Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
FRANCESCO Bagnaia menjadi yang tercepat di babak kualifikasi MotoGP Austria, Sabtu (19/8) untuk merebut posisi start terdepan (pole position) dalam lomba yang akan berlangsung Minggu (20/8). Ini menjadi pole position kelima Bagnaia musim balap tahun ini atau yang ke 16 sepanjang kariernya di MotoGP.
Pada kualifikasi, pembalap tim Lenovo Ducati tersebut membukukan waktu 1 menit 28,539 detik untuk melahap satu lap Sirkuit Spielberg Red Bull Ring. Catatan waktu Bagnaia lebih cepat 0,037 detik dari pembalap Aprilia, Maverik Vinales dan 0,114 detik Brad Binder (KTM) yang akan start dari posisi dua dan tiga. Sedangkan barisan kedua start akan diisi Jack Miller (KTM), Alex Marquez (Gresini), serta Luca Marini (Mooney VR46).
Menempati posisi start terdepan membuka peluang Bagnaia untuk merebut podium utama sekaligus memantapkan posisi di puncak klasemen sementara. Dengan poin 2014, pembalap Italia itu kukuh di posisi teratas dengan keunggulan 41 poin atas pembalap Pramac Ducati, Jorge Martin yang berada di posisi dua.
Di sisi lain, Marco Bezzecchi yang mencetak rekor baru di Sirkuit Spielberg Red Bull Ring pada sesi latihan Jumat (18/8), gagal mempertahankan penampilan di babak kualifikasi. Pembalap Mooney VR46 Racing Team tersebut hanya menjadi yang tercepat ketujuh dan akan start dari barisan ketiga. (AFP/R-2)
Masalah utama Francesco Bagnaia sepanjang musim MotoGP 2025 lalu berakar pada ketidakcocokan antara gaya balapnya dengan karakteristik Desmosedici GP25.
Kecepatan Francesco Bagnaia sebenarnya masih terlihat di beberapa sesi latihan dan balapan, meski performanya inkonsisten sepanjang musim 2025.
Berbeda dengan Formula 1 yang memiliki serikat resmi pebalap, MotoGP hingga kini belum memiliki wadah tersebut.
Pembalap Ducati Lenovo Francesco Bagnaia menyelesaikan sesi tes ini dengan berada di posisi 10 dalam waktu 1 menit 29,731.
Bagnaia musim ini memang lebih banyak berkutat menghadapi problem keseimbangan dari motor Desmosedici GP25.
Manajer tim Ducati Davide Tardozzi menegaskan tim sudah berusaha semaksimal mungkin memperbaiki koneksi Francesco Bagnaia terhadap motornya.
Inspirasi desainnya diambil dari model-model legendaris seperti Ducati 60 (1949) hingga Gran Sport Marianna (1955), motor balap pertama karya insinyur legendaris Fabio Taglioni.
Kecepatan Francesco Bagnaia sebenarnya masih terlihat di beberapa sesi latihan dan balapan, meski performanya inkonsisten sepanjang musim 2025.
Aprillia menebar ancaman di sisa seri akhir musim ini. Pembalap mereka, Marco Bezzecchi, berada di performa tertinggi untuk bersaing memperebutkan gelar juara di setiap balapan.
Bagnaia musim ini memang lebih banyak berkutat menghadapi problem keseimbangan dari motor Desmosedici GP25.
Manajer tim Ducati Davide Tardozzi menegaskan tim sudah berusaha semaksimal mungkin memperbaiki koneksi Francesco Bagnaia terhadap motornya.
Bagnaia, gagal menunjukkan performa konsisten seperti dua musim sebelumnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved