Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Novak Djokovic melaju ke final Wimbledon untuk kesembilan kali setelah menaklukkan unggulan kedelapan, Jannik Sinner, Jumat (14/7). Petenis asal Serbia itu memegang kendali sejak awal permainan.
Dia akhirnya memenangi pertandingan dengan skor 6-3, 6-4, 7-6 (7/4) yang membawanya lebih dekat ke gelar Wimbledon kedelapan sepanjang karirnya.
"Semifinal memang selalu sangat intens. Mungkin skor tidak memberikan gambaran dari apa yang terjadi di lapangan namun itu sangat intens," kata Djokovic usai laga.
Baca juga: Ons Jabeur Selangkah Lagi Menuju Gelar Grand Slam Pertamanya
Di partai puncak, petenis berusia 36 tahun itu akan menghadapi nomor satu dunia, Carlos Alcaraz, Minggu (16/7). Jika berhasil juara, itu akan menjadi gelar Wimbledon ke delapan bagi Djokovic sekaligus menyamai rekor Roger Federer.
Secara total, ia telah mengantongi 23 gelar grand slam dan membidik Wimbledon tahun ini sebagai gelar ke-24. Jika sukses, petenis nomor dua dunia itu akan menyamai rekor sepanjang masa milik Margaret Court. (Ant/Z-11)
Baca juga: Lolos ke Final, Vondrousova Ukir Sejarah di Wimbledon
Kepastian ini muncul setelah nama Serena Williams tercatat dalam daftar pemulihan (reinstatements) International Tennis Integrity Agency (ITIA) pada Senin (9/2) waktu setempat.
Janice Tjen berhasil menundukkan petenis asal Brasil, Beatriz Haddad Maia, dengan skor telak 6-0 dan 6-1 di putaran pertama Qatar TotalEnergies Open.
JANICE Tjen harus mengubah persiapan jelang laga pembuka WTA 1000 Qatar Terbuka 2026 setelah lawannya berganti menjadi Beatriz Haddad Maia.
Pertandingan krusial Piala Davis melawan timnas Togo ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Tenis Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, mulai Sabtu (7/2).
Bertanding di International Tennis Centre, Zayed Sports City, Jumat (6/2) waktu setempat, Janice/Eala dipaksa menyerah dua set langsung dengan skor 4-6 dan 2-6.
Janice Tjen dan Alexandra Eala mengalahkan duet Zhang Shuai/Cristina Bucsa dua set langsung 6-3 dan 6-3 di perempat final Abu Dhabi Terbuka.
Boris Becker baru berusia 17 tahun, tujuh bulan, dan 15 hari ketika ia mengalahkan Kevin Curren pada 1985, menjadikannya juara tunggal putra Wimbledon termuda sepanjang masa.
Swiatek mengalahkan Guo Hanyu, petenis dari babak kualifikasi, dengan skor meyakinkan 6-3, 6-1.
Sinner memilih untuk fokus ke pemulihan cedera yang didapatnya di Wimbledon 2025.
Juara Wimbledon 2025 Jannik Sinner memberikan hadiah berupa bola tenis bertanda tangan kepada Pangeran George dan Putri Charlotte.
Carlos Alcaraz mengaku kekalahannya atas Jannik Sinner di Wimbledon memotivasinya untuk terus berkembang.
Jannik Sinner berhasil mengukir sejarah di Wimbledon setelah menundukan rivalnya Carlos Alcaraz 4-6, 6-4, 6-4, 6-4.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved