Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP Ferrari Carlos Sainz diganjar penalti tiga posisi di GP Kanada karena dianggap menghalangi laju pembalap Alpine Pierre Gasly di babak kualifikasi.
Akibat penalti itu Sainz akan turun tiga peringkat di posisi start GP Kanada dari delapan menjadi 11.
Insiden itu terjadi di menit akhir segmen Q1 yang menyebabkan Gasly gagal menyelesaikan babak kualifikasi dan tidak lolos ke Q2.
Baca juga: Sainz Dipanggil Steward Pascatabrakan di Sesi Latihan GP Kanada
Gasly marah ketika dia melihat Sainz mengemudi dengan lambat di Sirkuit Gilles Villeneuve sehingga dia harus menghindar ke area run-off sehingga tidak terjadi kecelakaan.
"Apa yang dilakukan Carlos tidak bisa diterima. Sesederhana itu," seru Gasly.
"Saya sedang mengemudi dengan kecepatan 300 kilometer per jam dan dia berjalan lambat di chicane terakhir. Dia harus ingat dia tidak sendirian di jalur balapan."
Baca juga: Verstappen Raih Posisi Pole GP Kanada
"Akibat ulahnya, saya tidak bisa menyelesaikan lap saya, yang bisa membuat saya masuk ke enam besar. Kedua, apa yang dia lakukan sangatlah berbahaya," lanjutnya. (AFP/Z-1)
GP Kanada merupakan balapan Formula 1 tertua di luar Eropa dan diselenggarakan di Sirkuit Gilles Villeneuve sejak 1978.
Lando Norris, yang menyenggol Oscar Piastri, kemudian menabrak bagian dinding sirkuit dan gagal untuk melanjutkan balapan. Sedangkan Piastri mengamankan peringkat keempat.
Pembalap Mercedes George Russell keluar sebagai juara di GP Kanada sementara rekan setimnya, Kimi Antonelli finis ketiga.
Kemenangan George Russell di GP Kanada sekaligus menjadi kemenangan perdana bagi pabrikan Mercedes di musim Formula 1 ini.
Leclerc mengakui kesalahan perhitungan yang dilakukan berdampak besar.
Aston Martin mengonfirmasi bahwa Lance Stroll akan kembali bertanding di balapan Formula 1 setelah sebelumnya sempat mengundurkan diri di GP Spanyol.
Arthur Leclerc akan membawa mobil Ferrari SF-25 di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi menggantikan posisi Lewis Hamilton.
Charles Leclerc dan Lewis Hamilton kembali kesulitan di kualifikasi F1 GP Qatar, finis di luar posisi depan dan mengaku mobil Ferrari sulit dikendalikan.
Lewis Hamilton mengungkapkan bahwa kondisi pengereman sangat sulit dikendalikan dan menyebabkannya dalam kondisi yang sering kehilangan kendali di GP Las Vegas.
Charles Leclerc tampil begitu kesulitan sepanjang kualifikasi dan harus menempati posisi kesembilan. Sementara rekan setimnya Lewis Hamilton harus puas berada di posisi buncit.
Rumor mengenai masa depan Hamilton mulai mencuat setelah penampilan mengecewakan di GP Meksiko bulan lalu.
Semenjak didatangkan Ferrari, awal musim ini, Lewis Hamilton belum memenangkan satu pun balapan hingga seri ke-20 musim ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved