Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SEUSAI perhelatan SEA Games Vietnam, Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABSI) akan mulai memfokuskan para atlet untuk mengikuti kualifikasi Olimpiade Paris 2024, yang akan dimulai pada Desember.
Kabid Binpres PB PABSI Hadi Wihardja mengatakan SEA Games ke-31 akan menjadi evaluasi penting untuk mengikuti ajang olahraga tingkat dunia itu, termasuk dalam hal pemilihan atlet untuk mengikuti nomor yang dilombakan.
"Kualifikasi Olimpiade dimulai pada Desember, kita lihat dia pakai perhitungan apa, kalau B poin berarti per kelas. Kelas yang kita tuju kita targetkan minimal masuk the big ten, itu yang minimal kita siapkan," ujar Hadi.
Baca juga: Lifter Rahmat Erwin Raih Medali Emas di SEA Games Vietnam
Sebagai contoh, Hadi mengatakan SEA Games kali ini melombakan nomor-nomor baru, salah satunya kelas atas yang tidak terlalu dikuasai tim Merah Putih.
Sehingga, menurut dia, fokus ke kelas baru menjadi kunci. Hal itu sudah dilakukan pada Rizki Juniansyah, yang biasanya turun di kelas 73 kg, harus berlomba di kelas 81 kg.
Rizki naik ke kelas 81kg karena ada aturan bahwa setiap negara hanya boleh mengirimkan satu lifter di setiap kelas perlombaan. Sementara di kelas 73 kg, Indonesia sudah menurunkan lifter lainnya yaitu Rahmat Erwin Abdullah.
Meski begitu, Rizki sukses membawa pulang medali perak dalam penampilan debutnya pada SEA Games. Atlet berusia 19 tahun itu mampu mengimbangi lawannya dari Thailand yang sudah senior.
Menyebut Rizki sebagai kuda hitam, Hadi mengatakan, "Akan tetap fokus ke kelas untuk bicara di Paris 2024."
Dengan demikian, Rizki harus bersaing dengan Rachmat mengumpulkan poin untuk menjadi wakil Indonesia di kelas 73 kg. Hal yang sama juga pernah terjadi pada Deni dan Triyanto yang turun di kelas 67 kg.
"Jadi dua duanya harus berpacu dengan poin kalau tidak mau berpisah, tapi kita akan lihat perkembangannya, jadi tetap fokus ke latihan," kata Hadi.
Adapun, di Olimpiade yang akan datang ada perubahan kelas yang diperlombakan dengan selisih 16 kg, dari semula kelas 73 kg-81 kg menjadi 73 kg-89 kg.
"Sudah jelas kalau 89 kg pasti lebih berat, tapi kita fokus ke yang 73 kg, jadi mungkin kita ciptakan juara Asia, kita ciptakan juara dunia, juara Olimpiade," ujar Hadi.
Islamic Solidarity Games, yang akan berlangsung Agustus nanti di Turki, dan Kejuaraan Asia juga akan menjadi ajang terdekat yang akan diikuti para lifter.
Di SEA Games Vietnam, kontingen cabang olahraga angkat besi menyumbang tiga emas, tiga perak, dan empat perunggu. (Ant/OL-1)
Pascakesuksesan di SEA Games 2025, induk organisasi angkat besi tanah air kini membidik medali emas pada gelaran Asian Games 2026.
Prabowo juga memberikan nasihat kepada lifter nasional Rizki Juniansyah yang baru saja menerima bonus sebesar Rp1 miliar dan kenaikan pangkat dua tingkat lebih tinggi.
Strategi memisahkan kedua lifter ini dinilai sebagai langkah taktis untuk memaksimalkan potensi dua medali emas sekaligus.
Emas yang diraih oleh Rizki menjadi kontribusi penting bagi kontingen Indonesia.
SATU keping medali perak menutup perjuangan tim angkat besi Indonesia pada ajang SEA Games 2025 Thailand.
Emas ini menjadi yang keempat bagi Rahmat sepanjang keikutsertaannya di SEA Games sekaligus emas pertamanya di kelas 88 kg.
Indonesia juga mendorong agar SEA Games lebih memprioritaskan Olympic Number.
Strategi memisahkan kedua lifter ini dinilai sebagai langkah taktis untuk memaksimalkan potensi dua medali emas sekaligus.
Olimpiade musim dingin 2026 sendiri akan berlangsung mulai 6 hingga 22 Februari.
Syerina, yang baru pertama kali turun di kelas 70 kg, menyumbangkan satu dari total empat medali emas yang berhasil dikoleksi kontingen Merah Putih dari cabang judo.
Janice Tjen, yang berusia 23 tahun, kata dia, saat ini, merupakan petenis peringkat ke-53 dunia dan punya mimpi besar untuk terus meraih prestasi dari cabang olahraga tenis.
Dengan waktu persiapan yang makin singkat, PABSI kini menyiapkan strategi pembinaan agar para lifter Indonesia bisa berangkat ke Olimpiade Los Angeles 2028.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved