Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
COCO Gauff mengalahkan Elina Svitolina dalam final tiga set yang melelahkan, Minggu (7/1), untuk mempertahankan gelar Auckland Classic dalam pemanasan yang ideal untuk Australian Terbuka 2023.
Petenis peringkat tiga dunia dan unggulan teratas asal Amerika Serikat itu menunjukkan kegigihannya dengan bangkit untuk menang 6-7(4/7), 6-3, dan 6-3 melawan unggulan kedua asal Ukraina, yang penampilannya diragukan setelah tertatih-tatih di semifinal pada malam sebelum final.
Namun, Svitolina sepenuhnya menguji juara Amerika Serikat Terbuka itu untuk pertama kalinya dengan kehilangan set pertama di turnamen tersebut.
Baca juga: Gauff Raih Kemenangan Dominan di Auckland
"Ini pertama kalinya harus mempertahankan gelar, jadi saya sangat senang bisa melakukannya hari ini," kata Gauff seperti dilansir dari Antara.
Gauff yang berusia 19 tahun terlibat dalam pertarungan baseline yang sengit melawan petenis peringkat 25 dunia yang tidak menunjukkan tanda-tanda cedera punggung dan pergelangan kaki yang dia alami saat mengklaim kemenangan tiga set di semifinal atas petenis China Wang Xiyu.
Svitolina baru kembali ke tur pada April tahun lalu setelah melahirkan.
"Saya ingin mengucapkan selamat kepada Elina atas pekan yang luar biasa ini," ujar Gauff menjelang perjalanan ke Melbourne untuk grand slam pertama tahun ini yang dimulai tujuh hari lagi.
"Apa yang Anda lakukan, menjadi seorang ibu dan kembali begitu cepat dan berada pada level setinggi itu cukup menginspirasi. Mudah-mudahan, tidak dalam waktu dekat, saya bisa melakukannya seperti yang sudah Anda lakukan."
Svitolina, tiga kali semifinalis grand slam, melakukan perlawanan sebelum memenangi tiebreak.
Baca juga: Raducanu Menang di Laga Pertama Usai Absen Delapan Bulan
Gauff mulai menemukan ritmenya saat ia menyamakan kedudukan pada set kedua. Seiring dengan itu, kepercayaan dirinya semakin meningkat dan jumlah unforced error yang dia lakukan berkurang.
Gauff menyelesaikan pertandingan dengan mengambil satu-satunya break pada set ketiga dan meraih gelar WTA kedelapan dalam waktu dua jam 35 menit.
"Merupakan pengalaman yang luar biasa bisa bermain untuk pertama kalinya di sini," kata Svitolina.
"Tentu saja kekalahan yang berat hari ini, tapi saya berharap juga bisa kembali tahun depan," ucapnya. (Z-6)
VENUS Williams harus mengakhiri langkahnya di babak pertama Auckland Classic setelah kalah tiga set dari petenis Polandia, Magda Linette, Selasa (6/1), menuju Australia Terbuka.
UPAYA Naomi Osaka untuk meraih gelar pertama dalam empat tahun terakhir berakhir dengan kekecewaan.
Di babak perempat final Auckland Classic, Coco Gauff akan berhadapan dengan Varvara Gracheva.
Coco Gauff selanjutnya akan menghadapi unggulan kedelapan Varvara Gracheva, peringkat 42 dunia.
Emma Raducanu mengalahkan petenis kualifikasi Elena-Gabriela Ruse 6-3, 4-6, dan 7-5 dalam tempo 2 jam 27 menit.
LANGKAH ambisius Carlos Alcaraz untuk melengkapi koleksi gelar Career Grand Slam dimulai dengan hasil positif di Melbourne Park di Australian Open 2026
UNGGULAN Utama Aryna Sabalenka mengawali kampanye perburuan gelar Australia Terbuka 2026 dengan hasil positif.
Tampil solid di lapangan keras ASB Classic, Jakub Mensik menundukkan unggulan asal Argentina Sebastian Baez melalui kemenangan dua set langsung, 6-3 dan 7-6 (7).
PETENIS asal Indonesia Janice Tjen bersama pasangannya asal Polandia Katarzyna Piter sukses ke babak final Hobart International 2026 mengalahkan unggulan ketiga ajang WTA 250
Carlos Alcaraz dan Aryna Sabalenka ditetapkan sebagai unggulan teratas, memimpin undian tunggal putra dan putri dalam turnamen yang akan berlangsung di Melbourne Park tersebut.
Fokus studi Casper Ruud tertuju pada nama-nama seperti petenis 19 tahun asal Brasil, Joao Fonseca, dan talenta Rep Ceko, Jakub Mensik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved