Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KAROLINA Muchova mengatakan akan menggunakan perasaan pahit karena kalah di final French Open, Sabtu (10/6), dari Iga Swiatek untuk mendorongnya merebut lebih banyak gelar grand slam.
Petenis peringkat ke-43 asal Ceko itu kalah 2-6, 7-5, dan 4-6 dari Swiatek di final yang menegangkan saat petenis nomor satu dunia itu mempertahankan mahkota Roland Garros-nya, memenangi Prancis Terbuka ketiganya dan gelar grand slam keempatnya.
Muchova, finalis perempuan peringkat keempat terbawah yang pernah ada di Paris, bangkit dari ketertinggalan satu set dan tertinggal 0-3, dan dua kali memimpin Swiatek dengan break pada set penentuan sebelum nasibnya ditutup dengan kesalahan ganda pada match point.
Baca juga: Swiatek Enggan Berspekulasi tentang Era Baru Grand Slam putri
"Perasaannya agak pahit, karena saya merasa pertandingannya sangat dekat," kata Muchova seperti dilansir dari Antara, Minggu (11/6). "Tapi secara keseluruhan, maksud saya, menyebut diri saya sebagai finalis grand slam, itu adalah pencapaian yang luar biasa," imbuh dia.
"Pasti motivasi besar bagi saya untuk berusaha di masa depan dan mendapatkan kesempatan lagi bermain untuk gelar-gelar besar ini," ujar Muchova yang rekor terbaik sebelumnya di turnamen major terjadi ketika dia mencapai semifinal Australian Terbuka 2021.
Baca juga: Muchova Mengaku Sempat Divonis tidak Bisa Bermain Tenis Lagi
"Sekarang saya tahu bahwa Iga adalah nomor satu dunia dan saya sangat dekat. Saya pikir sekarang saya bisa melakukannya," kata Muchova.
"Saya selalu percaya ketika saya pergi ke grand slam, pada setiap grand slam yang saya mainkan sebelumnya dan saya belum pernah bermain di final. Jadi keyakinan itu ada, tetapi saya benar-benar mencapainya, itu perasaan yang sangat menyenangkan dan hangat," kata Muchova.
"Ini bagus untuk kepercayaan diri. Ini memberi tahu saya bahwa saya bisa melakukan ini, untuk melakukan hasil besar ini. Ini sangat memotivasi dan sekarang saya merasa bisa melakukannya dan saya pasti akan mencoba untuk mencapainya lagi," ujarnya.
Muchova akan mengalihkan fokusnya ke musim lapangan rumput dan Wimbledon dengan dipenuhi optimisme baru. "Saya menantikan untuk bermain di lapangan rumput, di permukaan cepat, itu permukaan yang saya sukai," kata Muchova. (Z-6)
Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri harus puas keluar sebagai runner up pada ajang Prancis Terbuka 2025.
Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani dihentikan ganda Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik dengan 19-21, 21-16, dan 19-21 di laga perempat final Prancis Terbuka.
Di laga perempat final Prancis Terbuka, Fajar/Fikri mengalahkan pasangan Malaysia Junaidi Arif/Roy King Yap, dengan 21-14 dan 24-22.
Indonesia tidak lagi memiliki wakil di tunggal putra.
Alwi Farhan melaju setelah menyingkirkan wakil Irlandia Nhat Nguyen lewat pertarungan tiga gim 16-21, 21-12, dan 21-17 di Glaz Arena, Cesson-Sevign, Prancis, Kamis (23/10).
Langkah Jafar/Felisha dipastikan terhenti di 16 besar Prancis Terbuka usai kalah dari ganda Thailand Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran dua gim langsung 19-21 dan 17-21
Naomi Osaka melaju ke semifinal AS Tebruka usai mengalahkan Karonila Muchova dengan skor 6-4 dan 7-6 (7/3).
Venus Williams kalah setelah bertarung tiga set melawan unggulan ke-11 asal Ceko, Karolina Muchova, dengan skor 3-6, 6-2, 1-6 di AS Terbuka.
Madison Keys tampil heroik dengan menyelamatkan dua match point untuk kalahkan Karolina Muchova di babak 16 besar WTA Kanada Terbuka.
Australia Terbuka tersebut merupakan kali pertama Naoimi Osaka melaju ke putaran ketiga turnamen Grand Slam usai kembali dari cuti melahirkan pada tahun lalu.
Titel di Beijing menjadi gelar WTA Tour kedua Gauff musim ini dan yang kedelapan dalam kariernya.
Coco Gauff mencatatkan kemenangan 6-1 dan 6-3 atas Karolina Muchova pada pertandingan final Tiongkok Terbuka yang berlangsung selama 1 jam 16 menit di Beijing.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved