Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MAX Verstappen melakukan selebrasi pertamanya sebagai pemenang GP Australia, Minggu (2/4), tapi menyebut Lewis Hamilton gagal mematuhi aturan balapan saat menyalipnya di lap pembuka.
Bintang tim Red Bull itu menjadi yang pertama melintasi finis pada balapan yang penuh drama di Melbourne tersebut, sedangkan Hamilton merebut podium kedua untuk Mercedes.
Pembalap Belanda itu start dari posisi pole tapi disalip George Russell dan Hamilton di lap pembuka.
Baca juga: Leclerc Frustasi dengan Kiprahnya di Awal Musim 2023
Kekuatan mobil Red Bull yang superior, pada akhirnya, membawa Verstappen merebut kemenangan keduanya pada musim ini dan yang pertama baginya di Melbourne.
Namun, Verstappen sempat dibuat kesal dengan manuver Hamilton yang memaksanya melebar ke sisi lintasan.
"Dari sisi saya, saya hanya mencoba menghindari kontak, cukup jelas dalam aturan apa yang diizinkan dilakukan di luar, tapi jelas, itu tidak dipatuhi," keluh Verstappen dikutip AFP.
Baca juga: Verstappen Menangi Balapan Chaos di GP Australia
"Tapi tidak masalah. Kami punya kecepatan yang bagus, kami menyalipnya tapi itu sesuatu yang harus diperhatikan untuk balapan selanjutnya," lanjutnya.
Hamilton, yang mendapati finis terbaiknya pada musim ini, membantah melanggar aturan balap.
"Saya kira itu cukup patut. Dia mengerem awal dan saya mengerem larut. Saya sudah sepenuhnya di sisinya dan saya rasa kami berdua saling menyisakan ruang," kata Hamilton.
"Saya tidak menabraknya hingga keluar lintasan, dia tidak menubruk saya. Kami tidak bersinggungan dan itulah balapan," imbuhnya.
Nyaris bertabrakan dengan rivalnya itu, Verstappen mampu merebut kembali posisi pimpinan lomba dan membangun jarak yang nyaman dari para pesaingnya, meskipun balapan terinterupsi tiga bendera merah, termasuk yang terakhir ketika balapan menyisakan dua putaran saja.
"Pastinya, saya sangat senang meraih kemenangan ini tapi saya rasa balapan jelang finis sedikit kacau dengan seluruh keputusan itu," kata Verstappen soal pengibaran bendera merah. "Itu membingungkan banyak pembalap."
Keunggulan Red Bull di lintasan lurus sekali lagi membawa Verstappen menang atas rival-rivalnya di Melbourne.
Tapi, peningkatan performa dari Mercedes dan potensi Aston Martin meramaikan persaingan.
Verstappen juga mengatakan terlalu dini menganggap kedua tim itu bisa memangkas margin performa dari Red Bull.
"Saya kira ini sedikit banyak karena karakter sirkuit, yang membuat mereka semua lebih dekat," kata Verstappen.
"Saya rasa pemanasannya cukup sulit, beberapa tim lebih baik dari yang lain, jadi susah untuk memutuskannya. Saya rasa kami perlu beberapa balapan lagi untuk memahaminya," pungkasnya. (Ant/Z-1)
Tambahan 12 poin penuh dari kemenangan di Sirkuit Phillip Island membuat Bezzecchi kini mengoleksi 266 poin.
Marco Bezzecchi tampil impresif dengan menyalip rekan sesama pembalap Aprilia, Raul Fernandez, untuk memenangkan Sprint MotoGP Australia 2025.
Bezzecchi menjadi pembalap pertama yang menuntaskan balapan dengan keunggulan lebih dari dua detik atas Raul Fernandez di posisi kedua.
Marco Bezzecchi menyenggol Marc Marquez ketika memasuki tikungan tujuh pada lap pertama GP Indonesia yang berlangsung di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, NTB.
Hingga kini, Jorge Martin masih dalam masa pemulihan pascaoperasi bahu akibat insiden di Motegi, Jepang.
Pembalap Red Bull KTM Pol Espargaro, yang berperan sebagai pembalap cadangan, akan menggantikan Maverick Vinales di GP Australia dan GP Malaysia, karena Vinales mengalami cedera.
Max Verstappen menekankan bagaimana peran Christian Horner yang selalu pasang badan untuknya di masa-masa sulit.
Menurut pembalap asal Belanda ini, kebijakan McLaren yang memberikan perlakuan setara kepada Norris dan Piastri justru menjadi bumerang bagi tim asal Inggris tersebut.
Sebelumnya, Verstappen sempat dikabarkan akan kembali memakai nomor 33 yang identik dengannya sebelum meraih gelar juara dunia pada 2021.
Pembalap Red Bull Max Verstappen mengaku bangga dengan perjuangan yang telah ia dan timnya lakukan, meski hasil akhir tidak sesuai harapan.
Max Verstappen menutup musim F1 2025 dengan kemenangan dominan di GP Abu Dhabi. Namun gagal merebut gelar hanya dua poin dari Lando Norris.
Lando Norris resmi mengamankan gelar Juara Dunia Formula 1 perdananya di GP Abu Dhabi. Para rival seperti Verstappen, Hamilton, Russell, Sainz hingga Piastri memberi selamat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved