Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Iga Swiatek berjuang melewati Karolina Muchova 6-2, 5-7, 6-4 untuk memenangi gelar Prancis Terbuka ketiganya, Sabtu (10/6) waktu setempat, dan menjadi petenis putri pertama yang berhasil mempertahankan gelar Roland Garros sejak 2007.
Swiatek yang berusia 22 tahun merupakan petenis putri ketiga di era terbuka yang memenangi empat final grand slam yang dia mainkan. Petenis Polandia itu menambahkan di kemenangan Roland Garos kali ini ke dalam daftar gelar 2020 dan 2022 di Paris dan kemenangan Amerika Serikat Terbuka tahun lalu.
Seperti dilansir dari Antara, Monica Seles dan Naomi Osaka adalah satu-satunya petenis lain yang mencapai prestasi tersebut. Swiatek, petenis nomor satu dunia, juga menjadi petenis putri termuda yang merebut gelar Prancis Terbuka berturut-turut setelah Seles pada awal 1990-an.
Baca juga: Tekuk Haddad Maia, Swiatek Melaju ke Final Prancis Terbuka
"Saya tahu saya telah mengatakan ini setiap tahun, ini bukan tentang penampilan, saya sangat senang berada di sini. Ini adalah tempat favorit saya dalam tur," kata Swiatek.
Gelar terbaru Swiatek tersebut mengakhiri dua pekan dominan di lapangan tanah liat di Paris, di mana dia mencapai rekornya 28 kemenangan dan dua kekalahan dalam lima kunjungan.
Muchova, peringkat 43 dunia, adalah petenis putri peringkat keempat terendah yang mencapai final Prancis Terbuka, pertandingan kejuaraan pertamanya di sebuah turnamen besar.
Baca juga: Muchova Mengaku Sempat Divonis tidak Bisa Bermain Tenis Lagi
"Ini terasa sangat dekat namun jauh, itulah yang terjadi ketika Anda bermain melawan salah satu yang terbaik, Iga," ujar Muchova.
Petenis Ceko yang tidak diunggulkan itu masuk ke final setelah memenangi lima pertandingan dalam kariernya melawan petenis di tiga besar, empat di antaranya di grand slam, setelah mengejutkan Aryna Sabalenka di semifinal. (Z-6)
Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri harus puas keluar sebagai runner up pada ajang Prancis Terbuka 2025.
Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani dihentikan ganda Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik dengan 19-21, 21-16, dan 19-21 di laga perempat final Prancis Terbuka.
Di laga perempat final Prancis Terbuka, Fajar/Fikri mengalahkan pasangan Malaysia Junaidi Arif/Roy King Yap, dengan 21-14 dan 24-22.
Indonesia tidak lagi memiliki wakil di tunggal putra.
Alwi Farhan melaju setelah menyingkirkan wakil Irlandia Nhat Nguyen lewat pertarungan tiga gim 16-21, 21-12, dan 21-17 di Glaz Arena, Cesson-Sevign, Prancis, Kamis (23/10).
Langkah Jafar/Felisha dipastikan terhenti di 16 besar Prancis Terbuka usai kalah dari ganda Thailand Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran dua gim langsung 19-21 dan 17-21
LANGKAH ambisius Carlos Alcaraz untuk melengkapi koleksi gelar Career Grand Slam dimulai dengan hasil positif di Melbourne Park di Australian Open 2026
UNGGULAN Utama Aryna Sabalenka mengawali kampanye perburuan gelar Australia Terbuka 2026 dengan hasil positif.
Tampil solid di lapangan keras ASB Classic, Jakub Mensik menundukkan unggulan asal Argentina Sebastian Baez melalui kemenangan dua set langsung, 6-3 dan 7-6 (7).
PETENIS asal Indonesia Janice Tjen bersama pasangannya asal Polandia Katarzyna Piter sukses ke babak final Hobart International 2026 mengalahkan unggulan ketiga ajang WTA 250
Carlos Alcaraz dan Aryna Sabalenka ditetapkan sebagai unggulan teratas, memimpin undian tunggal putra dan putri dalam turnamen yang akan berlangsung di Melbourne Park tersebut.
Fokus studi Casper Ruud tertuju pada nama-nama seperti petenis 19 tahun asal Brasil, Joao Fonseca, dan talenta Rep Ceko, Jakub Mensik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved