Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS muda Spanyol, Carlos Alcaraz, akan kembali menjadi petenis nomor satu dunia menggeser Novak Djokovic jelang grand slam Wimbledon.
Alcaraz kembali memuncaki posisi usai menjadi juara di turnamen lapangan rumput Queen's Club. Pada laga final yang berlangsung di West Kensington, London, Minggu (25/6) malam, Alcaraz mengalahkan Alex de Minaur 6-4, 6-4.
Gelar di Queen's Club menjadi trofi pertama Alcaraz di lapangan rumput sekaligus gelar kelimanya musim ini. Torehan itu membuatnya kembali mengungguli juara grand slam 23 kali Novak Djokovic di peringkat teratas.
Baca juga: Capai Final Queen's Club, Alcaraz di Ambang Peringkat Satu Dunia
"Sangat berarti memiliki nama saya di trofi ini (di Queen's). Sangat spesial bagi saya untuk bermain di sini. Begitu banyak pemain legendaris yang menang di sini sehingga melihat nama saya di trofi dikelilingi oleh para juara hebat bagi saya sungguh menakjubkan," ujar Alcaraz.
Alcaraz bermain di turnamen rumput untuk ketiga kali dalam kariernya. Petenis berusia 20 tahun itu gagal melewati babak keempat dalam dua upaya sebelumnya di Wimbledon.
Baca juga: Alcaraz Dipaksa Bekerja Keras di Queen's Club
Meski begitu, penampilannya di Queens yang mengesankan menunjukkan dia potensial menjadi ancaman terbesar bagi Djokovic di ajang Wimbledon, Juli mendatang.
Terlepas dari rekor Wimbledon Djokovic, Alcaraz sekarang akan menjadi unggulan teratas untuk Wimbledon.
"Sangat membantu untuk datang ke Wimbledon sebagai nomor satu, unggulan teratas. Sungguh luar biasa, tetapi sekali lagi tidak akan mungkin tanpa dukungan dari semua orang," ujar Alcaraz.
Setelah mengalahkan petenis Prancis Arthur Rinderknech di babak pertama, Alcaraz tidak kehilangan satu set pun dalam empat pertandingan terakhirnya di Queen's. (AFP/Z-7)
Boris Becker baru berusia 17 tahun, tujuh bulan, dan 15 hari ketika ia mengalahkan Kevin Curren pada 1985, menjadikannya juara tunggal putra Wimbledon termuda sepanjang masa.
Swiatek mengalahkan Guo Hanyu, petenis dari babak kualifikasi, dengan skor meyakinkan 6-3, 6-1.
Sinner memilih untuk fokus ke pemulihan cedera yang didapatnya di Wimbledon 2025.
Juara Wimbledon 2025 Jannik Sinner memberikan hadiah berupa bola tenis bertanda tangan kepada Pangeran George dan Putri Charlotte.
Carlos Alcaraz mengaku kekalahannya atas Jannik Sinner di Wimbledon memotivasinya untuk terus berkembang.
Jannik Sinner berhasil mengukir sejarah di Wimbledon setelah menundukan rivalnya Carlos Alcaraz 4-6, 6-4, 6-4, 6-4.
Pertandingan krusial Piala Davis melawan timnas Togo ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Tenis Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, mulai Sabtu (7/2).
Bertanding di International Tennis Centre, Zayed Sports City, Jumat (6/2) waktu setempat, Janice/Eala dipaksa menyerah dua set langsung dengan skor 4-6 dan 2-6.
Janice Tjen dan Alexandra Eala mengalahkan duet Zhang Shuai/Cristina Bucsa dua set langsung 6-3 dan 6-3 di perempat final Abu Dhabi Terbuka.
Dua bintang besar jagat tenis, Alexander Zverev dan Carlos Alcaraz, dipastikan mundur dari kompetisi kategori ATP 500 yang akan berlangsung di Rotterdam, Belanda.
Aryna Sabalenka, secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari turnamen yang akan berlangsung di Doha pekan depan tersebut dengan alasan penyesuaian jadwal kompetisi.
Alex Eala dipaksa bermain rubber set oleh Aliaksandra Sasnovich melalui drama comeback yang emosional sebelum akhirnya menutup pertandingan dengan skor tipis 2-6, 6-4, dan 7-6(5).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved