Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
TURNAMEN Indonesia Masters 2022 memasuki fase delapan besar atau perempat final yang digelar siang ini, Jumat (10/6), di Istora GBK, Jakarta. Sebanyak enam wakil Indonesia akan bertanding memperebutkan tempat ke babak semifinal.
Di sektor tunggal putra, Anthony Ginting menjadi satu-satunya yang terus melaju. Di turnamen ini, Ginting berstatus unggulan keempat. Ginting akan bersua dengan Lee Zii Jia dari Malaysia. Pebulu tangkis Malaysia itu baru-baru ini menggeser Ginting di peringkat lima dunia.
Di ganda putra, ada dua pasangan Indonesia di babak delapan besar yakni Marcus Gideon/Kevin Sanjaya dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.
Marcus/Kevin berhadapan dengan Goh Sze Fei/Nur Izzuddin (Malaysia) sedangkan Fajar/Rian akan melawan juara Olimpiade Tokyo yakni Lee Yang/Wang Chi Lin (Taiwan).
Baca juga: Langkah The Daddies di Indonesia Masters 2022 Dihentikan Wakil Korsel
Pada nomor ganda putri, Apriyani Rahayu/Siti Fadia melawan unggulan kedua Lee So Hee/Shin Seung Chan (Korea Selatan). Febby Dwijayanti Gani/Ribka Sugiarto juga akan berhadapan dengan wakil Negeri Ginseng Jeong Na Eun/Kim Hye Jeong.
Di sektor ganda campuran, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari menghadapi wakil Thailand Supak Jomkoh/Supissara Paewsampran.(OL-5)
Turnamen ini diikuti 518 atlet dari 28 klub, yang terdiri atas 25 klub mitra.
Indonesia Terbuka level Super 1000 kini berdurasi 11 hari. PBSI sebut ini investasi strategis untuk prestise turnamen, peluang atlet, dan pengalaman sportainment bagi penonton.
BWF mengumumkan transformasi besar World Tour 2027-2030. Denmark Open naik ke level Super 1000, total 36 turnamen setahun, format baru, dan hadiah hingga USD 26,9 juta.
PP PBSI menjadikan capaian di Kejuaraan Beregu Asia (BATC) 2026 sebagai bahan evaluasi krusial untuk mematangkan skuad menuju Piala Thomas dan Uber 2026.
Indonesia mengalahkan Tailan dengan skor 3-2 di laga perempat final BATC 2026
Bagi Muhammad Rian Ardianto, BATC 2026 merupakan momentum penting untuk memperkuat kemitraannya dengan Rahmat Hidayat dalam format turnamen beregu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved