Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS peringkat satu dunia Carlos Alcaraz ingin menebus kesalahannya saat bermain di ajang ATP Masters 1000 di Montreal, Kanada untuk kedua kalinya.
Juara Wimbledon itu memiliki awal yang buruk di Montreal pada tahun lalu setelah kalah di pertandingan pembukanya dari petenis Amerika Serikat (AS) Tommy Paul dalam debutnya di turnamen ATP negara tersebut.
Petenis Spanyol berusia 20 tahun, yang akan mempertahankan gelar AS Terbuka 2022 di New York, akhir bulan ini, memulai pemanasan turnamen Grand Slam tersebut di Toronto.
Baca juga: Gauff Juara Washington Terbuka
Alcaraz menyadari perlu mengatasi tekanan yang akan dia hadapi sebagai target utama di Montreal Masters, yang mulai berlangsung pada Senin (7/8).
"Saya ingat tahun lalu saya tidak menjalani turnamen yang bagus di Kanada. Saya datang tahun ini untuk mengubahnya," kata Alcaraz, dikutip dari AFP, Senin (7/8).
"Saya berharap bisa melangkah jauh, melakukan lebih baik dari musim lalu. Setahun kemudian, saya pikir saya telah belajar banyak dari situasi itu, bagaimana menghadapi tekanan," lanjutnya.
Baca juga: Tsitsipas Juara di Meksiko Terbuka
Selain menjadi juara Grand Slam dua kali, Alcaraz telah memenangi lima gelar lainnya dalam enam penampilan final sejak Kanada tahun lalu, termasuk gelar dari Argentina, Indian Wells, Barcelona, Madrid, dan Queen's.
"Saya telah bermain di stadion besar, pertandingan besar, berjuang untuk hal-hal besar. Saya pikir itu sangat membantu saya untuk berkembang sebagai pemain, sebagai pribadi," ujar Alcaraz.
"Setahun kemudian, saya benar-benar berbeda," imbuhnya.
Unggulan teratas itu akan menghadapi ujian pertamanya di babak kedua, menunggu pemenang dari rekan senegaranya Bernabe Zapata atau petenis AS Ben Shelton.
Alcaraz menjadi unggulan di turnamen itu di depan unggulan kedua Daniil Medvedev dan petenis nomor tiga Casper Ruud.
Petenis Spanyol itu akan berkompetisi untuk pertama kalinya musim panas ini di lapangan keras setelah kembali dari lapangan tanah liat untuk ajang beregu Piala Hopman di Nice, Prancis.
Dia harus menempatkan kemenangan Wimbledon bulan lalu dalam perspektif yang sama setelah mencapai kemenangan terbesar dalam kariernya yang masih berusia muda tersebut.
"Saya memiliki trofi Wimbledon di ruang tamu saya, jadi setiap kali saya makan siang atau makan malam bersama keluarga, saya melihatnya. Itu adalah sesuatu yang tidak ingin saya lupakan," kata Alcaraz.
"Saya hanya punya waktu seminggu untuk memikirkannya. Perlu sedikit lebih banyak karena sulit untuk dipercaya," tambahnya.
Alcaraz menyebut kemenangan Wimbledon di usia 20 tahun hanya dalam penampilan ketiganya adalah 'Sesuatu yang saya impikan ketika saya mulai bermain tenis."
"Bagi saya, itu adalah pencapaian dan saya harus meluangkan waktu untuk memikirkannya karena saya masih tidak percaya," pungkas Alcaraz. (Ant/Z-1)
Petenis Amerika Serikat (AS) peringkat tiga dunia itu tampil dominan saat menang 6-1 dan 6-0 dalam tempo 49 menit atas lawannya asal Rusia itu.
Petenis Rusia Liudmila Samsonova berhasil mengalahkan Aryna Sabalenka 7-6 (7/2), 4-6, 6-3 final WTA Montreal Masters.
Selanjutnya, Swiatek harus bisa mengalahkan Muchova untuk mempertahankan peringkat satu dunianya.
Unggulan kesembilan itu mengklaim kemenangan 6-2 dan 7-5 atas mantan petenis nomor satu dunia itu untuk maju ke babak 16 besar.
Petenis Denmark berusia 33 tahun itu mengalahkan petenis peringkat 115 dunia asal Austria Kimberly Birrell 6-2 dan 6-2 di laga pemanasan menjelang AS Terbuka.
MANTAN petenis nomor satu dunia Karolina Pliskova dan Victoria Azarenka maju ke babak 32 besar turnamen lapangan keras WTA Montreal Terbuka.
Carlos Alcaraz melangkah ke babak kedua Australia Terbuka 2026 usai menundukkan petenis tuan rumah Adam Walton dengan skor 6-3, 7-6(2), 6-2.
LANGKAH ambisius Carlos Alcaraz untuk melengkapi koleksi gelar Career Grand Slam dimulai dengan hasil positif di Melbourne Park di Australian Open 2026
Carlos Alcaraz dan Aryna Sabalenka ditetapkan sebagai unggulan teratas, memimpin undian tunggal putra dan putri dalam turnamen yang akan berlangsung di Melbourne Park tersebut.
Carlos Alcaraz datang ke Australia setelah mengoleksi enam gelar Grand Slam. Namun, Australia Terbuka masih menjadi satu-satunya turnamen mayor yang belum pernah ia menangi.
Spanyol yang dipimpin kapten David Ferrer akan mengandalkan Jaume Munar, Pedro Martinez, dan Pablo Carreno Busta.
JANNIK Sinner menutup musim 2025 yang penuh gejolak dengan cara paling manis. Di hadapan publik Turin, Senin (17/11) WIB, petenis Italia itu mempertahankan gelar ATP Finals.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved