Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
JUARA Amerika Serikat (AS) Terbuka Emma Raducanu optimistis dirinya akan fit untuk tampil di Wimbledon meski terpaksa mundur dari turnamen WTA di Birmingham karena cedera.
Persiapan Raducanu untuk tampil di Wimbledon mengalami hambatan ketika dia dipaksa mundur di putaran pertama di Nottingham melawan Viktorija Golubic, Selasa (7/6).
Petenis berusia 19 tahun itu hanya bertahan selama tujuh gim sebelum dirinya memutuskan mundur karena cedera.
Baca juga: Jelang Wimbledon, Raducanu Dibekap Cedera
Selepas pertandingan, Raducanu mengatakan dirinya tidak yakin apakah bisa pulih untuk tampil di Wimbledon.
Namun, pemeriksaan rontgen memupus ketakutan petenis Inggris itu dan dia optimistis bisa tampil di All England Club.
"Rasanya mengecewakan harus mundur karena cedera dan tidak bisa tampil di Birminghan," ujar Raducanu, Rabu (8/6).
"Saya tidak sabar kembali bertanding dan menikmati tampil di lapangan rumput," lanjutnya. (AFP/OL-1)
Boris Becker baru berusia 17 tahun, tujuh bulan, dan 15 hari ketika ia mengalahkan Kevin Curren pada 1985, menjadikannya juara tunggal putra Wimbledon termuda sepanjang masa.
Swiatek mengalahkan Guo Hanyu, petenis dari babak kualifikasi, dengan skor meyakinkan 6-3, 6-1.
Sinner memilih untuk fokus ke pemulihan cedera yang didapatnya di Wimbledon 2025.
Juara Wimbledon 2025 Jannik Sinner memberikan hadiah berupa bola tenis bertanda tangan kepada Pangeran George dan Putri Charlotte.
Carlos Alcaraz mengaku kekalahannya atas Jannik Sinner di Wimbledon memotivasinya untuk terus berkembang.
Jannik Sinner berhasil mengukir sejarah di Wimbledon setelah menundukan rivalnya Carlos Alcaraz 4-6, 6-4, 6-4, 6-4.
Raducanu menjalani laga kompetitif pertamanya di United Cup, Selasa (6/1).
Petenis Inggris Emma Raducanu memutuskan mengakhiri musim 2025 lebih awal setelah mundur dari dua turnamen WTA di Tokyo dan Hong Kong karena sakit.
Raducanu mengakui kualitas Tjen yang sebelumnya mencuri perhatian dunia.
Janice Tjen tidak mampu menghentikan tren positif yang sedang dibawa Raducanu ketika kandas dengan skor akhir 2-6 dan 1-6 di putaran kedua AS Terbuka.
Kesuksesan Emma Raducanu menjadi juara AS Terbuka 2021 melalui babak kualifikasi memotivasi Janice Tjen untuk dapat melakukan hal serupa.
Sabalenka akan menghadapi petenis nonunggulan dari Rusia, Polina Kudermetova.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved