Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
DROPSHOT merupakan salah satu teknik yang paling populer dalam bulu tangkis. Hal ini disebabkan oleh dropshot merupakan teknik yang berbahaya sekaligus susah untuk ditebak bagi lawan, pada saat bermain bulutangkis.
Kendati demikian, teknik ini juga dapat berbahaya bagi penggunanya apabila dilakukan tidak tepat, karena berpotensi menghilangkan poin dari penggunaannya. Berikut adalah cara yang tepat untuk melakukan Dropshot.
Pengertian Dropshot
Dalam buku Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan yang disusun oleh Muhajir, menyebutkan bahwa Dropshot adalah pukulan pada shutlecock untuk melampaui jaringan net dan langsung jatuh ke sisi lawan.
Baca juga : Mengenal Prinsip Lari Cepat dan Teknik Melakukannya
Cara Melakukan Dropshot
Pada saat melakukan pukulan Dropshot, anda dapat melaksanakannya dengan 2 cara, yaitu:
1. Pukulan Dropshot dari atas
Pukulan Dropshot dari atas mempunyai cara yang hampir sama dengan pukulan loh. Namun, memiliki kekuatan dan tujuan kepada bola yang berbeda. Pada pukulan Dropshot atas, tidak dipukul dengan tenaga yang terlalu kuat. Pada pukulan Dropshot atas, pada saat memukul shutlecock dengan raket, arahkan shutlecock secara curam, agar shutlecock jatuh di area musuh.
2. Pukulan Dropshot dari bawah
Berbeda dengan pukulan Dropshot dari atas, pukulan Dropshot dari bawah dilakukan dengan gaya yang sama pada saat melakukan servis. Namun, pukulan Dropshot dari bawah berfokus pada membuat shutlecock jatuh pada area net lawan. Maka, dibutuhkan perhitungan yang tepat dan pergelangan yang kuat. Hal ini, untuk menghindari kesalahan yang dapat membuat pengguna Dropshot kehilangan poin karena shutlecock jatuh di area sendiri. (Z-5)
Menpora menegaskan pentingnya peran Lembaga Pengelola Usaha Keolahragaan sebagai pengelola aset kementerian.
Memaksakan diri kembali ke porsi normal atau lebih tinggi secara mendadak meningkatkan risiko mulai dari cedera sampai terkena sindrom overtraining
Lansia yang aktif secara fisik cenderung memiliki kondisi tubuh yang lebih bugar dibandingkan mereka yang kurang bergerak.
Orang dewasa yang aktif antara pukul 07.00–08.00 pagi mencatatkan kemungkinan terendah terkena penyakit arteri koroner.
Peneliti Duke University mengungkap fakta mengejutkan, pembakaran kalori saat olahraga tidak otomatis menambah total pembakaran harian karena tubuh melakukan kompensasi.
Di dalam tubuh manusia, terdapat hormon tertentu yang bertugas mengatur nafsu makan, rasa kenyang, hingga rasa lapar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved