Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
JACK Miller menegaskan ambisinya untuk menang di kandang pada GP Australia akhir pekan ini. Pembalap Ducati itu mengaku tak terpikirkan untuk membantu rekan setimnya Francesco Bagnaia untuk merebut gelar yang kini hanya selisih dua poin dari Fabio Quartararo (Yamaha).
"Mereka memiliki pertarungan mereka sendiri. Saya akan mencoba tidak melakukan sesuatu yang konyol. Tentu saja menjadi impian setiap pembalap untuk menang di kandang dan rasanya luar biasa untuk kembali ke sini dengan motor pabrikan. Tidak diragukan lagi, saya membidik itu (kemenangan)," ucap Miller.
Miller berhasrat melanjutkan momentum positifnya setelah berhasil menang di Jepang dan finis kedua di Thailand. Di klasemen, dia peringkat lima tertinggal 40 poin dari Quartararo di peringkat pertama dengan tiga seri tersisa.
"Saya menikmati menunggangi motor saya dan saya menguasainya saat ini. Jika kami dapat melanjutkannya dan meraih hasil yang layak maka kami akan melihat di mana kami akan berakhir di akhir," tuturnya.
Baca juga: Johann Zarco Kuasai Hari Pertama GP Australia
"Saya merasa (selisih) 40 poin tidak ideal, itu kurang ideal tetapi kami akan terus melakukan apa yang telah kami lakukan," imbuhnya.
Sementara itu, Bagnaia yang hanya terpaut dua poin dari Quartararo menegaskan lagi dia tak memerlukan team order Ducati untuk bisa merebut gelar juara.
Dia menegaskan enam kemenangannya sepanjang musim ini menjadi pembuktian performanya bukan karena bantuan rekam tim Ducati mengalah.
"Saya tahu potensi saya. Saya tahu bahwa saya bisa menang tanpa bantuan dalam balapan," ujarnya.(Crash/OL-4)
Musim lalu menjadi periode yang cukup berat bagi Jorge Martin. Alih-alih menunjukkan dominasi, ia justru lebih banyak menghabiskan waktu di ruang perawatan dibandingkan di atas lintasan.
Inspirasi desainnya diambil dari model-model legendaris seperti Ducati 60 (1949) hingga Gran Sport Marianna (1955), motor balap pertama karya insinyur legendaris Fabio Taglioni.
Toprak Razgatlioglu, bintang balap asal Turki yang baru saja menyandang gelar Juara Dunia WSBK 2025, resmi memperkenalkan diri sebagai penggawa anyar tim Prima Pramac Yamaha.
Franco Morbidelli mencatat bahwa meskipun musim lalu memberikan banyak pelajaran positif, terutama di paruh pertama, masih ada celah besar yang harus ditutupi oleh tim teknis.
Desain livery Ducati Desmosedici GP untuk musim ini dikerjakan oleh Aldo Drudi dari Drudi Performance.
Marquez menilai musim 2026 akan menjadi periode yang sangat menarik bagi para penggemar balap motor kasta tertinggi ini.
Para pemain dapat memainkan legenda-legenda seperti Valentino Rossi, Dani Pedrosa, Casey Stoner, dan Jorge Lorenzo untuk menghadapi sejumlah tantangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved