Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
TUNGGAL putra bulu tangkis Indonesia Anthony Sinisuka Ginting memperkuat pijakannya untuk melangkah ke semifinal BWF World Tour Finals 2022. Hasil itu diraih Ginting setelah mengamankan kemenangan kedua pada babak penyisihan Grup B.
Menghadapi tunggal putra Taiwan Chou Tien Chen di laga kedua, Ginting berjuang keras dalam pertarungan berdurasi 56 menit, namun dia berhasil memetik kemenangan rubber game dengan skor 21-14, 12-21, dan 21-19.
"Saya merasa sangat bersyukur karena dapat bermain baik hari ini dan menyelesaikan pertandingan dengan baik. Highlightsnya mungkin di gim ketiga karena itu pertandingan yang sangat penting umtuk kami," tutur Ginting dikutip dari BWF, Kamis (8/12).
Dijelaskan Ginting, setelah sempat dikalahkan Chou Tien Chen pada gim kedua dirinya mencoba untuk bermain nekat setelah interval gim ketiga. Tampil lebih berani dan meningkatkan tempo permainan, hal itulah yang kemudian berhasil membawanya memetik kemenangan.
"Di gim ketiga setelah interval saya berjuang keras untuk mencari permainan terbaik, Saya coba nekat saja, bermain berani dan mempercepat tempo," jelasnya.
Sukses meraih dua kemenangan, setelah pada laga pertama Rabu (7/12), Ginting menang dari rekan senegara Jonatan Christie dengan skor 6-21, 21-10 dan 21-9. Kondisi itu membuat Ginting kokoh di puncak klasemen sementara Grup B.
Baca juga: Apriyani/Fadia Maksimalkan Kesempatan Terakhir
Meski bertengger di puncak klasemen Grup B, Ginting harus tetap berhati-hati pada pertandingan terakhir saat melawan Loh Kean Yew (Singapura), pasalnya pebulu tangkis asal Cimahi itu masih memiliki kemungkinan terpeleset dan tidak lolos ke babak semifinal.
Bakal melakoni pertemuan kelima kalinya dengan Loh Kean Yew, di mana pada dua pertemuan terakhir Ginting sukses memetik kemenangan yakni di Hylo Terbuka dan Singapura Terbuka 2022. Pada pertemuan besok Ginting berharap dapat mengeluarkan kemampuan terbaiknya.
"Tentu saja saya ingin mengamankan posisi saya di Semifinal. Saya akan mencoba yang terbaik di pertandingan besok, mencoba bermain rileks dan enjoy, mari kita lihat apa yang akan terjadi pada pertandingan besok," jelasnya.
Sementara di lapangan lain, tunggal putra Jonatan Christie juga sukses memetik kemenangan di laga kedua penyisihan grup B. Setelah kalah dari Ginting di laga pertama, Jojo --sapaan akrab Jonatan-- berhasil menekuk Loh Kean Yew lewat pertandingan rubber game 16-21, 22-20 dan 21-10.
Adapun Jojo saat ini menepati peringkat kedua di klasemen sementara Grup B, di partai pamungkas besok, pebulu tangkis asal Jakarta itu bakal melakoni bentrok melawan Chou Tien Chen.
"Besok lawan Chou (Tien Chen) pasti tidak mudah. Menang pun saya belum tentu lolos ke semifinal tapi setidaknya kesempatan tetap ada. Saya berharap dengan hasil ini, besok bisa lebih menikmati pertandingan," sebut Jojo. (OL-16)
Ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, terhenti di babak semifinal setelah takluk dari wakil Tiongkok, Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi dengan skor 19-21 dan 10-21.
Ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum menyerah dua gim langsung dari pasangan Jepang, Sumire Nakade/Miyu Takahashi, dengan skor 10-21 dan 20-22 di Orleans Masters.
Di semifinal Orleans Masters, Rachel/Febi akan berhadapan dengan pasangan Jepang Sumire Nakade/Miyu Takahashi.
Di babak semifinal Orleans Masters, Leo/Bagas akan berhadapan dengan pasangan asal Tiongkok, Hu Ke Yuan/Li Xiang Yi.
Amri/Nita tampil solid sejak awal laga untuk menyudahi perlawanan Wassink/Jille melalui permainan dua gim langsung dengan skor meyakinkan, 21-13 dan 21-12.
Rachel/Febi yang menempati posisi unggulan kedelapan berhasil menundukkan wakil Taiwan, Chen Su Yu/Lee Yu-Hsuan, dengan skor akhir 14-21, 21-6, dan 21-13.
Jonatan Christie mengatakan evaluasi utama dari turnamen sebelumnya lebih banyak berkaitan dengan aspek nonteknis yang baru ia temui selama kariernya usai hengkang dari pelatnas.
Sabar/Reza dipastikan tampil di World Tour Finals usai mencapai semifinal Australia Terbuka.
Dejan/Gloria kalah dari wakil Malaysia Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie.
Kepastian itu didapatkan Fajar/Rian setelah wakil tuan rumah, He Ji Ting/Ren Xiang Yu memutuskan untuk mundur dari World Tour Finals, Kamis (12/12).
Gregoria Mariska Tunjung mengakui ia tidak bisa mengembangkan variasi serangan di sepanjang pertandingan, sehingga menjadi keuntungan bagi lawan.
Jonatan Christie harus menelan kekalahan dari pemain unggulan tuan rumah Shi Yu Qi melalui rubber game 16-21, 21-17, dan 8-21 di laga World Tour Finals.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved