Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP Red Bull KTM Brad Binder memastikan akan berani untuk mengambil risiko demi bangkit dan menaklukkan GP Indonesia yang bergulir di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Minggu (15/10).
Binder mengalami hari Sabtu (14/10) yang cukup berat. Setelah mengamankan posisi kelima pada starting grid, ia malah terlibat kontak yang cukup besar dengan Aleix Espargaro (Aprilia Racing) pada sesi Sprint. Hal itu membuatnya tertinggal jauh dan menyelesaikan sesi tersebut di P19.
"Jika ingin menyalip, maka pembalap harus mengambil sedikit risiko. Saya merasa baik saat berkendara, ban keras yang saya pilih pun bekerja dengan baik. Catatan waktu saya setelah kecelakaan juga cukup bagus, jadi kami optimistis untuk balapan utama mendatang," kata Binder seperti dilansir dari Antara.
Baca juga: Martin Berharap Pertahankan Tren Positif di Mandalika
Sementara rekan satu timnya, Jack Miller, pada balapan utama hari ini akan memulainya dari P10. Memulai balapan dari posisi 10 besar pun ia nilai cukup menantang, menyusul Sprint yang hanya ia selesaikan di peringkat sembilan.
"Saya berhasil bertahan dan memperbaiki posisi dengan beberapa lap yang baik. Saya senang dengan kecepatan saya tetapi jelas kami ingin lebih baik dari posisi kesembilan ini. Kami memiliki fondasi yang baik untuk balapan mendatang," ujar Miller.
Baca juga: Jokowi tidak Jadi Nonton Moto-GP di Mandalika
Sementara itu, Manajer Red Bull KTM Francesco Guidotti mengatakan pihaknya masih optimistis dengan kedua pembalapnya yang potensial untuk mengumpulkan lebih banyak poin di Moto-GP musim ini.
Terlepas dari keduanya yang mengalami Sabtu yang menantang, ia menilai baik Binder dan Miller mencatatkan performa yang positif di sesi kualifikasi maupun Sprint. (Z-6)
Binder memasuki musim keenamnya di MotoGP dan Acosta menjalani tahun kedua di ajang tersebut.
Binder hanya terpaut 1,329 detik dari juara GP Qatar 2024, Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) pada balapan yang digelar di Sirkuit Internasional Lusail tersebut.
Kepercayaan diri itu Binder dapatkan setelah membukukan catatan yang baik di dua uji coba pramusim MotoGP 2024 di Malaysia dan Qatar.
Pembalap anyar Gresini Racing, Marc Marquez, mengungkap sejumlah nama yang ia nilai bakal menjadi pesaing terberatnya pada Moto GP musim 2024.
Guidotti mengatakan tim masih memiliki beberapa area untuk ditingkatkan di musim mendatang, bersama dengan motor RC16 terbaru, yang akan menjadi tunggangan Brad Binder dan Jack Miller.
Musim lalu, Brad Binder membukukan lima podium grand prix dan dua kemenangan sprint, serta Jack Miller yang meraih satu podium grand prix.
Toprak Razgatlioglu, bintang balap asal Turki yang baru saja menyandang gelar Juara Dunia WSBK 2025, resmi memperkenalkan diri sebagai penggawa anyar tim Prima Pramac Yamaha.
Franco Morbidelli mencatat bahwa meskipun musim lalu memberikan banyak pelajaran positif, terutama di paruh pertama, masih ada celah besar yang harus ditutupi oleh tim teknis.
Desain livery Ducati Desmosedici GP untuk musim ini dikerjakan oleh Aldo Drudi dari Drudi Performance.
Marquez menilai musim 2026 akan menjadi periode yang sangat menarik bagi para penggemar balap motor kasta tertinggi ini.
Kini, Marc Marquez hanya terpaut satu gelar dari pemegang rekor sepanjang masa, Giacomo Agostini, yang mengoleksi delapan gelar juara dunia kelas utama.
Saat ini, kalender balap MotoGP dinilai masih sangat didominasi oleh pasar Eropa, dengan 14 dari 22 seri balapan masih dilangsungkan di Benua Biru tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved