Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
GANDA putra bulu tangkis Indonesia Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri akan mengevaluasi hal-hal yang menjadi faktor kekalahan mereka dari wakil Tiongkok Liu Yu Chen/Ou Xuan Yi di babak pertama Tiongkok Masters 2023, Rabu (22/11).
Bagas/Fikri harus mengakui keunggulan pasangan tuan rumah lewat dua gim langsung 18-21 dan 17-21 pada laga yang berlangsung di Shenzhen tersebut.
"Apa yang kita harapkan tidak bisa terwujud. Permainan kami di gim pertama sudah didahului lawan terus. Fikri sudah mencoba, tetapi permainan depan kami selalu didahului lawan," kata Bagas dalam keterangan PP PBSI.
Baca juga: Ginting Mengaku Lolos ke 16 Besar Tiongkok Masters karena Ubah Strategi
Selain itu, Bagas juga mengakui permainannya di sebelah kanan juga tidak banyak menghasilkan poin karena sudah diantisipasi Liu/Ou.
"Di gim pertama, kami bisa mengejar karena lawan sebenarnya juga membuat kesalahan. Sementara kami yang saat mengejar, di poin-poin akhir malah juga membuat kesalahan sendiri. Ke depan, kesalahan sendiri inilah yang harus diperbaiki," ujar Bagas.
Sependapat, Fikri menilai mereka banyak memetik pelajaran penting dari pertandingan hari ini.
Baca juga: Hendra/Ahsan Lolos Putaran Pertama Tiongkok Master 2023
"Semoga ke depannya harus belajar lagi agar kami bisa tampil lebih baik lagi. Harus diakui, lawan juga begitu kuat dan punya power besar. Juga mainnya lebih rapi. Sementara kami masih banyak error," kata Fikri.
"Tadi, di gim pertama, sebenarnya sudah bisa mengejar. Tetapi setelah itu momennya lepas lagi. Gim kedua pun hampir sama. Bisa mengejar pelan-pelan, tetapi poinnya sudah terlalu jauh," tambahnya. (Ant/Z-1)
Tiwi/Fadia melaju ke semifinal Jerman Terbuka setelah sukses menundukkan wakil Hong Kong, Lui Lok Lok/Tsang Hiu Yan, dengan skor meyakinkan 21-15 dan 21-14
Berpasangan dengan wakil Singapura, Hee Yong Kai Terry, Gloria Emanuelle Widjaja bertekad menuntaskan ambisinya untuk naik ke podium tertinggi setelah dua kali harus puas jadi runner-up.
Apriyani/Lanny harus mengakui keunggulan wakil Jepang, Kaho Osawa/Mai Tanabe di babak 16 besar Jerman Terbuka.
Turnamen bulu tangkis tertua di dunia, All England 2026, akan menjadi panggung pembuktian bagi pebulu tangkis tunggal putra muda Indonesia, Alwi Farhan.
Di laga Jerman Terbuka, Tiwi/Fadia menundukkan wakil Denmark, Kathrine Vang/Mette Werge, dengan skor meyakinkan 21-8 dan 21-14.
Turnamen ini diikuti 518 atlet dari 28 klub, yang terdiri atas 25 klub mitra.
Daniil Medvedev harus berjuang keras melawan Learner Tien, pulih dari kram di akhir set kedua untuk mengalahkan petenis muda asal Amerika Serikat (AS) itu 7-6 (6), 6-7 (1), dan 6-4.
Fajar/Fikri harus mengakui ketangguhan pasangan Korea Selatan (Korsel) Kim Won Ho/Seo Seung Jae dua gim langsung 13-21 dan 17-21 di laga empat besar Tiongkok Masters.
Fajar/Fikri menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang lebih dulu memastikan tempat di babak empat besar.
Jonatan, yang turun sebagai unggulan kelima, harus mengakui keunggulan wakil Taiwan, Lin Chun-Yi.
Fajar/Fikri menyingkirkan ganda tuan rumah, Liang Wei Keng/Wang Chang.
Dalam tiga pertemuan terakhir, Jafar/Felisha selalu keok menghadapi ketangguhan pasangan Malaysia Chen Tang Jie/Toh Ee Wei.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved