Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMITE Olimpiade Indonesia (KOI) menyatakan belum ada daftar resmi soal keikutsertaan atlet Israel pada ajang ANOC World Beach Games (AWBG) yang bakal digelar di Bali. Ketua KOI Raja Sapta Oktohari menegaskan negara-negara yang akan berpartisipasi belum final.
Pernyataan itu menanggapi sikap Gubernur Bali I Wayan Koster yang belakangan kembali menyampaikan penolakan terhadap partisipasi atlet Israel pada ajang AWBG.
Meski sebelumnya telah digelar pertemuan dengan Menpora dan Ketua KOI, Gubernur Bali kukuh menyatakan keberatan dengan kehadiran Israel.
Baca juga : Inkai Kirim Delegasi ke Negeri Sakura
KOI menyampaikan terus berkomunikasi secara intensif baik dengan ANOC dan Gubernur Bali terkait polemik yang muncul.
"Kami terus mendorong World Beach Games ini bisa tetap terlaksana. Karena ini menjadi wajah Indonesia untuk kejuaraan-kejuaraan yang lain. Kita belum tahu (partisipasi Israel) karena ini masih dalam kualifikasi," kata Okto di kantor Kemenpora, Jakarta, Senin (17/4).
Baca juga : Rifqi Fitriadi Runner Up di Ajang ITF M25
Okto mengungkapkan ketika pertemuan dengan Gubernur Bali pekan lalu, tidak ada pembicaraan soal kehadiran Israel. Seusai pertemuan, I Wayan Koster menyatakan tetap mendukung penyelenggaran AWBG dan berharap pelaksanaannya sesuai konstitusi.
Okto lantas berkomunikasi lagi dengan Gubernur memastikan soal negara-negara yang akan berpartisipsi belum final. Dia berharap Gubernur menunggu informasi resmi dari ANOC.
"Kita lebih baik menbicarakan yang pasti-pasti saja. Saya katakab tidak ada cerita pembatalan karena komunikasi saya dengan Pak Koster juga masih bagus," ujarnya.
"Saya menanyakan soal informasi dari mana (soal Israel) lalu saya bilang kami belum ada daftar resminya," imbuh Okto. (Z-5)
Anggota Komite Eksekutif KOI dituding menekan salah satu atlet kickboxing Indonesia.
Saat ini, pengurus sepak takraw sudah ditetapkan, yaitu Pengurus Besar Persatuan Sepak Takraw Seluruh Indonesia (PB PSTI) periode 2025-2029 yang dipimpin Ketua Umum Surianto.
KOMITE Olimpiade Indonesia (KOI) dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) mengakui telah menyepakati secara bersamaan soal target SEA Games 2025.
KOI menyampaikan secara terbuka dan diplomatis penjelasan mengenai situasi yang terjadi di Indonesia.
KOI memahami bahwa keputusan terkait penolakan visa terhadap atlet Israel membawa konsekuensi tersendiri dalam hubungan dengan IOC.
KOI menegaskan adanya konsekuensi tegas bagi atlet bulu tangkis yang terbukti terlibat dalam praktik pengaturan skor.
Tata kelola organisasi yang profesional dan pemenuhan standar global menjadi harga mati yang tidak bisa ditawar jika ingin melangkah lebih jauh di level internasional.
Indonesia juga mendorong agar SEA Games lebih memprioritaskan Olympic Number.
“Di atas lapangan itu bercucuran keringat dan air mata. Tadi mereka sampai jatuh-jatuhan. Ini hasil terbaik mereka,”
KOI menyampaikan secara terbuka dan diplomatis penjelasan mengenai situasi yang terjadi di Indonesia.
KOI memahami bahwa keputusan terkait penolakan visa terhadap atlet Israel membawa konsekuensi tersendiri dalam hubungan dengan IOC.
Keikutsertaan Indonesia di AYG dan ISG bukan semata untuk berkompetisi, melainkan juga sebagai upaya diplomasi olahraga.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved