Selasa 15 November 2022, 16:23 WIB

Kepada Pemimpin G-20, Presiden IOC Serukan Persatuan Dunia

mediaindonesia.com | Olahraga
Kepada Pemimpin G-20, Presiden IOC Serukan Persatuan Dunia

ANTARA/M Risyal Hidayat
Presiden International Olympic Committee (IOC) Thomas Bach (tengah) disambut Menpora Zainudin Amali saat tiba di Bali, Senin (14/11).

 

PRESIDEN Komite Olimpiade Internasional (IOC) Thomas Bach menyerukan persatuan dunia melalui sambutannya saat perjamuan makan siang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-20 di The Apurva Kempinski Bali, Nusa Dua, Bali, Selasa (15/11).
 
"Sebuah kompetisi antara atlet dari negara-negara yang berpikiran sama bukanlah simbol perdamaian yang bertahap. Di era perpecahan ini, peran kami jelas untuk menyatukan dunia dan bukan memperdalam perpecahan," kata Bach.
 
Dalam kesempatan itu, Bach dan Presiden Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) Gianni Infantino diberikan kesempatan oleh
Presiden RI Joko Widodo untuk memberikan sambutan.
 
Bach mengatakan saat ini beberapa pemerintah atas dasar politik mulai memutuskan atlet mana yang diizinkan dan tidak diizinkan untuk berpartisipasi dalam kompetisi olahraga internasional.
 
"Mereka ingin memutuskan atlet mana yang sekarang bisa lolos dan akhirnya berlaga di Olimpiade Paris 2024," tambahnya.
 
Apabila olahraga menjadi alat lain untuk mencapai tujuan politik, tegasnya, maka olahraga internasional akan berantakan. Keputusan tentang partisipasi atlet harus murni berdasarkan pada prestasi olahraga.


Baca juga: Ini Dia Maskot Olimpiade Paris 2024

 
"Kami memerlukan partisipasi semua atlet yang menerima aturan, bahkan dan terutama jika negara mereka sedang berkonfrontasi, atau berperang," jelasnya.
 
Bach juga menyampaikan seluruh pihak memenuhi misi sebagai pemersatu, sehingga IOC harus netral secara politik dan memungkinkan tuan rumah Olimpiade di masa depan menyambut atlet terbaik dari seluruh dunia. Terlepas dari konflik politik, dia mengimbau para pemimpin dunia mendukung netralitas.
 
"Saya dengan rendah hati meminta Anda memberi kami kesempatan untuk berkontribusi pada perdamaian dan pemahaman melalui olahraga. Seperti yang dikatakan oleh Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, semangat Olimpiade adalah simbol perdamaian terpenting di dunia saat ini," kata Bach.
 
Dia berharap para pemimpin negara anggota G-20 untuk membentuk tata dunia baru pascapandemi covid-19 serta mengusung misi pemersatu pesta olahraga Olimpiade dan Paralimpiade.
 
"Janganlah kita meninggalkan misi pemersatu Olimpiade dan Paralimpiade yang berharga ini di saat dunia membutuhkan lebih banyak solidaritas dan perdamaian. Saat Anda para pemimpin G-20 membentuk tatanan dunia baru pascapandemi, saya sangat bersyukur bahwa saya secara pribadi dapat meminta anda hari ini untuk mendukung visi pemersatu Olimpiade," ujar Bach. (Ant/OL-16)

Baca Juga

ANTARA/Zabur Karuru

Tidak Buru Medali, Eko Yuli Fokus Cari Poin Olimpiade di Kejuaraan Dunia

👤Rifaldi Putra Irianto 🕔Selasa 06 Desember 2022, 12:30 WIB
"Target di Kejuaraan Dunia ini adalah mencari total angkatan, jadi fokus di sini adalah total angkatan karena itu menentukan poinnya...
Twitter @celtics

Tatum Pimpin Celtics Menang di Kandang Raptors

👤Basuki Eka Purnama 🕔Selasa 06 Desember 2022, 11:33 WIB
Celtics, saat ini, memimpin klasemen Wilayah Timur dengan keunggulan dua gim atas Milwaukee Bucks, yang mengalahkan Orlando Magic...
AFP/Marc SEROTA / GETTY IMAGES NORTH AMERICA

Bollettieri, Pelatih yang Telurkan Agassi dan Seles, Tutup Usia

👤Basuki Eka Purnama 🕔Selasa 06 Desember 2022, 08:45 WIB
Meski metodenya terkadang kontroversial, akademinya di Florida sukses memproduksi sejumlah nama besar seperti Agassi, Seles, Maria...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya