Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
PEBULU tangkis tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting melaju ke babak kedua India Terbuka 2023. Namun, untuk memenangi laga pembuka ajang BWF World Tour Super 750 itu, dia harus melakoni pertarungan sengit tiga gim.
Ginting perlu berjuang selama 81 menit untuk mengemas kemenangan atas wakil Tiongkok Lu Guang Zu. Pada laga yang berlangsung di KD Jadhav Indoor Hall, New Delhi, Rabu (18/1) petang, Ginting menang atas Lu dengan skor 19-21, 21-19 dan 21-19.
Dari awal sampai rampungnya pertandingan, pertarungan kedua pemain itu berjalan dengan ketat dan kerap terjadi kejar-kejaran angka. Karena tekanan begitu kuat, baik Ginting maupun Lu, juga banyak melakukan kesalahan sendiri.
"Tadi pertandingannya berjalan begitu ketat. Jarak poinnya juga sangat ketat. Dari awal sampai akhir, kami kejar-kejaran poin terus. Sampai akhir pun, poinnya begitu rapat," kata Ginting dalam keterangan PBSI, Rabu (18/1).
"Terjadi adu strategi di lapangan dan saya berusaha untuk mengurangi kesalahan sendiri saja. Sebab, dalam pertandingan tadi, masing-masing pemain sering dapat poin karena lawan dan saya sering mati sendiri," jelas Ginting.
Baca juga: Bagas/Fikri Bertemu Fajar/Rian di Babak Kedua India Terbuka
Menurut Ginting, pada gim ketiga, dirinya lebih fokus bagaimana bermain lebih menyerang dan mencoba terus menekan. Cuma, saat unggul 19-15, Ginting malah banyak melakukan kesalahan sendiri. Pukulannya selalu keluar. Selain itu serangannya juga sudah bisa diantisipasi lawan.
"Setelah kedudukan 19-19 di gim ketiga, saya berusaha tetap tenang karena pertandingan belum selesai juga. Kita berdua sebenarnya sama-sama tegang. Meski begitu, saya tetap berinisiatif lebih menyerang dan tekanannya ditingkatkan," tutur Ginting.
Berbekal kemenangan tersebut, di babak kedua Ginting bakal bertemu wakil Thailand Kanthapon Wangcharoen. Pebulu tangkis negeri gajah putih itu berhasil memenangkan pertempuran melawan Kenta Nishimoto (Jepang) dengan rubber game 25-23, 11-21 dan 22-20.
"Untuk pertandingan babak kedua besok, saya mau fokus pada diri sendiri. Saya mau recovery dulu, makan yang bagus, dan istirahat cukup agar besok bisa bermain lebih baik lagi," sebut Ginting.
Sayang, sukses Ginting itu tidak diikuti rekannya Shesar Hiren Rhustavito. Melalui laga tiga gim, pemain peringkat 24 dunia itu dikalahkan unggulan kedua asal Malaysia, Lee Zii Jia, 22-20, 19-21 dan 12-21. (OL-16)
Anthony Sinisuka Ginting menilai bahwa persaingan di sektor tunggal putra Swiss Terbuka tahun ini sangat sengit.
Menghadapi unggulan pertama asal Tiongkok, Li Shi Feng, pebulu tangkis yang akrab disapa Ubed itu harus mengakui keunggulan lawan melalui pertarungan sengit tiga gim.
Jafar/Felisha, yang datang sebagai unggulan ketiga, tampil dominan untuk menyegel kemenangan dua gim langsung 21-17 dan 21-7 atas pasangan Inggris Callum Hemming/Estelle Van Leeuwen.
Kepastian tiket babak 32 besar Ruichang Tiongkok Masters didapat Taufik/Apriyani usai memenangi duel melawan sesama wakil Merah Putih, Daniel Edgar Marvino/Lanny Tria Mayasari.
Rachel/Febi menyerah di tangan pasangan Tiongkok Bao Li Jing/Luo Xu Min di putaran pertama Swiss Terbuka dengan skor 9-21 dan 19-21.
Catatan terbaik Indonesia di All England dibukukan oleh pasangan ganda putra muda, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, yang mencapai babak semifinal.
INDONESIA Masters 2026 akan digelar di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada 20-25 Januari.
Di perempat final India Terbuka, Putri KW harus mengakui keunggulan unggulan pertama asal Korea Selatan, An Se Young. Putri kalah dalam dua gim langsung dengan skor 16-21 dan 8-21.
Jonatan Christie tercatat belum berhasil memetik kemenangan dalam dua pertemuan terakhir kontra Christo Popov.
Putri KW sempat kehilangan gim pertama sebelum akhirnya membalikkan keadaan dan mengalahkan Line Kjaersfeldt dengan skor akhir 15-21, 21-9, dan 21-18.
Di India Terbuka, Sabar/Reza harus mengakui keunggulan wakil Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi. Pasangan Indonesia menyerah dua gim langsung dengan skor 15-21 dan 13-21.
Meski berhasil menumbangkan wakil Singapura, Jia Heng Jason Teh, Jonatan Christie sempat menyinggung adanya dugaan pelanggaran fair play terkait kondisi shuttlecock di lapangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved