Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
DANIEL Ricciardo, yang kehilangan bangku di McLaren setelah musim ini usai, kemungkinan berlabuh ke Red Bull atau Mercedes sebagai pebalap cadangan pada tahun depan.
Pembalap Australia memberi sinyal tentang masa depannya di Formula 1 setelah menyelesaikan Grand Prix Meksiko di peringkat tujuh, meski ia belum mengonfirmasi rencananya tersebut.
"Saya tidak akan berada di grid tahun depan, tapi saya akan di sini (F1) karena saya memiliki rencana ambisius untuk 2024," kata Ricciardo dikutip AFP, Senin (31/10).
"Diskusi sedang berjalan, tapi belum ada yang ditandatangani. Belum ada yang dijamin untuk 2024, tapi saya akan melakukan segalanya supaya saya bisa kembali," ujarnya menambahkan.
Ricciardo mendapat suara terbanyak sebagai pembalap terbaik di Meksiko setelah mampu finis P7 di belakang tim papan atas Red Bull, Mercedes, dan Ferrari meskipun mendapat penalti 10 detik karena menyebabkan tabrakan dengan mobil AlphaTauri Yuki Tsunoda.
Para pengamat di paddock yakin Ricciardo disiapkan ke Mercedes sebagai pengganti Nyck de Vries yang mendapat bangku membalap di AlphaTauri musim depan.
Bos tim Mercedes Toto Wolff mengonfirmasi adanya pembicaraan dengan Ricciardo, tapi ia juga mengira sang pebalap menemui tim lain.
Baca juga: Verstappen Rebut Pole Position GP Meksiko
"Iya, juga dengan Red Bull Racing," kata Wolff. "Bagi kami, kami melihat dia seorang dengan karakteristik hebat, tapi kami belum
siap mengatakan siapa pebalap ketiga kami untuk musim depan."
"Kepribadiannya adalah kekuatan yang sebenarnya dan Daniel telah bersama kita untuk waktu yang lama. Dia tahu mobil luar dalam. Itu bisa menjadi keuntungan, tapi saya tidak ingin memulai rumor di sini karena sebenarnya adalah kami belum memutuskan apa-apa," ujarnya melengkapi.
Kepada Sky Sport F1 Ricciardo mengatakan ia yakin tidak akan berada di balik kemudi, tapi masih ingin terlibat dalam olahraga balap tersebut dan bekerja dengan tim dibarengi dengan ambisi untuk kembali ke lintasan pada 2024.
"Saya rasa sedikit waktu jeda dari bangku membalap akan berdampak bagi bagi saya dan kemudian mencoba untuk membangun kembali. Bisa dikatakan, saya belum rampung, tapi saya akan terlihat berbeda. Tidak diragukan lagi, dua tahun belakangan cukup berat, khususnya
ketika Anda bekerja sangat keras tapi tidak membuahkan hasil, itu bisa menurunkan semangat Anda."
"Saya juga berpikir, nilai dari jeda musim panas, menjauh sebentar, memberi Anda perspektif yang berbeda. Ini tanpa henti. Anda tidak
benar-benar mendapatkan kesempatan untuk membangun kembali."
"Setiap orang berbeda, tetapi saya benar-benar percaya bahwa itu adalah berkah tersembunyi. Dengan melakukan lebih sedikit, saya akan
mencapai lebih banyak." (Ant/OL-16)
Kolaborasi “From Heritage to Future” satukan budaya, keberlanjutan, dan olahraga di pentas dunia
BALAP Formula E akan kembali digelar di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC), Ancol, pada 21 Juni 2025. Adapun tahun ini menjadi ajang ketiga kalinya Jakarta menjadi tuan rumah.
Seluruh proses ini mengikuti arahan teknis dari FIA dan Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM), guna memastikan lintasan memenuhi standar internasional.
Di Time Attack Round 2, Senna Iriawan berjaya dengan merebut juara pertama untuk Sekuya Racing di kategori Radical SR1.
Meikarta Speedway Festival 2024 (MSF24) telah menjadi salah satu acara andalan di kalender Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi Jawa Barat.
SETELAH sukses pada 2023, ajang Fastlane Mandalika Track Day kembali digelar.
KONFLIK di Timur tengah mengancam agenda Formula 1 dan Grand Prix atau GP Bahrain dan Grand Prix Arab Saudi yang sebelumnya akan diumumkan pada akhir pekan ini.
Pria asal Monako itu mengingat kembali insiden pada GP Tiongkok 2025 ketika kedua mobil Ferrari didiskualifikasi setelah balapan.
Menjelang seri kedua musim ini di Grand Prix Tiongkok di Shanghai akhir pekan ini, Norris mulai menunjukkan nada yang lebih optimistis.
Max Verstappen, secara terbuka menyatakan harapannya Red Bull bisa tampil lebih kompetitif demi menandingi dominasi Mercedes di Formula 1 musim ini.
Di GP Australia, Minggu (8/3), duo pebalap Mercedes tampil tanpa cela. George Russell dan Kimi Antonelli finis satu-dua.
Max Verstappen, harus puas finis di posisi keenam GP Australia dengan selisih waktu yang cukup mencolok, yakni 54,617 detik dari sang pemenang, pembalap Merceds George Russell.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved