Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
GANDA putra bulu tangkis Indonesia Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan memastikan satu tiket semifinal BWF World Tour Finals 2022. Kepastian ini didapat setelah pasangan Tiongkok Liu Yu Chen/Ou Xuan Yi mampu mengalahkan Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia) pada pertandingan kedua babak penyisihan Grup B.
Liu/Ou saat ini mengantongi dua kemenangan dari dua pertandingan, sama dengan The Daddies --julukan Ahsan/Hendra-- yang juga punya dua kemenangan. Hasil itu pun membuat para pesaingnya di grup B sudah tidak mungkin lagi menyamakan keadaan di sisa satu pertandingan.
Dengan demikian, Ahsan/Hendra bersama Liu/Ou berhak melaju ke babak empat besar dari grup B. Jumat (9/12) besok, mereka akan saling berhadapan untuk menentukan siapa yang menjadi juara grup.
"Pertama alhamdulillah bersyukur bisa mencapai target lolos grup dan ke semifinal," ucap Ahsan dalam keterangan PBSI, Kamis (8/12).
"Untuk besok kita akan diskusi dulu apa strategi yang akan kita pakai. Yang pasti kita mau performa ini terus terjaga," imbuh Hendra.
Baca juga: Fajar/Rian Ingin Sempurnakan Kemenangan pada Penyisihan Grup
Ahsan/Hendra memang langsung tancap gas sejak bergulirnya BWF World Tour Finals 2022. Di laga kedua babak penyisihan Grup B hari ini, Kamis (8/12), The Daddies sukses menundukkan wakil Denmark Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen dengan dua gim langsung 21-13 dan 21-12.
"Kita memang sengaja menekan mereka dari awal sampai akhir, fokusnya juga jangan sampai hilang," ucap Ahsan terkait pertarungan melawan pasangan Denmark.
"Tadi kita tidak mau mengendurkan permainan karena kalau membiarkan mereka berkembang bisa bahaya, bisa susah sendiri nanti kitanya," jelas Hendra.
Berhasil mengamankan tempat di semifinal BWF World Tour Finals 2022, hal itu menandakan Ahsan/Hendra kian dekat dengan gelar juara keempat mereka pada kejuaraan itu.
Sebelumnya, The Daddies berhasil merebut gelar juara pada 2019, serta 2015 dan 2013 saat kejuaraan masih bernama BWF Super Series Finals. (OL-16)
Tiwi/Fadia melaju ke semifinal Jerman Terbuka setelah sukses menundukkan wakil Hong Kong, Lui Lok Lok/Tsang Hiu Yan, dengan skor meyakinkan 21-15 dan 21-14
Berpasangan dengan wakil Singapura, Hee Yong Kai Terry, Gloria Emanuelle Widjaja bertekad menuntaskan ambisinya untuk naik ke podium tertinggi setelah dua kali harus puas jadi runner-up.
Apriyani/Lanny harus mengakui keunggulan wakil Jepang, Kaho Osawa/Mai Tanabe di babak 16 besar Jerman Terbuka.
Turnamen bulu tangkis tertua di dunia, All England 2026, akan menjadi panggung pembuktian bagi pebulu tangkis tunggal putra muda Indonesia, Alwi Farhan.
Di laga Jerman Terbuka, Tiwi/Fadia menundukkan wakil Denmark, Kathrine Vang/Mette Werge, dengan skor meyakinkan 21-8 dan 21-14.
Turnamen ini diikuti 518 atlet dari 28 klub, yang terdiri atas 25 klub mitra.
Jonatan Christie mengatakan evaluasi utama dari turnamen sebelumnya lebih banyak berkaitan dengan aspek nonteknis yang baru ia temui selama kariernya usai hengkang dari pelatnas.
Sabar/Reza dipastikan tampil di World Tour Finals usai mencapai semifinal Australia Terbuka.
Dejan/Gloria kalah dari wakil Malaysia Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie.
Kepastian itu didapatkan Fajar/Rian setelah wakil tuan rumah, He Ji Ting/Ren Xiang Yu memutuskan untuk mundur dari World Tour Finals, Kamis (12/12).
Gregoria Mariska Tunjung mengakui ia tidak bisa mengembangkan variasi serangan di sepanjang pertandingan, sehingga menjadi keuntungan bagi lawan.
Jonatan Christie harus menelan kekalahan dari pemain unggulan tuan rumah Shi Yu Qi melalui rubber game 16-21, 21-17, dan 8-21 di laga World Tour Finals.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved