Senin 21 November 2022, 09:06 WIB

Bulu Tangkis Tunggal Putri Alami Peningkatan

Rifaldi Putra Irianto | Olahraga
Bulu Tangkis Tunggal Putri Alami Peningkatan

AFP/YUICHI YAMAZAK
Gregoria Mariska Tunjung

 

PELATIH tunggal putri Pelatnas Cipayung Herli Djaenudin mengaku lega dengan penampilan dua anak didiknya pada turnamen bulu tangkis Australia Terbuka 2022. Meski belum juara, Gregoria Mariska Tunjung dan Putri Kusuma Wardani menunjukkan ada peningkatan performa.

Selama mengikuti turnamen level BWF Super 300 yang berlangsung di Quay Centre, Sydney pada 15-20 November 2022, penampilan kedua pemain ini makin meningkat. Gregoria melaju ke final sebelum dikalahkan unggulan pertama, An Se Young (Korea Selatan), 17-21 dan 9-21. Sebelumnya di semifinal, dia menekuk Han Yue (China) denga rubber game 18-21, 21-16, dan 21-14.

Sementara Putri bertahan hingga babak kedua, sebelum dijegal wakil Jepang Nozomi Okuhara lewat laga tiga gim dengan 17-21, 21-16 dan 17-21. Sebelumnya, dia mengalahkan wakil Malaysia Soniia Cheah dua gim langsung 21-19 dan 21-15.

"Performa Gregoria dan Putri KW di Australia Terbuka bisa dikatakan cukup bagus. Keduanya menunjukkan adanya peningkatan performa," sebut Herli dalam keterangan resmi PBSI, Senin (21/11).

Baca juga: Gregoria Mariska Tunjung Raih Posisi Runner Up di Australian Open 2022

Gregoria, dikatakan Herli, ada kemajuan berarti. Secara keseluruhan juga naik grafiknya. Padahal, ini merupakan turnamen keempat secara beruntun sejak Denmark, Prancis, dan Hylo Terbuka. Dengan istirahat kurang dari seminggu, dia terbukti tetap mampu tampil maksimal.

Di semifinal, lewat perjuangan keras, Gregoria mampu mengatasi Han Yue. Kemenangan ini sekaligus revans atas kekalahan di semifinal Hylo Terbuka.

"Gregoria mampu tampil habis-habisan di semifinal. Dia ngotot dan punya semangat. Dia terus berjuang keras saat melawan Han Yue di semifinal. Setelah kalah di gim pertama, dia bisa bangkit untuk merebut dua gim berikutnya. Dia berjuang bahkan sampai muntah untuk menang," ucap Herli.

Dengan kondisi kebugaran tubuh yang belum pulih, di final Gregoria tetap memaksakan diri melawan An Se Young. Setelah mampu mengimbangi di gim pertama, akibat fisik yang menurun dan fokus hilang, dia banyak membuat kesalahan sendiri.

"Meski begitu, saya lihat antusiasme di lapangan dan rasa percaya diri Gregoria sudah kembali. Hal itu bisa menjadi modal untuk menghadapi kompetisi tahun depan. Tinggal ditambah latihan dan kekuatannya," ungkapnya.

Menurut Herli, Putri juga tampil bagus, meski akhirnya dikalahkan Nozomi lewat pertarungan tiga gim. Anak didiknya ini mampu mengimbangi pemain asal Negeri Sakura. Sayang, tiga angka terakhir yang mengantarkan Nozomi memenangi pertandingan itu karena kesalahan sendiri Putri KW.

"Yang harus dicatat, Putri KW mampu melakukan revans kepada Soniia Cheah di babak pertama. Performanya lebih baik dibanding saat dikalahkan pemain Malaysia itu di babak pertama di Kejuaraan Dunia di Tokyo lalu," tuturnya.(PBSI/OL-5)

Baca Juga

medcom.id/pexels

Manfaat Sit Up dan Gerakan Teknik Dasar yang Benar

👤Meilani Teniwut 🕔Sabtu 26 November 2022, 14:52 WIB
Salah satu manfaat yang bisa didapatkan yakni membuat otot tubuh, terutama bagian perut menjadi semakin...
AFP/JORGE GUERRERO

Australia Tembus Final Piala Davis

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Sabtu 26 November 2022, 13:29 WIB
Max Purcell/Jordan Thompson tampil mengejutkan dengan kemenangan atas juara Wimbledon 2021 Nikola Mektic/Mate Pavic 6-7 (3/7), 7-5,...
MI/BAYU ANGGORO

Daud Achmad Dinilai Berintegritas, Layak Pimpin KONI Jawa Barat

👤Bayu Anggoro 🕔Jumat 25 November 2022, 22:25 WIB
Daud dinilai memiliki berbagai kriteria yang dibutuhkan untuk menjadi ketua...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya