Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
NOVAK Djokovic memenangi gelar Paris Masters untuk ketujuh kalinya setelah menaklukkan Grigor Dimitrov dengan skor 6-4 dan 6-3 di laga final yang dimainkan di AccorHotels Arena, Paris, Minggu (5/11).
Kemenangan itu sekaligus memastikan Djokovic sebagai petenis peringkat satu dunia untuk keempat kalinya.
Djokovic, yang saat ini berusia 36 tahun, juga melampaui rekor miliknya sendiri sebelumnya yang diukir dua tahun silam, sebagai juara tertua di turnamen itu.
Baca juga: Djokovic Singkirkan Rublev dari Paris Masters
Petenis Serbia itu meraih gelar keenamnya musim ini untuk menyamai torehan Carlos Alcaraz. Sebelumnya, ia juga merupakan juara turnamen level Masters di Cincinanati, serta menjadi juara Amerika Serikat (AS) Terbuka untuk membuatnya telah mengoleksi 24 gelar Grand Slam.
AFP/Dimitar DILKOFF--Petenis Bulgaria Grigor Dimitrov
Djokovic akan unggul 1.490 poin atas Alcaraz dalam daftar peringkat ATP menjelang turnamen penutup musim ATP Finals di Turin, Italia, akhir bulan ini.
Dimitrov mengejar gelar pertamanya di Paris sejak memenangi ATP Finals pada 2017, namun ia justru menelan kekalahan beruntun kesepuluh dari Djokovic.
Baca juga: Menang di Paris Masters, Djokovic Makin Mantap di Peringkat Satu Dunia
Kedua petenis itu berduel dengan mengandalkan serve-serve keras mereka, sampai Djokovic memberi hantaman pertama pada kedudukan 3-3 di set pembukaan. Saat itu, pukulan forehand Dimitrov melaju keluar arena pertandingan.
Dimitrov mampu melakukan serve keras yang merepotkan Djokovic, namun petenis Bulgaria itu melepaskan pukulan backhand yang mengenai net untuk membuat servenya dipatahkan.
Djokovic meneruskannya dengan permainan taktis dan memenangi set itu pada game kesepuluh di set point keduanya, setelah Dimitrov gagal menyamakan pada kedudukan deuce sebelum pukulan backhandnya melebar.
Permainan di set kedua merupakan pertarungan serve sebelum Djokovic kembali memperlihatkan konsistensinya. Serve Dimitrov kemudian dipatahkan ketika backhandnya tidak tepat sasaran.
Djokovic memperlebar jarak dengan permainan rutinnya, dan saat Dimitrov mampu menyelamatkan break point pada kedudukan 2-4, seolah itu hanya menunda kekalahannya saja.
Dimitrov berusaha sekuatnya untuk memberi perlawanan pada kedudukan 30-30 saat Djokovic melakukan serve di gim kedelapan. Tetapi kegigihannya terpatahkan saat Djokovic kembali mematahkan servenya dan mengunci kemenangan sekaligus gelar ke-97 sepanjang kariernya. (Ant/Z-1)
Jannik Sinner menjadi juara Paris Masters untuk pertama kalinya setelah menaklukkan Felix Auger-Aliassime dua set langsung 6-4 dan 7-6 (4), Minggu (2/11) waktu setempat.
Petenis Italia Jannik Sinner terus menunjukkan performa gemilang di turnamen Paris Masters 2025
Alex de Minaur memastikan tempat di Nitto ATP Finals 2025 setelah mencapai perempat final Rolex Paris Masters.
Ben Shelton memastikan tempat di Nitto ATP Finals 2025 setelah mencapai perempat final Rolex Paris Masters.
Cameron Norrie gagal melanjutkan performa gemilangnya di Paris Masters setelah kalah dari Valentin Vacherot dua set langsung.
Sinner berpeluang kembali jadi petenis terbaik dunia jika juara di Paris Masters.
“Senang bisa kembali lagi, ini jelas lapangan favorit saya,”
Novak Djokovic, awalnya, memproyeksikan Adelaide International sebagai ajang pemanasan utama sebelum bertarung di Australia Terbuka.
“Saya tidak pernah meremehkan lawan-lawan saya. Saya punya banyak hal untuk dipertaruhkan dan dia tidak, jadi saya harus berhati hati,”
NOVAK Djokovic menandai kembalinya ke lapangan setelah tiga pekan absen dengan kemenangan meyakinkan atas Alejandro Tabilo pada babak 16 besar turnamen ATP Athena, Selasa (4/11)
Novak Djokovic dipastikan lolos ke ATP Finals 2025 ketika undian untuk turnamen ATP 500 di Basel dan Wina dirilis, dikutip dari ATP, Minggu (19/10).
Novak Djokovic masih mengejar satu gelar lagi untuk menggeser petenis Australia Margaret Court dalam perebutan gelar tunggal Grand Slam terbanyak dalam sejarah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved