Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN pebulu tangkis ganda campuran terbaik Indonesia Nova Widianto membenarkan kabar terkait kepindahannya ke Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM).
Keputusan itu membuatnya dipastikan mundur sebagai pelatih kepala tim ganda campuran Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI). Dia menyebut akan mulai membantu BAM per Januari 2023 mendatang.
Dikutip dari keterangan resmi BAM, Nova yang merupakan Juara Dunia 2005 dan 2007 bersama Liliyana Natsir, akan melatih sektor ganda campuran Malaysia. Dia dikontrak dengan durasi dua tahun.
"Memutuskan sih sebenarnya itu pilihan ya, dan di BAM ada penawaran. Mesti penawaran lebih menarik lah daripada kita sebelumnya (di PBSI) karena di sini kan kita di rumah sendiri, kalau kita ngambil di luar tapi (penawaran) gak lebih baik pasti nggak mungkin lah (diambil)," ucap Nova saat ditemui di pelatnas Cipayung, Rabu (21/12).
Baca juga: Mundur sebagai Pelatih Pelatnas, Nova Widianto Pindah ke Malaysia?
Ditegaskan Nova keputusannya meninggalkan Pelatnas Cipayung dilakukan secara baik-baik, dia menyebut tidak ada masalah pribadi antara dirinya dan PBSI yang membuat dia memilih untuk pergi dan bergabung dengan BAM.
"Saya sendiri di sini nggak ada masalah apa-apa secara pribadi. Kemarin juga saya pamit ke Pak Alex (Ketua Harian PP PBSI Alex Tirta), semua sudah saya pamitan. Mungkin mereka menyayangkan sebenarnya, tapi sudah menjadi pilihan saya, dan saya sudah kasih surat pengunduran diri saya," sebut Nova.
Meski sudah tidak lagi melatih di sektor ganda campuran, Nova berharap tim ganda campuran bulu tangkis Indonesia dapat terus berprestasi. Dia berpesan kepada anak-anak didiknya untuk tetap semangat berlatih dengan pelatih baru nantinya.
"Saya sudah ketemu anak-anak (tim ganda campuran) dan saya sudah jelaskan itu kan pilihan. Jadi ya walaupun berat dan mungkin anak-anak agak seperti apa, terserah lah. Kamu marah sama saya terserah. Itu sudah pilihan saya," ucapnya.
"Pesan dari saya sih, siapapun pelatihnya musti sama aja lah. Jadi coba dulu dan tetap semangat aja," tukasnya. (OL-16)
Ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, terhenti di babak semifinal setelah takluk dari wakil Tiongkok, Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi dengan skor 19-21 dan 10-21.
Ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum menyerah dua gim langsung dari pasangan Jepang, Sumire Nakade/Miyu Takahashi, dengan skor 10-21 dan 20-22 di Orleans Masters.
Di semifinal Orleans Masters, Rachel/Febi akan berhadapan dengan pasangan Jepang Sumire Nakade/Miyu Takahashi.
Di babak semifinal Orleans Masters, Leo/Bagas akan berhadapan dengan pasangan asal Tiongkok, Hu Ke Yuan/Li Xiang Yi.
Amri/Nita tampil solid sejak awal laga untuk menyudahi perlawanan Wassink/Jille melalui permainan dua gim langsung dengan skor meyakinkan, 21-13 dan 21-12.
Rachel/Febi yang menempati posisi unggulan kedelapan berhasil menundukkan wakil Taiwan, Chen Su Yu/Lee Yu-Hsuan, dengan skor akhir 14-21, 21-6, dan 21-13.
Carrick bakal didampingi oleh barisan staf berpengalaman, termasuk mantan asisten pelatih timnas Inggris, Steve Holland.
Pelatih asal Bosnia ini menekankan bahwa kunci kesuksesan dimulai dari keyakinan, disusul latihan terstruktur, dan pemahaman rencana permainan.
Pelatih caretaker diharapkan memperbaiki permainan dan memulihkan kepercayaan diri pemain.
Keputusan untuk memecat Juric diambil setelah tim mengalami tren negatif.
FIFA Match Day terdekat setelah November akan berlangsung pada 23 hingga 31 Maret 2026.
Kursi pelatih kepala timnas Indonesia saat ini sedang kosong, menyusul diberhentikannya Patrick Kluivert, pekan lalu, setelah dia gagal membawa tim Garuda lolos ke Piala Dunia 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved