Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM Red Bull Racing pantas berbangga diri setelah pembalapnya, Max Verstappen, mampu menjadi yang terbaik pada balapan Formula 1 Grand Prix (GP) Amerika, Senin (24/10) dini hari WIB. Hasil itu sekaligus membuat tim yang berbasis di Britania Raya itu sukses meraih gelar konstruktor musim 2022.
Namun, kesuksesan pada balapan di Circuit of the America (COTA) itu diiringi rasa duka setelah sang pendiri tim yakni Dietrich Mateschitz
meninggal dunia satu hari menjelang balapan Formula 1 seri ke-20 itu.
"Bangga bisa menyelesaikan balapan kali ini dengan kemenangan dan juga mengamankan gelar konstruktor setelah melalui kedukaan bagi semua di tim Red Bull Racing," ujar Verstappen yang juga sudah memastikan diri menjadi juara dunia 2022 itu dalam keterangan resmi tim.
Verstappen menjadi juara GP Amerika setelah tampil apik sepanjang balapan meski sempat mendapat tekanan yang sengit dari pembalap senior dari tim Mercedes, Lewis Hamilton, yang akhirnya finis kedua serta dari Charles Leclerc dari Ferrari di posisi finis ketiga.
Kemenangan Verstappen itu membawa tim Red Bull Racing meraih gelar konstruktor setelah pada 2013 dengan total raihan 656 poin meski
masih ada tiga balapan lagi. Total sudah lima kali gelar juara konstruktor diraih semenjak tim Red Bull Racing ini didirikan pada 2005.
Baca juga: Hamilton dan Wolff Berjanji Kembalikan Mercedes ke Puncak
"Mendiang Dietrich tentunya sangat berarti bagi kita semua. Menjadi pesaing Mercedes beberapa tahun belakangan. Saya berharap eranya Red Bull dimulai sekarang dan kita bisa mendominasi untuk tahun berikutnya," kata pembalap Red Bull lainnya, Sergio Perez.
Tidak hanya dibanggakan oleh pembalap dan tim, kemenangan di GP Amerika dan mengunci gelar konstruktor juga diapresiasi oleh Mobil Lubricants selaku salah satu sponsor tim Red Bull Racing.
"Kemenangan Max Verstappen dan gelar konstruktor ini tentunya pantas dipersembahkan untuk Dietrich Mateschitz. Mobil Lubricants bangga terhadap performa tim sepanjang musim 2022 ini" kata Market Development Director PT ExxonMobil Lubricants Indonesia (PT EMLI) Sri Adinegara.
Dengan menyisakan tiga balapan yakni GP Meksiko, GP Brasil, dan penutup di Abu Dhabi, Sri Adinegara berharap baik Verstappen maupun Perez yang saat ini berada di posisi tiga klasemen bisa tampil maksimal dan diharapkan bisa kembali mencetak finis ganda di barisan
terdepan. (Ant/OL-16)
Kolaborasi “From Heritage to Future” satukan budaya, keberlanjutan, dan olahraga di pentas dunia
BALAP Formula E akan kembali digelar di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC), Ancol, pada 21 Juni 2025. Adapun tahun ini menjadi ajang ketiga kalinya Jakarta menjadi tuan rumah.
Seluruh proses ini mengikuti arahan teknis dari FIA dan Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM), guna memastikan lintasan memenuhi standar internasional.
Di Time Attack Round 2, Senna Iriawan berjaya dengan merebut juara pertama untuk Sekuya Racing di kategori Radical SR1.
Meikarta Speedway Festival 2024 (MSF24) telah menjadi salah satu acara andalan di kalender Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi Jawa Barat.
SETELAH sukses pada 2023, ajang Fastlane Mandalika Track Day kembali digelar.
Red Bull Ford Powertrains langsung dinilai sebagai paket mesin terkuat jelang era regulasi 2026 setelah data uji coba pramusim di Bahrain menunjukkan keunggulan performa.
Peluncuran identitas visual tim dilakukan secara tidak biasa, yakni melalui tayangan iklan pada ajang Super Bowl, menandai keseriusan Cadillac memasuki panggung balap Formula 1.
Pembalap Ferrari Charles Leclerc optimistis bahwa peta persaingan akan semakin merata karena setiap tim Formula 1 memulai pengembangan dari titik nol.
Pembalap Red Bull Isack Hadjar kehilangan kendali di tikungan terakhir yang sangat cepat. Mobilnya melintir dan menghantam pembatas jalan dengan bagian belakang terlebih dahulu.
Seorang juru bicara Williams menyebut bahwa absen di tes pramusim Formula 1 tersebut adalah "hasil rekayasa teknik yang lebih baik" di tengah situasi yang ada.
Setelah gagal meraih satu pun kemenangan sepanjang musim 2025, Ferrari dituntut untuk tampil kompetitif sejak balapan pembuka musim depan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved