Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
NOVAK Djokovic mencapai putaran keempat di Wimbledon untuk ke-15 kalinya usai meraih kemenangan straight set atas saingan lamanya Stan Wawrinka, Sabtu (8/7) WIB. Bagi Djokovic, laga itu menggambarkan dua petenis senior yang berjuang mencapai puncak kejayaan di Centre Court.
Petenis yang mengejar gelar kedelapan untuk menyamai rekor di All England Club dan mahkota Grand Slam ke-24 dalam kariernya, menang 6-3, 6-1, dan 7-6 (7/5) atas lawannya yang berusia 38 tahun tersebut.
Djokovic tidak pernah menghadapi break point di bawah atap Centre Court dan menyelesaikan kemenangan hanya 15 menit sebelum jam malam All England Club pukul 23:00 dimulai.
Baca juga: Murray tidak Yakin akan Tampil di Wimbledon Lagi
"Stan melakukan pekerjaan luar biasa untuk usianya. Kami adalah petenis tua," kata Djokovic, yang berusia 36 tahun.
"Kami telah mengalami pertandingan hebat selama bertahun-tahun. Saya menghormatinya sebagai pemain dan mencintainya sebagai pribadi. Dia pria yang sangat baik," lanjutnya.
Hasil itu menjadi kemenangan ke-21 bagi Djokovic dalam 27 pertemuan dengan Wawrinka. Sebelumnya, Wawrinka mengalahkan petenis Serbia itu di final Prancis Terbuka 2015 dan final Amerika Serikat (AS) Terbuka 2016.
Baca juga: Tekuk Wawrinka, Djokovic Melaju ke 16 Besar Wimbledon
Juara Grand Slam tiga kali Wawrinka, dua tahun lebih tua dari Djokovic mengaku senang meski gagal melaju ke babak berikutnya.
"Pada akhirnya saya cukup senang dengan penampilan saya. Setidaknya saya memberikan perlawanan pada akhirnya," kata Wawrinka.
Djokovic selanjutnya akan menghadapi petenis Polandia Hubert Hurkacz, yang telah dia kalahkan lima kali dalam banyak pertemuan untuk memperebutkan satu tempat di perempat final. (AFP/Z-1)
Boris Becker baru berusia 17 tahun, tujuh bulan, dan 15 hari ketika ia mengalahkan Kevin Curren pada 1985, menjadikannya juara tunggal putra Wimbledon termuda sepanjang masa.
Swiatek mengalahkan Guo Hanyu, petenis dari babak kualifikasi, dengan skor meyakinkan 6-3, 6-1.
Sinner memilih untuk fokus ke pemulihan cedera yang didapatnya di Wimbledon 2025.
Juara Wimbledon 2025 Jannik Sinner memberikan hadiah berupa bola tenis bertanda tangan kepada Pangeran George dan Putri Charlotte.
Carlos Alcaraz mengaku kekalahannya atas Jannik Sinner di Wimbledon memotivasinya untuk terus berkembang.
Jannik Sinner berhasil mengukir sejarah di Wimbledon setelah menundukan rivalnya Carlos Alcaraz 4-6, 6-4, 6-4, 6-4.
“Senang bisa kembali lagi, ini jelas lapangan favorit saya,”
Novak Djokovic, awalnya, memproyeksikan Adelaide International sebagai ajang pemanasan utama sebelum bertarung di Australia Terbuka.
“Saya tidak pernah meremehkan lawan-lawan saya. Saya punya banyak hal untuk dipertaruhkan dan dia tidak, jadi saya harus berhati hati,”
NOVAK Djokovic menandai kembalinya ke lapangan setelah tiga pekan absen dengan kemenangan meyakinkan atas Alejandro Tabilo pada babak 16 besar turnamen ATP Athena, Selasa (4/11)
Novak Djokovic dipastikan lolos ke ATP Finals 2025 ketika undian untuk turnamen ATP 500 di Basel dan Wina dirilis, dikutip dari ATP, Minggu (19/10).
Novak Djokovic masih mengejar satu gelar lagi untuk menggeser petenis Australia Margaret Court dalam perebutan gelar tunggal Grand Slam terbanyak dalam sejarah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved