland Trail Blazers ke Milwaukee Bucks pada 2 tahun lalu, dia telah menghabiskan 11 musim bersama klub itu sejak dipilih sebagai urutan ke-6 NBA Draft 2012.
Damian Lillard dilepas Milwaukee Bucks dengan status waiver, yang memungkinkan tim NBA lain untuk mengambil alih kontraknya dalam kurun 48 jam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved